<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Semakin Canggih, Tesla Buat Wireless Charging Pertama di Dunia</title><description>Pelopor mobil listrik canggih di dunia, Tesla mengeluarkan terobosan baru dalam teknologi pengisian daya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/23/52/2836205/semakin-canggih-tesla-buat-wireless-charging-pertama-di-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/23/52/2836205/semakin-canggih-tesla-buat-wireless-charging-pertama-di-dunia"/><item><title>Semakin Canggih, Tesla Buat Wireless Charging Pertama di Dunia</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/23/52/2836205/semakin-canggih-tesla-buat-wireless-charging-pertama-di-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/23/52/2836205/semakin-canggih-tesla-buat-wireless-charging-pertama-di-dunia</guid><pubDate>Jum'at 23 Juni 2023 22:46 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/23/52/2836205/semakin-canggih-tesla-buat-wireless-charging-pertama-di-dunia-MIgQC3pPZe.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Dok.Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/23/52/2836205/semakin-canggih-tesla-buat-wireless-charging-pertama-di-dunia-MIgQC3pPZe.jpeg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Dok.Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pelopor mobil listrik canggih di dunia, Tesla mengeluarkan terobosan baru dalam teknologi pengisian daya. Produsen kendaraan listrik asal Amerika Serikat tersebut membeli perusahaan startup bernama Wiferion dari Jerman.
Dikutip dari Carscoops, startup asal Jerman yang berdiri pada 2016 tersebut memiliki spesialisasi dalam hal teknologi whireless charging atau biasa disebut pengisian daya nirkabel.
Jika inovasi ini sukses, Tesla bakal menjadi produsen mobil listrik pertama yang memiliki kemampuan mengisi daya tanpa bantuan manusia.

BACA JUGA:
Biaya Perbaikan Tesla Dikeluhkan YouTuber Ryan Shaw, Elon Musk Bilang Begini

Penggabungan dua perusahaan itu diprediksi memberikan solusi siap pakai untuk Tesla dan produksi jalur cepat bagi konsumen. Meski belum ada pernyataan resmi dari kedua pihak, Business Insider melaporkan bahwa ada pengajuan mengonfirmasi kesepakatan atau setidaknya minat.
Dokumen pendaftaran komersial mengatakan &amp;ldquo;Para pemegang saham (Of Wiferion) bermaksud untuk menjual saham mereka di perusahaan ke Tesla International BV melalui perjanjian pembelian.&amp;rdquo;
Ide membuat wireless charging ini bermula ketika membuat pengisian daya tanpa sentuhan manusia dengan bantuan robot. Kabel akan mencari soket isi daya pada mobil yang ada di garasi. Namun, upaya ini dianggap terlalu rumit dan butuh penelitian lebih lanjut.

BACA JUGA:
Elon Musk Dibikin Pusing Mobil China, 2 Mobil Listrik Tesla Ikut Turun Harga

Disebutkan, Wiferion membangun bantalan isi daya nirkabel kendaraan listrik dan robot, serta telah menjual produknya sejak 2018. Meski sedang mengerjakan solusi pengisian daya nirkabel, namun Tesla belum memasukkan apapun ke lini produksi.
Meski begitu, pengisian daya mencolokkan langsung dari sumbernya akan lebih cepat dibanding dengan menggunakan teknologi wireless. Namun, tingkat kenyamanannya sebanding karena tidak perlu repot memasang dan mencabut soket isi daya.
Pengisian daya wireless bukanlah ide baru. Karena, beberapa negara telah berencana membuat jalan yang dapat mengisi daya listrik.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pelopor mobil listrik canggih di dunia, Tesla mengeluarkan terobosan baru dalam teknologi pengisian daya. Produsen kendaraan listrik asal Amerika Serikat tersebut membeli perusahaan startup bernama Wiferion dari Jerman.
Dikutip dari Carscoops, startup asal Jerman yang berdiri pada 2016 tersebut memiliki spesialisasi dalam hal teknologi whireless charging atau biasa disebut pengisian daya nirkabel.
Jika inovasi ini sukses, Tesla bakal menjadi produsen mobil listrik pertama yang memiliki kemampuan mengisi daya tanpa bantuan manusia.

BACA JUGA:
Biaya Perbaikan Tesla Dikeluhkan YouTuber Ryan Shaw, Elon Musk Bilang Begini

Penggabungan dua perusahaan itu diprediksi memberikan solusi siap pakai untuk Tesla dan produksi jalur cepat bagi konsumen. Meski belum ada pernyataan resmi dari kedua pihak, Business Insider melaporkan bahwa ada pengajuan mengonfirmasi kesepakatan atau setidaknya minat.
Dokumen pendaftaran komersial mengatakan &amp;ldquo;Para pemegang saham (Of Wiferion) bermaksud untuk menjual saham mereka di perusahaan ke Tesla International BV melalui perjanjian pembelian.&amp;rdquo;
Ide membuat wireless charging ini bermula ketika membuat pengisian daya tanpa sentuhan manusia dengan bantuan robot. Kabel akan mencari soket isi daya pada mobil yang ada di garasi. Namun, upaya ini dianggap terlalu rumit dan butuh penelitian lebih lanjut.

BACA JUGA:
Elon Musk Dibikin Pusing Mobil China, 2 Mobil Listrik Tesla Ikut Turun Harga

Disebutkan, Wiferion membangun bantalan isi daya nirkabel kendaraan listrik dan robot, serta telah menjual produknya sejak 2018. Meski sedang mengerjakan solusi pengisian daya nirkabel, namun Tesla belum memasukkan apapun ke lini produksi.
Meski begitu, pengisian daya mencolokkan langsung dari sumbernya akan lebih cepat dibanding dengan menggunakan teknologi wireless. Namun, tingkat kenyamanannya sebanding karena tidak perlu repot memasang dan mencabut soket isi daya.
Pengisian daya wireless bukanlah ide baru. Karena, beberapa negara telah berencana membuat jalan yang dapat mengisi daya listrik.</content:encoded></item></channel></rss>
