<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Unik, Paus Pembunuh Ini Ajarkan Teman-temannya Cara Tenggelamkan Kapal</title><description>Para ahli percaya bahwa Orca tersebut mengajak Orca lainnya untuk ikut menenggelamkan kapal.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/21/56/2834739/unik-paus-pembunuh-ini-ajarkan-teman-temannya-cara-tenggelamkan-kapal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/21/56/2834739/unik-paus-pembunuh-ini-ajarkan-teman-temannya-cara-tenggelamkan-kapal"/><item><title>Unik, Paus Pembunuh Ini Ajarkan Teman-temannya Cara Tenggelamkan Kapal</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/21/56/2834739/unik-paus-pembunuh-ini-ajarkan-teman-temannya-cara-tenggelamkan-kapal</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/21/56/2834739/unik-paus-pembunuh-ini-ajarkan-teman-temannya-cara-tenggelamkan-kapal</guid><pubDate>Rabu 21 Juni 2023 18:19 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/21/56/2834739/unik-paus-pembunuh-ini-ajarkan-teman-temannya-cara-tenggelamkan-kapal-UR8BTYWPbI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Paus Pembunuh. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/21/56/2834739/unik-paus-pembunuh-ini-ajarkan-teman-temannya-cara-tenggelamkan-kapal-UR8BTYWPbI.jpg</image><title>Paus Pembunuh. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>PAUS pembunuh atau yang dikenal sebagai Orca memang menjadi mamalia laut paling pintar, dengan kapasitas otak terbesar setelah paus sperma. Tidak heran, jika prilaku mereka terkadang sulit diperkirakan karena tidak hanya bergerak dengan insting, namun juga karena berpikir.

Meskipun memiliki title pembunuh, tapi serangan Orca pada manusia sangatlah jarang. Meski demikian, beberapa waktu lalu terjadi serangan orca pada tiga kapal di lepas pantai Iberia Eropa. Bahkan, para ahli percaya bahwa Orca tersebut mengajak Orca lainnya untuk ikut menenggelamkan kapal.

Tiga orca (Orcinus orca), juga dikenal sebagai paus pembunuh, menabrak kapal pesiar pada malam tanggal 4 Mei di Selat Gibraltar, lepas pantai Spanyol, dan menyerang baling-baling (Kemudi). &quot;Ada dua orca yang lebih kecil dan satu orca yang lebih besar,&quot; kata kapten Werner Schaufelberger seperti dilansir dari Livescience.

BACA JUGA:
7 Hewan yang Hidup Lebih dari 200 Tahun, Hydra Bahkan Bisa Abadi


&quot;Yang kecil mengguncang kemudi di belakang sementara yang besar berulang kali mundur dan menabrak kapal dengan kekuatan penuh dari samping,&quot; jelas dia.

Schaufelberger mengatakan dia melihat orca yang lebih kecil meniru yang lebih besar. &quot;Dua orca kecil mengamati teknik Orca yang lebih besar dan, dengan sedikit kecepatan, mereka juga menabrak perahu,&quot; katanya.

Dua hari sebelumnya, ada enam orca menyerang perahu layar lain yang berlayar di selat. Greg Blackburn, yang berada di atas kapal, menyaksikan induk orca muncul untuk mengajari anaknya cara untuk menyerang kemudi. &quot;Itu pasti semacam pendidikan, pengajaran sedang berlangsung,&quot; kata Blackburn kepada 9news.

Laporan serangan orca di lepas pantai Iberia pun sudah terjadi sejak Mei 2020 dan menjadi lebih sering, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan Juni 2022 di jurnal Marine Mammal Science. Awalnya, penyerangan diarahkan ke kapal layar dan mengikuti pola yang jelas, dengan orca mendekat buritan untuk menyerang kemudi, mereka lalu pergi setelah kapal berhenti.

BACA JUGA:
Penjelasan Ilmiah Kapal Tak Tenggelam Meskipun dari Besi


&quot;Laporan interaksi terus berlanjut sejak 2020 di tempat-tempat di mana orca ditemukan, baik di Galicia atau di Selat,&quot; kata rekan penulis Alfredo L&amp;oacute;pez Fernandez, seorang ahli biologi di Universitas Aveiro di Portugal dan perwakilan dari Grupo de Trabajo.

L&amp;oacute;pez Fernandez mengatakan, sebagian besar serangan memang tidak berbahaya. &amp;ldquo;Dalam lebih dari 500 peristiwa interaksi yang tercatat sejak tahun 2020 terdapat tiga kapal yang tenggelam. Kami memperkirakan paus pembunuh hanya menyentuh satu kapal dari setiap seratus yang berlayar melalui suatu lokasi,&amp;rdquo; kata dia dalam sebuah email.

L&amp;oacute;pez Fernandez menambahkan, agresi terhadap kapal ini adalah fenomena baru. Para peneliti berpikir bahwa peristiwa traumatis mungkin telah memicu perubahan perilaku satu orca, dan telah mengajakarkan ke populasi lainnya untuk ditiru.&quot;Para orca melakukan ini dengan sengaja, tentu saja, kami tidak tahu  asal atau motivasinya, tetapi perilaku defensif berdasarkan trauma,  sebagai asal mula semua ini, semakin memperkuat kami setiap hari,&quot; kata  L&amp;oacute;pez Fernandez.

Para ahli menduga bahwa orca betina yang mereka sebut White Gladis  mengalami &quot;momen penderitaan yang kritis&quot;, tabrakan dengan perahu atau  jebakan selama penangkapan ikan ilegal, yang lantas membalikkan  perubahan perilaku. &quot;Orca yang mengalami trauma itulah yang memulai  perilaku kontak fisik dengan perahu pertama kali,&quot; kata L&amp;oacute;pez Fernandez.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Kecoak Lebih Menyeramkan saat Terbang?


Orcas adalah makhluk sosial yang dapat dengan mudah mempelajari dan  mereproduksi perilaku yang dilakukan oleh orang lain, menurut penelitian  tahun 2022. Dalam sebagian besar kasus yang dilaporkan, orca langsung  menuju kemudi kapal dan menggigit, membengkokkan, atau mematahkannya.

&quot;Kami tidak menafsirkan bahwa orca mengajar yang muda, tapi  perilakunya telah menyebar ke yang muda secara vertikal, hanya dengan  meniru, dan kemudian menyebar secara horizontal di antara mereka, karena  menganggap itu sesuatu yang penting dalam hidup mereka,&quot; kata L&amp;oacute;pez  Fernandez.

BACA JUGA:
Setelah Kuadriliun, Kuintiliun dan Sextillion, Berapa Bilangan Paling Besar yang Ada di Dunia?


Seiring bertambahnya jumlah insiden, ada peningkatan kekhawatiran  baik bagi pelaut maupun subpopulasi orca Iberia, yang terdaftar sebagai  terancam punah dalam Daftar Merah IUCN. Sensus terakhir, pada tahun  2011, mencatat hanya 39 orca Iberia, menurut penelitian tahun 2022.

&quot;Jika situasi ini berlanjut atau meningkat, itu bisa menjadi  perhatian nyata bagi keselamatan pelaut dan masalah konservasi untuk  subpopulasi paus pembunuh yang terancam punah ini,&quot; tulis para peneliti.
</description><content:encoded>PAUS pembunuh atau yang dikenal sebagai Orca memang menjadi mamalia laut paling pintar, dengan kapasitas otak terbesar setelah paus sperma. Tidak heran, jika prilaku mereka terkadang sulit diperkirakan karena tidak hanya bergerak dengan insting, namun juga karena berpikir.

Meskipun memiliki title pembunuh, tapi serangan Orca pada manusia sangatlah jarang. Meski demikian, beberapa waktu lalu terjadi serangan orca pada tiga kapal di lepas pantai Iberia Eropa. Bahkan, para ahli percaya bahwa Orca tersebut mengajak Orca lainnya untuk ikut menenggelamkan kapal.

Tiga orca (Orcinus orca), juga dikenal sebagai paus pembunuh, menabrak kapal pesiar pada malam tanggal 4 Mei di Selat Gibraltar, lepas pantai Spanyol, dan menyerang baling-baling (Kemudi). &quot;Ada dua orca yang lebih kecil dan satu orca yang lebih besar,&quot; kata kapten Werner Schaufelberger seperti dilansir dari Livescience.

BACA JUGA:
7 Hewan yang Hidup Lebih dari 200 Tahun, Hydra Bahkan Bisa Abadi


&quot;Yang kecil mengguncang kemudi di belakang sementara yang besar berulang kali mundur dan menabrak kapal dengan kekuatan penuh dari samping,&quot; jelas dia.

Schaufelberger mengatakan dia melihat orca yang lebih kecil meniru yang lebih besar. &quot;Dua orca kecil mengamati teknik Orca yang lebih besar dan, dengan sedikit kecepatan, mereka juga menabrak perahu,&quot; katanya.

Dua hari sebelumnya, ada enam orca menyerang perahu layar lain yang berlayar di selat. Greg Blackburn, yang berada di atas kapal, menyaksikan induk orca muncul untuk mengajari anaknya cara untuk menyerang kemudi. &quot;Itu pasti semacam pendidikan, pengajaran sedang berlangsung,&quot; kata Blackburn kepada 9news.

Laporan serangan orca di lepas pantai Iberia pun sudah terjadi sejak Mei 2020 dan menjadi lebih sering, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan Juni 2022 di jurnal Marine Mammal Science. Awalnya, penyerangan diarahkan ke kapal layar dan mengikuti pola yang jelas, dengan orca mendekat buritan untuk menyerang kemudi, mereka lalu pergi setelah kapal berhenti.

BACA JUGA:
Penjelasan Ilmiah Kapal Tak Tenggelam Meskipun dari Besi


&quot;Laporan interaksi terus berlanjut sejak 2020 di tempat-tempat di mana orca ditemukan, baik di Galicia atau di Selat,&quot; kata rekan penulis Alfredo L&amp;oacute;pez Fernandez, seorang ahli biologi di Universitas Aveiro di Portugal dan perwakilan dari Grupo de Trabajo.

L&amp;oacute;pez Fernandez mengatakan, sebagian besar serangan memang tidak berbahaya. &amp;ldquo;Dalam lebih dari 500 peristiwa interaksi yang tercatat sejak tahun 2020 terdapat tiga kapal yang tenggelam. Kami memperkirakan paus pembunuh hanya menyentuh satu kapal dari setiap seratus yang berlayar melalui suatu lokasi,&amp;rdquo; kata dia dalam sebuah email.

L&amp;oacute;pez Fernandez menambahkan, agresi terhadap kapal ini adalah fenomena baru. Para peneliti berpikir bahwa peristiwa traumatis mungkin telah memicu perubahan perilaku satu orca, dan telah mengajakarkan ke populasi lainnya untuk ditiru.&quot;Para orca melakukan ini dengan sengaja, tentu saja, kami tidak tahu  asal atau motivasinya, tetapi perilaku defensif berdasarkan trauma,  sebagai asal mula semua ini, semakin memperkuat kami setiap hari,&quot; kata  L&amp;oacute;pez Fernandez.

Para ahli menduga bahwa orca betina yang mereka sebut White Gladis  mengalami &quot;momen penderitaan yang kritis&quot;, tabrakan dengan perahu atau  jebakan selama penangkapan ikan ilegal, yang lantas membalikkan  perubahan perilaku. &quot;Orca yang mengalami trauma itulah yang memulai  perilaku kontak fisik dengan perahu pertama kali,&quot; kata L&amp;oacute;pez Fernandez.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Kecoak Lebih Menyeramkan saat Terbang?


Orcas adalah makhluk sosial yang dapat dengan mudah mempelajari dan  mereproduksi perilaku yang dilakukan oleh orang lain, menurut penelitian  tahun 2022. Dalam sebagian besar kasus yang dilaporkan, orca langsung  menuju kemudi kapal dan menggigit, membengkokkan, atau mematahkannya.

&quot;Kami tidak menafsirkan bahwa orca mengajar yang muda, tapi  perilakunya telah menyebar ke yang muda secara vertikal, hanya dengan  meniru, dan kemudian menyebar secara horizontal di antara mereka, karena  menganggap itu sesuatu yang penting dalam hidup mereka,&quot; kata L&amp;oacute;pez  Fernandez.

BACA JUGA:
Setelah Kuadriliun, Kuintiliun dan Sextillion, Berapa Bilangan Paling Besar yang Ada di Dunia?


Seiring bertambahnya jumlah insiden, ada peningkatan kekhawatiran  baik bagi pelaut maupun subpopulasi orca Iberia, yang terdaftar sebagai  terancam punah dalam Daftar Merah IUCN. Sensus terakhir, pada tahun  2011, mencatat hanya 39 orca Iberia, menurut penelitian tahun 2022.

&quot;Jika situasi ini berlanjut atau meningkat, itu bisa menjadi  perhatian nyata bagi keselamatan pelaut dan masalah konservasi untuk  subpopulasi paus pembunuh yang terancam punah ini,&quot; tulis para peneliti.
</content:encoded></item></channel></rss>
