<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dokter Bedah Sambut Baik Headset Canggih Apple, Diklaim Bakal Permudah Operasi</title><description>Banyak orang melihat Vision Pro ini lebih dari sekadar headset.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/20/57/2834199/dokter-bedah-sambut-baik-headset-canggih-apple-diklaim-bakal-permudah-operasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/20/57/2834199/dokter-bedah-sambut-baik-headset-canggih-apple-diklaim-bakal-permudah-operasi"/><item><title>Dokter Bedah Sambut Baik Headset Canggih Apple, Diklaim Bakal Permudah Operasi</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/20/57/2834199/dokter-bedah-sambut-baik-headset-canggih-apple-diklaim-bakal-permudah-operasi</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/20/57/2834199/dokter-bedah-sambut-baik-headset-canggih-apple-diklaim-bakal-permudah-operasi</guid><pubDate>Selasa 20 Juni 2023 19:20 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/20/57/2834199/dokter-bedah-sambut-baik-headset-canggih-apple-diklaim-bakal-permudah-operasi-qZ60YBek7O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Apple Vision Pro. (Foto: Apple)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/20/57/2834199/dokter-bedah-sambut-baik-headset-canggih-apple-diklaim-bakal-permudah-operasi-qZ60YBek7O.jpg</image><title>Apple Vision Pro. (Foto: Apple)</title></images><description>HEADSET buatan Apple, Vision Pro, memang menjadi pembicaraan akhir-akhir ini. Headset canggih yang menggabungkan Virtual Reality (VR) dan augmented reality (AR) ini disebut lebih mirip spatial computer ketimbang headset biasa.

Tujuan Apple membuat headset ini tentu saja untuk quality life para penggunannya, yang artinya memberikan kenyamanan dalam menggunakan VR. Tapi ternyata banyak orang melihat Vision Pro ini lebih dari sekadar headset.

BACA JUGA:
Setelah Kuadriliun, Kuintiliun dan Sextillion, Berapa Bilangan Paling Besar yang Ada di Dunia?


Teknologi canggih Vision Pro  pun dianggap sebagai steroid bagi apra dokter. Melansir Appleinsider, Apple Vision Pro bisa jadi bermanfaat dalam dunia pengobatan. Seorang ahli bedah mengatakan headset reality pro campuran ini berpotensi membantu dengan menyediakan data penting selama operasi.

Pengenalan Apple Vision Pro bisa menjadi anugerah bagi produktivitas di tempat kerja, dan dalam satu kasus, ini bisa menjadi penyelamat. Menurut salah satu ahli bedah, hal itu bisa memberikan &amp;ldquo;kekuatan super&amp;rdquo; kepada para dokter.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Kecoak Lebih Menyeramkan saat Terbang?


Dr Rafael Grossmann, seorang ahli bedah umum dengan latar belakang bedah robotik, percaya bahwa Apple Vision Pro dapat sangat berguna selama operasi. Ini akan memberi informasi sangat penting untuk kelangsungan hidup pasien.

Oleh sebab itu, orang pertama yang menyiarkan secara langsung proses operasi menggunakan Google Glass itu meyakini Apple Vision Pro sangat membantu. Ini juga dapat memudahkan dokter dalam mengambil tindakan yang tepat selama operasi.&amp;ldquo;Di dalam ruang operasi, Anda mengumpulkan data dalam realitas  campuran yang membantu Anda secara real time, secara sinkron, melakukan  prosedurnya,&amp;rdquo; kata Grossmann menjelaskan kepada WMTV8 dikutip dari Apple  insider.

Grossmann menambahkan, teknologi ini memungkinkan dokter tidak perlu  menoleh lokasi komputer berada. Dengan menggunakan komputasi spasial,  tampilan dapat ditempatkan di mana saja di dalam ruangan, dan dalam  kasus pembedahan, berpotensi berada di dalam garis mata pemakainya.

BACA JUGA:
Mengenal Valentina V Tereshkova, Astronot Perempuan Pertama asal Rusia


Di luar ranah operasi, Grossmann mengusulkan agar headset Apple dapat  digunakan dengan cara lain. Itu seperti menyediakan lebih banyak  koneksi antara dokter dan pasien, agar proses konsultasi menjadi lebih  mudah.

Misalnya, asisten digital dapat ditunjukkan kepada dokter untuk  menangani tugas-tugas dasar seperti mencatat, atau memberikan informasi  dari catatan pasien. Ini membuat pendataan menjadi lebih rinci dan tidak  ada yang terlewat mengenai data pasien.
</description><content:encoded>HEADSET buatan Apple, Vision Pro, memang menjadi pembicaraan akhir-akhir ini. Headset canggih yang menggabungkan Virtual Reality (VR) dan augmented reality (AR) ini disebut lebih mirip spatial computer ketimbang headset biasa.

Tujuan Apple membuat headset ini tentu saja untuk quality life para penggunannya, yang artinya memberikan kenyamanan dalam menggunakan VR. Tapi ternyata banyak orang melihat Vision Pro ini lebih dari sekadar headset.

BACA JUGA:
Setelah Kuadriliun, Kuintiliun dan Sextillion, Berapa Bilangan Paling Besar yang Ada di Dunia?


Teknologi canggih Vision Pro  pun dianggap sebagai steroid bagi apra dokter. Melansir Appleinsider, Apple Vision Pro bisa jadi bermanfaat dalam dunia pengobatan. Seorang ahli bedah mengatakan headset reality pro campuran ini berpotensi membantu dengan menyediakan data penting selama operasi.

Pengenalan Apple Vision Pro bisa menjadi anugerah bagi produktivitas di tempat kerja, dan dalam satu kasus, ini bisa menjadi penyelamat. Menurut salah satu ahli bedah, hal itu bisa memberikan &amp;ldquo;kekuatan super&amp;rdquo; kepada para dokter.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Kecoak Lebih Menyeramkan saat Terbang?


Dr Rafael Grossmann, seorang ahli bedah umum dengan latar belakang bedah robotik, percaya bahwa Apple Vision Pro dapat sangat berguna selama operasi. Ini akan memberi informasi sangat penting untuk kelangsungan hidup pasien.

Oleh sebab itu, orang pertama yang menyiarkan secara langsung proses operasi menggunakan Google Glass itu meyakini Apple Vision Pro sangat membantu. Ini juga dapat memudahkan dokter dalam mengambil tindakan yang tepat selama operasi.&amp;ldquo;Di dalam ruang operasi, Anda mengumpulkan data dalam realitas  campuran yang membantu Anda secara real time, secara sinkron, melakukan  prosedurnya,&amp;rdquo; kata Grossmann menjelaskan kepada WMTV8 dikutip dari Apple  insider.

Grossmann menambahkan, teknologi ini memungkinkan dokter tidak perlu  menoleh lokasi komputer berada. Dengan menggunakan komputasi spasial,  tampilan dapat ditempatkan di mana saja di dalam ruangan, dan dalam  kasus pembedahan, berpotensi berada di dalam garis mata pemakainya.

BACA JUGA:
Mengenal Valentina V Tereshkova, Astronot Perempuan Pertama asal Rusia


Di luar ranah operasi, Grossmann mengusulkan agar headset Apple dapat  digunakan dengan cara lain. Itu seperti menyediakan lebih banyak  koneksi antara dokter dan pasien, agar proses konsultasi menjadi lebih  mudah.

Misalnya, asisten digital dapat ditunjukkan kepada dokter untuk  menangani tugas-tugas dasar seperti mencatat, atau memberikan informasi  dari catatan pasien. Ini membuat pendataan menjadi lebih rinci dan tidak  ada yang terlewat mengenai data pasien.
</content:encoded></item></channel></rss>
