<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Daftar Mobil Paling Boncos di Indonesia Tahun 2022, Ada yang Laku 1 Unit</title><description>Meski penjualan mobil pada tahun 2022 meningkat dibanding tahun 2021, namun ada beberapa mobil yang tak laku di Indonesia. Apa saja?</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/20/52/2834315/daftar-mobil-paling-boncos-di-indonesia-tahun-2022-ada-yang-laku-1-unit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/20/52/2834315/daftar-mobil-paling-boncos-di-indonesia-tahun-2022-ada-yang-laku-1-unit"/><item><title>Daftar Mobil Paling Boncos di Indonesia Tahun 2022, Ada yang Laku 1 Unit</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/20/52/2834315/daftar-mobil-paling-boncos-di-indonesia-tahun-2022-ada-yang-laku-1-unit</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/20/52/2834315/daftar-mobil-paling-boncos-di-indonesia-tahun-2022-ada-yang-laku-1-unit</guid><pubDate>Selasa 20 Juni 2023 22:01 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/20/52/2834315/daftar-mobil-paling-boncos-di-indonesia-tahun-2022-ada-yang-laku-1-unit-NmtcB0BFp4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Paxels)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/20/52/2834315/daftar-mobil-paling-boncos-di-indonesia-tahun-2022-ada-yang-laku-1-unit-NmtcB0BFp4.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Paxels)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Jika dibandingkan dengan tahun 2021, angka penjualan mobil meningkat cukup pesat pada tahun 2022. Meski angkanya tidak tinggi seperti tahun 2019, namun peningkatan penjualan sudah cukup signifikan.
Berdasarkan data wholesales yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada Januari sampai Desember 2021, tercatat 887.202 unit mobil terjual. Sedangkan pada 2022, total ada 1.048.040 unit mobil terjual.
Tahun lalu, Toyota masih menjadi brand terlaris di Indonesia dengan penjualan wholesales mencapai 331.410 unit. Pabrikan asal Jepang itu juga merajai penjualan ritel dengan menjual sebanyak 329.498 unit.

BACA JUGA:
Penjualan Mobil Astra Tembus 184.722 Unit Hingga April 2023, Turun 2 Persen

Namun, di balik adanya mobil terlaris, pasti ada kondisi di mana mobil kurang laris atau bahkan tidak laku sama sekali di Indonesia. Hal ini disebabkan karena ada brand pendatang baru yang menjual mobilnya dengan harga cukup tinggi.
Padahal di sisi lain, kepercayaan konsumen pada produk tersebut belum sepenuhnya terbangun. Model-model yang kurang laku di Indonesia sepanjang 2022, umumnya adalah mobil yang statusnya CBU atau diimpor langsung dari negara pembuatnya.
Hal ini membuat produk tersebut diragukan oleh masyarakat Indonesia yang sangat mengutamakan purna jual. Seperti diketahui, konsumen Indonesia saat ini masih memikirkan bagaimana perawatan mobil tersebut, bahkan sampai harga jual kembali.

BACA JUGA:
Penjualan Mobil Listrik Diramalkan Tumbuh Pesan pada Awal Tahun, Kok Bisa?

Tidak heran jika ada mobil yang kurang populer meski punya segudang teknologi canggih. Bahkan mobil tersebut tidak laku di pasar otomotif Tanah Air. Berikut daftar mobil yang kurang laku di Indonesia sepanjang 2022 berdasarkan data wholesales Gaikindo:
- MG 5 GT: 7 unit
- BMW M4 CSL A/T: 1 unit
- BMW 72AG 520i: 2 unit
- BMW 740Li A/T: 1 unit
- Mazda MX-5 RF: 4 unit
- Mercedes-Benz C180: 4 unit- Mercedes-Benz C 200 AMG: 1 unit
- Mercedes-Benz E 200 Coupe (C238): 3 unit
- Mercedes-Benz E 350 AMG: 1 unit
- Mercedes-Benz S 450 (CBU): 1 unit
- BMW M5 A/T: 1 unit
- DFSK Glory i-Auto: 19 unit

BACA JUGA:
Penjualan Mobil Astra Tumbuh 6% pada Kuartal Pertama 2023, Toyota Mendominasi

- Gelora EV: 11 unit
- Mitsubishi Eclipse Cross: 2 unit
- Nissan Magnite: 12 unit
- Toyota bZ4X: 1 unit
- DFSK Glory 580: 2 unit
- Honda HR-V: 2 unit
- Honda Odyssey Prestige: 5 unit
- Lexus UX 200: 5 unit
- Mercedes-Benz V ITO: 2 unit

BACA JUGA:
Penjualan Mobil Listrik Rendah, Kemenko Marves: Model Masih Terbatas

- Mini John Cooper Works Convertible A/T: 6 unit
- Audi Q3 1.4 TFSI /T: 5 unit
- Audi Q7 3.0 TFSI AT: 2 unit
- BMW M1315i xDrive A/T: 4 unit
- Lexus LX 570: 1 unit
- BMW X5 M A/T: 1 unit.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Jika dibandingkan dengan tahun 2021, angka penjualan mobil meningkat cukup pesat pada tahun 2022. Meski angkanya tidak tinggi seperti tahun 2019, namun peningkatan penjualan sudah cukup signifikan.
Berdasarkan data wholesales yang dihimpun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada Januari sampai Desember 2021, tercatat 887.202 unit mobil terjual. Sedangkan pada 2022, total ada 1.048.040 unit mobil terjual.
Tahun lalu, Toyota masih menjadi brand terlaris di Indonesia dengan penjualan wholesales mencapai 331.410 unit. Pabrikan asal Jepang itu juga merajai penjualan ritel dengan menjual sebanyak 329.498 unit.

BACA JUGA:
Penjualan Mobil Astra Tembus 184.722 Unit Hingga April 2023, Turun 2 Persen

Namun, di balik adanya mobil terlaris, pasti ada kondisi di mana mobil kurang laris atau bahkan tidak laku sama sekali di Indonesia. Hal ini disebabkan karena ada brand pendatang baru yang menjual mobilnya dengan harga cukup tinggi.
Padahal di sisi lain, kepercayaan konsumen pada produk tersebut belum sepenuhnya terbangun. Model-model yang kurang laku di Indonesia sepanjang 2022, umumnya adalah mobil yang statusnya CBU atau diimpor langsung dari negara pembuatnya.
Hal ini membuat produk tersebut diragukan oleh masyarakat Indonesia yang sangat mengutamakan purna jual. Seperti diketahui, konsumen Indonesia saat ini masih memikirkan bagaimana perawatan mobil tersebut, bahkan sampai harga jual kembali.

BACA JUGA:
Penjualan Mobil Listrik Diramalkan Tumbuh Pesan pada Awal Tahun, Kok Bisa?

Tidak heran jika ada mobil yang kurang populer meski punya segudang teknologi canggih. Bahkan mobil tersebut tidak laku di pasar otomotif Tanah Air. Berikut daftar mobil yang kurang laku di Indonesia sepanjang 2022 berdasarkan data wholesales Gaikindo:
- MG 5 GT: 7 unit
- BMW M4 CSL A/T: 1 unit
- BMW 72AG 520i: 2 unit
- BMW 740Li A/T: 1 unit
- Mazda MX-5 RF: 4 unit
- Mercedes-Benz C180: 4 unit- Mercedes-Benz C 200 AMG: 1 unit
- Mercedes-Benz E 200 Coupe (C238): 3 unit
- Mercedes-Benz E 350 AMG: 1 unit
- Mercedes-Benz S 450 (CBU): 1 unit
- BMW M5 A/T: 1 unit
- DFSK Glory i-Auto: 19 unit

BACA JUGA:
Penjualan Mobil Astra Tumbuh 6% pada Kuartal Pertama 2023, Toyota Mendominasi

- Gelora EV: 11 unit
- Mitsubishi Eclipse Cross: 2 unit
- Nissan Magnite: 12 unit
- Toyota bZ4X: 1 unit
- DFSK Glory 580: 2 unit
- Honda HR-V: 2 unit
- Honda Odyssey Prestige: 5 unit
- Lexus UX 200: 5 unit
- Mercedes-Benz V ITO: 2 unit

BACA JUGA:
Penjualan Mobil Listrik Rendah, Kemenko Marves: Model Masih Terbatas

- Mini John Cooper Works Convertible A/T: 6 unit
- Audi Q3 1.4 TFSI /T: 5 unit
- Audi Q7 3.0 TFSI AT: 2 unit
- BMW M1315i xDrive A/T: 4 unit
- Lexus LX 570: 1 unit
- BMW X5 M A/T: 1 unit.
</content:encoded></item></channel></rss>
