<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengenal Conodont, Hewan dengan Gigi Paling Tajam Kalahkan Hiu dan Singa</title><description>Conodont merupakan vertebrata tanpa rahang yang memiliki struktur gigi paling tajam yang pernah diketahui.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/19/56/2833612/mengenal-conodont-hewan-dengan-gigi-paling-tajam-kalahkan-hiu-dan-singa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/19/56/2833612/mengenal-conodont-hewan-dengan-gigi-paling-tajam-kalahkan-hiu-dan-singa"/><item><title>Mengenal Conodont, Hewan dengan Gigi Paling Tajam Kalahkan Hiu dan Singa</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/19/56/2833612/mengenal-conodont-hewan-dengan-gigi-paling-tajam-kalahkan-hiu-dan-singa</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/19/56/2833612/mengenal-conodont-hewan-dengan-gigi-paling-tajam-kalahkan-hiu-dan-singa</guid><pubDate>Selasa 20 Juni 2023 06:07 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/19/56/2833612/mengenal-conodont-hewan-dengan-gigi-paling-tajam-kalahkan-hiu-dan-singa-jAJOvjl4PP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Conodont. (Foto: Researchgate)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/19/56/2833612/mengenal-conodont-hewan-dengan-gigi-paling-tajam-kalahkan-hiu-dan-singa-jAJOvjl4PP.jpg</image><title>Conodont. (Foto: Researchgate)</title></images><description>SELAMA ini hiu dan singa dianggap sebagai hewan dengan gigi paling tajam. Nyatanya, gelar hewan dengan gigi paling tajam di dunia disandang oleh vertebrata laut primitif bernama Conodont.

Conodont merupakan vertebrata tanpa rahang yang memiliki struktur gigi paling tajam yang pernah diketahui. Dengan ujung hanya seperdua puluh lebar rambut manusia, Conodont mampu memberikan gigitan yang luar biasa.

BACA JUGA:
7 Hewan yang Hidup Lebih dari 200 Tahun, Hydra Bahkan Bisa Abadi


Hewan ini berevolusi sekitar 500 juta tahun yang lalu di eon Prakambrium dan berhasil menjelajahi Bumi lebih lama daripada vertebrata lainnya. Ia kemudian punah selama periode Trias sekitar 200 juta tahun yang lalu.

Fosil gigi Conodont berhasil ditemukan para arkeolog. Dsri gambar mikroskop elektron terlihat gigi mereka lebih tajam daripada gigi lainnya meskipun ujungnya hanya berukuran 2 mikrometer.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Kecoak Lebih Menyeramkan saat Terbang?


Untuk mengetahui bagaimana gigi ini dapat berfungsi, peneliti menggunakan sinar-X untuk membuat model komputer dari delapan struktur pemrosesan makanan berpasangan dari fosil spesies conodont Wurmiella excavata.

Tim peneliti kemudian membandingkan gigi conodont dengan geraham kelelawar yang berukuran sama dan hasilnya telah dipublikasikan di Proceedings of The Royal Society B1.

BACA JUGA:
Setelah Kuadriliun, Kuintiliun dan Sextillion, Berapa Bilangan Paling Besar yang Ada di Dunia?


&amp;ldquo;Kami ingin mengetahui bagaimana gigi-gigi halus ini cocok dan bagaimana mereka dapat melakukan fungsi makan,&amp;rdquo; kata Philip Donoghue, ahli palaeobiologi di University of Bristol, Inggris, dikutip dari Nature.Para peneliti menemukan bahwa conodont tidak mengolah makanan  menggunakan mekanisme yang didasarkan pada kekuatan otot, seperti yang  dilakukan mamalia.

Sebaliknya, mereka mengandalkan kekuatan sangat kecil yang menjadi  sangat terkonsentrasi sebagai akibat dari ketajaman ekstrim gigi mereka,  dan cara khusus mereka menggerogoti mangsa mereka.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Mata Kucing Menyala dalam Gelap?


Tidak seperti gigi mamalia yang menutup secara tegak lurus (atas dan  bawah), gigi conodont memutar a90 derajat, mengiris makanan dari kiri ke  kanan hingga persinggungan gigi setajam pisau.

Meski tajam, Donogue mengungkap bahwa gigi Conodont mudah patah.  Untuk itu Conodont akan mrnggunakan metode pengasahan gigi untuk  memperbaiki gigi yang telah tumpul sepanjang hidup mereka.
</description><content:encoded>SELAMA ini hiu dan singa dianggap sebagai hewan dengan gigi paling tajam. Nyatanya, gelar hewan dengan gigi paling tajam di dunia disandang oleh vertebrata laut primitif bernama Conodont.

Conodont merupakan vertebrata tanpa rahang yang memiliki struktur gigi paling tajam yang pernah diketahui. Dengan ujung hanya seperdua puluh lebar rambut manusia, Conodont mampu memberikan gigitan yang luar biasa.

BACA JUGA:
7 Hewan yang Hidup Lebih dari 200 Tahun, Hydra Bahkan Bisa Abadi


Hewan ini berevolusi sekitar 500 juta tahun yang lalu di eon Prakambrium dan berhasil menjelajahi Bumi lebih lama daripada vertebrata lainnya. Ia kemudian punah selama periode Trias sekitar 200 juta tahun yang lalu.

Fosil gigi Conodont berhasil ditemukan para arkeolog. Dsri gambar mikroskop elektron terlihat gigi mereka lebih tajam daripada gigi lainnya meskipun ujungnya hanya berukuran 2 mikrometer.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Kecoak Lebih Menyeramkan saat Terbang?


Untuk mengetahui bagaimana gigi ini dapat berfungsi, peneliti menggunakan sinar-X untuk membuat model komputer dari delapan struktur pemrosesan makanan berpasangan dari fosil spesies conodont Wurmiella excavata.

Tim peneliti kemudian membandingkan gigi conodont dengan geraham kelelawar yang berukuran sama dan hasilnya telah dipublikasikan di Proceedings of The Royal Society B1.

BACA JUGA:
Setelah Kuadriliun, Kuintiliun dan Sextillion, Berapa Bilangan Paling Besar yang Ada di Dunia?


&amp;ldquo;Kami ingin mengetahui bagaimana gigi-gigi halus ini cocok dan bagaimana mereka dapat melakukan fungsi makan,&amp;rdquo; kata Philip Donoghue, ahli palaeobiologi di University of Bristol, Inggris, dikutip dari Nature.Para peneliti menemukan bahwa conodont tidak mengolah makanan  menggunakan mekanisme yang didasarkan pada kekuatan otot, seperti yang  dilakukan mamalia.

Sebaliknya, mereka mengandalkan kekuatan sangat kecil yang menjadi  sangat terkonsentrasi sebagai akibat dari ketajaman ekstrim gigi mereka,  dan cara khusus mereka menggerogoti mangsa mereka.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Mata Kucing Menyala dalam Gelap?


Tidak seperti gigi mamalia yang menutup secara tegak lurus (atas dan  bawah), gigi conodont memutar a90 derajat, mengiris makanan dari kiri ke  kanan hingga persinggungan gigi setajam pisau.

Meski tajam, Donogue mengungkap bahwa gigi Conodont mudah patah.  Untuk itu Conodont akan mrnggunakan metode pengasahan gigi untuk  memperbaiki gigi yang telah tumpul sepanjang hidup mereka.
</content:encoded></item></channel></rss>
