<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dapat Pasokan Baterai Listrik Lokal, Harga Produk United E-Motor Turun?</title><description>PT Terang Dunia Internusa (TDI) menggandeng Indonesia Battery Corporation (IBC) mengembangkan baterai motor listrik</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/19/53/2833620/dapat-pasokan-baterai-listrik-lokal-harga-produk-united-e-motor-turun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/19/53/2833620/dapat-pasokan-baterai-listrik-lokal-harga-produk-united-e-motor-turun"/><item><title>Dapat Pasokan Baterai Listrik Lokal, Harga Produk United E-Motor Turun?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/19/53/2833620/dapat-pasokan-baterai-listrik-lokal-harga-produk-united-e-motor-turun</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/19/53/2833620/dapat-pasokan-baterai-listrik-lokal-harga-produk-united-e-motor-turun</guid><pubDate>Senin 19 Juni 2023 20:02 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/19/53/2833620/dapat-pasokan-baterai-listrik-lokal-harga-produk-united-e-motor-turun-vaDHrFiMXz.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">United E-Motor MX-1200. (Foto: PT TDI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/19/53/2833620/dapat-pasokan-baterai-listrik-lokal-harga-produk-united-e-motor-turun-vaDHrFiMXz.jpeg</image><title>United E-Motor MX-1200. (Foto: PT TDI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Terang Dunia Internusa (TDI) menggandeng Indonesia Battery Corporation (IBC) mengembangkan baterai motor listrik, terutama dalam mengembangkan Battery Asset Management Service (BAMS).
BAMS merupakan platform yang akan mengakomodir pengguna motor listrik berbagai merek, termasuk konversi. Platform ini tidak hanya menyediakan baterai, swap station dan aplikasi IOT yang terintegrasi.
Platform ini diklaim mampu mempercepat pertumbuhan listrik Tanah Air yang masih terkendala baterai motor listrik. Disebutkan, target kerja sama ini adalah produksi 21 ribu battery pack per tahun.

BACA JUGA:
Sebelum Meminang Motor Listrik, Calon Pembeli Wajib Tahu 3 Hal Ini

&amp;ldquo;Nantinya, ini dapat digunakan oleh berbagai merek motor listrik termasuk United E-Motor,&amp;rdquo; kata Direktur PT TDI Henry Mulyadi dalam keterangan resmi.
Direktur Utama IBC Toto Nugroho mengatakan, penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dan swasta menghadapi tantangan pengembangan ekosistem kendaraan listrik.
&amp;ldquo;Hal ini mengindikasikan kesulitan bagaimana kita mengembangkan infrastruktur untuk charging dan swapping ke depan,&amp;rdquo; kata Toto.

BACA JUGA:
United E-Motor Tantang Pengunjung PRJ Jajal Motor Listrik

Toto menjelaskan, biaya yang dikeluarkan untuk membuat motor listrik 40 persennya adalah untuk baterai. Sehingga, produksi baterai motor listrik dapat memangkas biaya produksi.
Henry mengungkapkan, melalui kerja sama ini PT TDI bakal mendukung produksi baterai motor listrik dengan fasilitas seluas 54.000 meter persegi untuk dapat memproduksi battery pack.&amp;ldquo;Kami mendukung kebijakan memajukan industri dan masyarakat Indonesia. Bersaing secara global dan membuat langit Indonesia lebih biru,&amp;rdquo; ucap Henry.
Sekadar informasi, United E-Motor memiliki empat motor listrik, yakni T1800, TX1800, TX3000, dan MX1200. Dari empat produk tersebut, hanya MX1200 yang belum mendapat subsidi Rp7 juta karena mencapai tingkat kandungan dalam negeri 40 persen.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Terang Dunia Internusa (TDI) menggandeng Indonesia Battery Corporation (IBC) mengembangkan baterai motor listrik, terutama dalam mengembangkan Battery Asset Management Service (BAMS).
BAMS merupakan platform yang akan mengakomodir pengguna motor listrik berbagai merek, termasuk konversi. Platform ini tidak hanya menyediakan baterai, swap station dan aplikasi IOT yang terintegrasi.
Platform ini diklaim mampu mempercepat pertumbuhan listrik Tanah Air yang masih terkendala baterai motor listrik. Disebutkan, target kerja sama ini adalah produksi 21 ribu battery pack per tahun.

BACA JUGA:
Sebelum Meminang Motor Listrik, Calon Pembeli Wajib Tahu 3 Hal Ini

&amp;ldquo;Nantinya, ini dapat digunakan oleh berbagai merek motor listrik termasuk United E-Motor,&amp;rdquo; kata Direktur PT TDI Henry Mulyadi dalam keterangan resmi.
Direktur Utama IBC Toto Nugroho mengatakan, penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dan swasta menghadapi tantangan pengembangan ekosistem kendaraan listrik.
&amp;ldquo;Hal ini mengindikasikan kesulitan bagaimana kita mengembangkan infrastruktur untuk charging dan swapping ke depan,&amp;rdquo; kata Toto.

BACA JUGA:
United E-Motor Tantang Pengunjung PRJ Jajal Motor Listrik

Toto menjelaskan, biaya yang dikeluarkan untuk membuat motor listrik 40 persennya adalah untuk baterai. Sehingga, produksi baterai motor listrik dapat memangkas biaya produksi.
Henry mengungkapkan, melalui kerja sama ini PT TDI bakal mendukung produksi baterai motor listrik dengan fasilitas seluas 54.000 meter persegi untuk dapat memproduksi battery pack.&amp;ldquo;Kami mendukung kebijakan memajukan industri dan masyarakat Indonesia. Bersaing secara global dan membuat langit Indonesia lebih biru,&amp;rdquo; ucap Henry.
Sekadar informasi, United E-Motor memiliki empat motor listrik, yakni T1800, TX1800, TX3000, dan MX1200. Dari empat produk tersebut, hanya MX1200 yang belum mendapat subsidi Rp7 juta karena mencapai tingkat kandungan dalam negeri 40 persen.</content:encoded></item></channel></rss>
