<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kabar Buruk untuk Pemilik Xbox One, Microsoft Tak Lagi Bikin Game untuk Konsol Ini</title><description>Para pembuat game tersebut akan lebih fokus pada konsol generasi baru Xbox Series X/S.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/16/326/2832013/kabar-buruk-untuk-pemilik-xbox-one-microsoft-tak-lagi-bikin-game-untuk-konsol-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/16/326/2832013/kabar-buruk-untuk-pemilik-xbox-one-microsoft-tak-lagi-bikin-game-untuk-konsol-ini"/><item><title>Kabar Buruk untuk Pemilik Xbox One, Microsoft Tak Lagi Bikin Game untuk Konsol Ini</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/16/326/2832013/kabar-buruk-untuk-pemilik-xbox-one-microsoft-tak-lagi-bikin-game-untuk-konsol-ini</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/16/326/2832013/kabar-buruk-untuk-pemilik-xbox-one-microsoft-tak-lagi-bikin-game-untuk-konsol-ini</guid><pubDate>Jum'at 16 Juni 2023 17:18 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/16/326/2832013/kabar-buruk-untuk-pemilik-xbox-one-microsoft-tak-lagi-bikin-game-untuk-konsol-ini-37QDNCPP0w.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Xbox One. (Foto: Unsplash)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/16/326/2832013/kabar-buruk-untuk-pemilik-xbox-one-microsoft-tak-lagi-bikin-game-untuk-konsol-ini-37QDNCPP0w.jpg</image><title>Xbox One. (Foto: Unsplash)</title></images><description>PEMILIK konsol Xbox One nampaknya harus mengubur harapan mereka untuk memainkan game baru. Pasalnya, Microsoft menyatakan bahwa studio pengembang game internal mereka akan berhenti membuat game baru untuk konsol Xbox One.

Kepala Xbox Game Studio Matt Booty menyebut hal ini dilakukan lantaran perusahaan akan bergerak ke Gen 9. Artinya, para pembuat game tersebut akan lebih fokus pada konsol generasi baru Xbox Series X/S.

BACA JUGA:
Penjelasan Ilmiah Kapal Tak Tenggelam Meskipun dari Besi


Meski demikian, Microsoft menyatakan tetap mendukung perangkat keras dan game Xbox One seperti &quot;Minecraft&quot; untuk generasi konsol sebelumnya, meskipun tidak ada lagi studio internal yang akan mengembangkan game baru untuk Xbox One.

Microsoft menggunakan Xbox Cloud Gaming untuk menawarkan game seperti &quot;Microsoft Flight Simulator&quot; kepada pengguna Xbox One. Acara Xbox Games Showcase yang baru-baru ini pun tidak menampilkan game yang khusus dihadirkan untuk Xbox One.

BACA JUGA:
Pororo si Kucing Viral di TikTok Itu Jenis Apa?


Booty mengatakan perusahaannya akan terus memanfaatkan Xbox Cloud Gaming untuk menawarkan game terbaru kepada pengguna Xbox One. &amp;ldquo;Begitulah cara kami mempertahankan dukungan (untuk Xbox One),&amp;rdquo; kata Matt dalam wawancara dengan Axios dikutip dari The Verge.

Pengembang game Microsoft sendiri sekarang fokus pada konsol Xbox Series S / X, meskipun terdapat klaim bahwa beberapa pengembang meminta Microsoft untuk membatalkan kompatibilitas Xbox Series S untuk game Xbox terbaru.Adapun Xbox Series S seharga USD299 (Rp4,4 juta) diluncurkan sebagai  konsol yang mampu memainkan game 1440p hingga 120 fps, tetapi, banyak  game yang hanya mencapai 1080p dan tanpa frame rate yang lebih tinggi  dibandingkan Xbox Series X yang lebih bertenaga. Xbox Series X lebih  bertenaga memiliki daya GPU lebih mentah dan juga RAM 16 GB yang lebih  besar dibandingkan Xbox Series S yang hanya memiliki RAM 10 GB.

Kendala memori menjadi hambatan bagi beberapa pengembang, tetapi,  Microsoft tengah berupaya untuk mencoba dan meningkatkan kinerja grafis  Xbox dan menyediakan lebih banyak memori untuk diakses pengembang di  Xbox Series S.

BACA JUGA:
Kenapa Ayam Berkokok di Pagi Hari?


Booty mengakui mengatasi kendala tersebut akan menjadi PR bagi  pengembangan Xbox Series S. Namun, dia mengklaim studio game Xbox milik  Microsoft mampu mendapatkan performa pada game terbaru mereka yang  dibuat untuk Xbox Series S.

Microsoft juga mengumumkan peluncuran varian warna hitam dari konsol  Xbox Series S dengan kapasitas penyimpanan 1 TB pada acara Xbox Games  Showcase untuk mengatasi kekhawatiran gamers seputar kapasitas  penyimpanan 512GB pada Xbox Series S original yang dianggap tidak cukup  untuk menyimpan berbagai game yang berukuran besar.
</description><content:encoded>PEMILIK konsol Xbox One nampaknya harus mengubur harapan mereka untuk memainkan game baru. Pasalnya, Microsoft menyatakan bahwa studio pengembang game internal mereka akan berhenti membuat game baru untuk konsol Xbox One.

Kepala Xbox Game Studio Matt Booty menyebut hal ini dilakukan lantaran perusahaan akan bergerak ke Gen 9. Artinya, para pembuat game tersebut akan lebih fokus pada konsol generasi baru Xbox Series X/S.

BACA JUGA:
Penjelasan Ilmiah Kapal Tak Tenggelam Meskipun dari Besi


Meski demikian, Microsoft menyatakan tetap mendukung perangkat keras dan game Xbox One seperti &quot;Minecraft&quot; untuk generasi konsol sebelumnya, meskipun tidak ada lagi studio internal yang akan mengembangkan game baru untuk Xbox One.

Microsoft menggunakan Xbox Cloud Gaming untuk menawarkan game seperti &quot;Microsoft Flight Simulator&quot; kepada pengguna Xbox One. Acara Xbox Games Showcase yang baru-baru ini pun tidak menampilkan game yang khusus dihadirkan untuk Xbox One.

BACA JUGA:
Pororo si Kucing Viral di TikTok Itu Jenis Apa?


Booty mengatakan perusahaannya akan terus memanfaatkan Xbox Cloud Gaming untuk menawarkan game terbaru kepada pengguna Xbox One. &amp;ldquo;Begitulah cara kami mempertahankan dukungan (untuk Xbox One),&amp;rdquo; kata Matt dalam wawancara dengan Axios dikutip dari The Verge.

Pengembang game Microsoft sendiri sekarang fokus pada konsol Xbox Series S / X, meskipun terdapat klaim bahwa beberapa pengembang meminta Microsoft untuk membatalkan kompatibilitas Xbox Series S untuk game Xbox terbaru.Adapun Xbox Series S seharga USD299 (Rp4,4 juta) diluncurkan sebagai  konsol yang mampu memainkan game 1440p hingga 120 fps, tetapi, banyak  game yang hanya mencapai 1080p dan tanpa frame rate yang lebih tinggi  dibandingkan Xbox Series X yang lebih bertenaga. Xbox Series X lebih  bertenaga memiliki daya GPU lebih mentah dan juga RAM 16 GB yang lebih  besar dibandingkan Xbox Series S yang hanya memiliki RAM 10 GB.

Kendala memori menjadi hambatan bagi beberapa pengembang, tetapi,  Microsoft tengah berupaya untuk mencoba dan meningkatkan kinerja grafis  Xbox dan menyediakan lebih banyak memori untuk diakses pengembang di  Xbox Series S.

BACA JUGA:
Kenapa Ayam Berkokok di Pagi Hari?


Booty mengakui mengatasi kendala tersebut akan menjadi PR bagi  pengembangan Xbox Series S. Namun, dia mengklaim studio game Xbox milik  Microsoft mampu mendapatkan performa pada game terbaru mereka yang  dibuat untuk Xbox Series S.

Microsoft juga mengumumkan peluncuran varian warna hitam dari konsol  Xbox Series S dengan kapasitas penyimpanan 1 TB pada acara Xbox Games  Showcase untuk mengatasi kekhawatiran gamers seputar kapasitas  penyimpanan 512GB pada Xbox Series S original yang dianggap tidak cukup  untuk menyimpan berbagai game yang berukuran besar.
</content:encoded></item></channel></rss>
