<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Eropa Resmi Buat UU Anti-AI Pertama, Ini Isinya</title><description>UU AI ini pun yang pertama di dunia untuk meregulasi teknologi tersebut.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/15/54/2831448/eropa-resmi-buat-uu-anti-ai-pertama-ini-isinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/15/54/2831448/eropa-resmi-buat-uu-anti-ai-pertama-ini-isinya"/><item><title>Eropa Resmi Buat UU Anti-AI Pertama, Ini Isinya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/15/54/2831448/eropa-resmi-buat-uu-anti-ai-pertama-ini-isinya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/15/54/2831448/eropa-resmi-buat-uu-anti-ai-pertama-ini-isinya</guid><pubDate>Kamis 15 Juni 2023 16:17 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/15/54/2831448/eropa-resmi-buat-uu-anti-ai-pertama-ini-isinya-rp6ZY7AHOg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi AI. (Foto: Xinhua)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/15/54/2831448/eropa-resmi-buat-uu-anti-ai-pertama-ini-isinya-rp6ZY7AHOg.jpg</image><title>Ilustrasi AI. (Foto: Xinhua)</title></images><description>KECERDASAN buatan atau yang biasa disebut Artificial Intelligence (AI) memang dibuat untuk memudahkan hidup manusia. Tapi, ketika AI dibiarkan berkembang begitu saja, maka akan banyak masalah yang terjadi di masa mendatang.
Oleh karena itu, Eropa pun berencana untuk membatasi AI dengan Undang-Undang (UU) Kecerdasan Buatan. Parlemen Eropa (European Parliament/EP) sendiri merekomendasikan larangan penuh terhadap AI untuk pengawasan biometrik, pengenalan emosi, dan kebijakan prediktif.
Selain itu, mereka pun meminta transparansi yang jelas untuk konten yang dihasilkan oleh AI generatif, serta klasifikasi risiko tinggi sistem AI yang digunakan untuk memengaruhi pemilih dalam pemilihan umum (pemilu). Hasil pemungutan suara di EP terkait hal ini adalah 499 suara mendukung, 28 menolak, dan 93 abstain.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu, Hitam Itu Sebenarnya Bukan Warna Loh

UU AI ini pun yang pertama di dunia untuk meregulasi teknologi tersebut. UU itu bertujuan untuk melindungi warga dari potensi penggunaan AI yang merugikan, sembari memastikan bahwa inovasi teknologi tidak terhambat, menurut wakil Rumania Dragos Tudorache, salah satu pelapor (rapporteur) EP untuk UU AI.
&quot;Apakah ini waktu yang tepat bagi UE untuk meregulasi AI? Tentu saja, mengingat dampak mendalam yang ditimbulkannya, dan perusahaan yang mengatur dirinya sendiri tidak akan cukup untuk melindungi warga dan masyarakat kita,&quot; ujar Tudorache menjelang pemungutan suara tersebut seperti dilansir Antara dari Xinhua.

BACA JUGA:
Pororo si Kucing Viral di TikTok Itu Jenis Apa?

AI untuk tujuan umum nantinya harus mematuhi sejumlah aturan, termasuk registrasi dan penilaian risiko untuk model-model dasar, dan kewajiban pencantuman label untuk konten yang dihasilkan oleh AI generatif.
Menurut EP, praktik-praktik AI yang dilarang mencakup sistem identifikasi biometrik dalam waktu nyata (real-time) dan pascajarak jauh (post-remote) di ruang publik, sistem pengelompokan biometrik yang didasarkan pada sejumlah karakteristik yang sensitif, seperti ras atau jenis kelamin; sistem predictive policing; sistem pengenalan emosi; dan pengumpulan gambar wajah yang tidak ditargetkan dari internet atau rekaman televisi sirkuit tertutup (closed circuit television/CCTV) untuk membuat basis data pengenalan wajah.Sejumlah penggunaan AI yang berisiko tinggi akan mencakup sistem yang  menimbulkan bahaya besar bagi kesehatan warga, keamanan, hak asasi  manusia, atau lingkungan, sistem AI yang dimanfaatkan untuk memengaruhi  pemilih dan hasil pemilu, serta sistem pemberi rekomendasi yang  digunakan oleh platform media sosial.
&quot;Kami ingin potensi positif AI dalam hal kreativitas dan  produktivitas dapat dimanfaatkan, tetapi kami juga akan berjuang untuk  melindungi posisi kita dan menangkal bahaya terhadap demokrasi dan  kebebasan kita selama negosiasi dengan Dewan,&quot; tutur Brando Benifei,  salah satu pelapor EP untuk UU AI asal Italia.
Untuk mendukung inovasi dalam bidang AI, EP menambahkan pengecualian  untuk kegiatan penelitian dan komponen AI yang ditawarkan di bawah  lisensi sumber terbuka (open source). AI juga harus menjalani pengujian  di lingkungan kehidupan nyata sebelum digunakan.
Hak warga untuk mengajukan keluhan terkait AI dan mendapatkan  informasi perihal keputusan yang didasarkan pada sistem AI yang berisiko  tinggi juga akan ditingkatkan.</description><content:encoded>KECERDASAN buatan atau yang biasa disebut Artificial Intelligence (AI) memang dibuat untuk memudahkan hidup manusia. Tapi, ketika AI dibiarkan berkembang begitu saja, maka akan banyak masalah yang terjadi di masa mendatang.
Oleh karena itu, Eropa pun berencana untuk membatasi AI dengan Undang-Undang (UU) Kecerdasan Buatan. Parlemen Eropa (European Parliament/EP) sendiri merekomendasikan larangan penuh terhadap AI untuk pengawasan biometrik, pengenalan emosi, dan kebijakan prediktif.
Selain itu, mereka pun meminta transparansi yang jelas untuk konten yang dihasilkan oleh AI generatif, serta klasifikasi risiko tinggi sistem AI yang digunakan untuk memengaruhi pemilih dalam pemilihan umum (pemilu). Hasil pemungutan suara di EP terkait hal ini adalah 499 suara mendukung, 28 menolak, dan 93 abstain.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu, Hitam Itu Sebenarnya Bukan Warna Loh

UU AI ini pun yang pertama di dunia untuk meregulasi teknologi tersebut. UU itu bertujuan untuk melindungi warga dari potensi penggunaan AI yang merugikan, sembari memastikan bahwa inovasi teknologi tidak terhambat, menurut wakil Rumania Dragos Tudorache, salah satu pelapor (rapporteur) EP untuk UU AI.
&quot;Apakah ini waktu yang tepat bagi UE untuk meregulasi AI? Tentu saja, mengingat dampak mendalam yang ditimbulkannya, dan perusahaan yang mengatur dirinya sendiri tidak akan cukup untuk melindungi warga dan masyarakat kita,&quot; ujar Tudorache menjelang pemungutan suara tersebut seperti dilansir Antara dari Xinhua.

BACA JUGA:
Pororo si Kucing Viral di TikTok Itu Jenis Apa?

AI untuk tujuan umum nantinya harus mematuhi sejumlah aturan, termasuk registrasi dan penilaian risiko untuk model-model dasar, dan kewajiban pencantuman label untuk konten yang dihasilkan oleh AI generatif.
Menurut EP, praktik-praktik AI yang dilarang mencakup sistem identifikasi biometrik dalam waktu nyata (real-time) dan pascajarak jauh (post-remote) di ruang publik, sistem pengelompokan biometrik yang didasarkan pada sejumlah karakteristik yang sensitif, seperti ras atau jenis kelamin; sistem predictive policing; sistem pengenalan emosi; dan pengumpulan gambar wajah yang tidak ditargetkan dari internet atau rekaman televisi sirkuit tertutup (closed circuit television/CCTV) untuk membuat basis data pengenalan wajah.Sejumlah penggunaan AI yang berisiko tinggi akan mencakup sistem yang  menimbulkan bahaya besar bagi kesehatan warga, keamanan, hak asasi  manusia, atau lingkungan, sistem AI yang dimanfaatkan untuk memengaruhi  pemilih dan hasil pemilu, serta sistem pemberi rekomendasi yang  digunakan oleh platform media sosial.
&quot;Kami ingin potensi positif AI dalam hal kreativitas dan  produktivitas dapat dimanfaatkan, tetapi kami juga akan berjuang untuk  melindungi posisi kita dan menangkal bahaya terhadap demokrasi dan  kebebasan kita selama negosiasi dengan Dewan,&quot; tutur Brando Benifei,  salah satu pelapor EP untuk UU AI asal Italia.
Untuk mendukung inovasi dalam bidang AI, EP menambahkan pengecualian  untuk kegiatan penelitian dan komponen AI yang ditawarkan di bawah  lisensi sumber terbuka (open source). AI juga harus menjalani pengujian  di lingkungan kehidupan nyata sebelum digunakan.
Hak warga untuk mengajukan keluhan terkait AI dan mendapatkan  informasi perihal keputusan yang didasarkan pada sistem AI yang berisiko  tinggi juga akan ditingkatkan.</content:encoded></item></channel></rss>
