<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tahukah Kamu, Hitam Itu Sebenarnya Bukan Warna Loh</title><description>Cobalah pergi ke toko peralatan yang barang- barangnya kebanyakan bercat hitam.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/14/54/2830864/tahukah-kamu-hitam-itu-sebenarnya-bukan-warna-loh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/14/54/2830864/tahukah-kamu-hitam-itu-sebenarnya-bukan-warna-loh"/><item><title>Tahukah Kamu, Hitam Itu Sebenarnya Bukan Warna Loh</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/14/54/2830864/tahukah-kamu-hitam-itu-sebenarnya-bukan-warna-loh</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/14/54/2830864/tahukah-kamu-hitam-itu-sebenarnya-bukan-warna-loh</guid><pubDate>Kamis 15 Juni 2023 06:07 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/14/54/2830864/tahukah-kamu-hitam-itu-sebenarnya-bukan-warna-loh-BmTPCr6XEV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warna Hitam. (Foto: Floristique)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/14/54/2830864/tahukah-kamu-hitam-itu-sebenarnya-bukan-warna-loh-BmTPCr6XEV.jpg</image><title>Warna Hitam. (Foto: Floristique)</title></images><description>KETIKA ditanyakan apakah hitam adalah warna 99,99 persen orang pastinya menjawab hitam sebagai warna. Tapi, sebenarnya hitam bukan warna loh, hitam adalah ketika permukaan yang molekul-molekulnya menyerap semua cahaya.

Ketika menyerap semua cahaya, spektrum panjang gelombang cahaya yang jatuh ke atasnya nyaris tidak terpantulkan.  Sebagai gambaran, ketika kita melihat beda apapun yang berada di bawah bayang-bayang maka warnanya akan menjadi hitam, sampi kita bawa ke tempat yang memiliki cahaya maka kita baru bisa menentukan warnanya.

BACA JUGA:
Kenapa Ayam Berkokok di Pagi Hari?


&quot;Maka, hitam bukan warna sesungguhnya, karena kita mendefinisikan warna berdasarkan kombinasi tertentu panjang gelombang cahaya yang terpantul ke mata kita,&quot; tulis Robert L Wolke dalam bukunya.

Tetapi, karena ada sebagian cahaya yang terpantul ke mata kita, maka kita dapat melihat benda hitam tersebut. Cahaya yang dipantulkan benda &quot;berwarna&quot; hitam pun berasal dari kenyataan bahwa permukaan benda itu mempunyai bagian-bagian mengilap. Maka, benda itu memantulkan sebagian cahaya yang datangnya kurang telak.

BACA JUGA:
Menurut Sains, Ini Warna yang Disukai dan Dibenci Nyamuk


Itu sebabnya ada istilah &quot;hitam terang&quot; dan &quot;hitam gelap&quot;, tergantung tingkat kekilapan mikroskopis pada permukaan benda bersangkutan. Cobalah pergi ke toko peralatan yang barang- barangnya kebanyakan bercat hitam, semua sama-sama hitam, tetapi pemantulan masing-masing berbeda, dari hitam buram sampai hitam mengilap.

&quot;Di atas, saya mengatakan bahwa ketika cahaya menyentuh air secara tegak lurus, sebagian besar masuk menembusnya tanpa dipantulkan. Yang ditekankan di sini adalah kata &quot;tegak lurus&quot;,&quot; katanya.&quot;Kita pasti sudah tahu, permukaan air dapat menjadi reflektor yang  baik sekali apabila cahaya menyentuhnya tidak tegak lurus-pada sudut  miring. Di sebuah danau, ketika matahari masih rendah, misalnya,  pantulannya pada air sangat menyilaukan,&quot; jelas dia.

Fenomena yang sama juga terjadi ketika cahaya matahari menerpa  hamparan salju. Betul salju terbentuk dari kristal-kristal es yang  transparan, tetapi karena kristal itu banyak sekali, masing-masing  dengan bentuk sangat rumit, dari arah mana pun cahaya matahari pasti  menemukan bidang-bidang kristal yang miring maka cahayanya dipantulkan  ke mana-mana.

Oleh karena itu, mereka yang keluar untuk bermain salju memang  menggunakan kacamata gelap, agar tidak mengalami kebutaan sesaat (snow  blindness).
</description><content:encoded>KETIKA ditanyakan apakah hitam adalah warna 99,99 persen orang pastinya menjawab hitam sebagai warna. Tapi, sebenarnya hitam bukan warna loh, hitam adalah ketika permukaan yang molekul-molekulnya menyerap semua cahaya.

Ketika menyerap semua cahaya, spektrum panjang gelombang cahaya yang jatuh ke atasnya nyaris tidak terpantulkan.  Sebagai gambaran, ketika kita melihat beda apapun yang berada di bawah bayang-bayang maka warnanya akan menjadi hitam, sampi kita bawa ke tempat yang memiliki cahaya maka kita baru bisa menentukan warnanya.

BACA JUGA:
Kenapa Ayam Berkokok di Pagi Hari?


&quot;Maka, hitam bukan warna sesungguhnya, karena kita mendefinisikan warna berdasarkan kombinasi tertentu panjang gelombang cahaya yang terpantul ke mata kita,&quot; tulis Robert L Wolke dalam bukunya.

Tetapi, karena ada sebagian cahaya yang terpantul ke mata kita, maka kita dapat melihat benda hitam tersebut. Cahaya yang dipantulkan benda &quot;berwarna&quot; hitam pun berasal dari kenyataan bahwa permukaan benda itu mempunyai bagian-bagian mengilap. Maka, benda itu memantulkan sebagian cahaya yang datangnya kurang telak.

BACA JUGA:
Menurut Sains, Ini Warna yang Disukai dan Dibenci Nyamuk


Itu sebabnya ada istilah &quot;hitam terang&quot; dan &quot;hitam gelap&quot;, tergantung tingkat kekilapan mikroskopis pada permukaan benda bersangkutan. Cobalah pergi ke toko peralatan yang barang- barangnya kebanyakan bercat hitam, semua sama-sama hitam, tetapi pemantulan masing-masing berbeda, dari hitam buram sampai hitam mengilap.

&quot;Di atas, saya mengatakan bahwa ketika cahaya menyentuh air secara tegak lurus, sebagian besar masuk menembusnya tanpa dipantulkan. Yang ditekankan di sini adalah kata &quot;tegak lurus&quot;,&quot; katanya.&quot;Kita pasti sudah tahu, permukaan air dapat menjadi reflektor yang  baik sekali apabila cahaya menyentuhnya tidak tegak lurus-pada sudut  miring. Di sebuah danau, ketika matahari masih rendah, misalnya,  pantulannya pada air sangat menyilaukan,&quot; jelas dia.

Fenomena yang sama juga terjadi ketika cahaya matahari menerpa  hamparan salju. Betul salju terbentuk dari kristal-kristal es yang  transparan, tetapi karena kristal itu banyak sekali, masing-masing  dengan bentuk sangat rumit, dari arah mana pun cahaya matahari pasti  menemukan bidang-bidang kristal yang miring maka cahayanya dipantulkan  ke mana-mana.

Oleh karena itu, mereka yang keluar untuk bermain salju memang  menggunakan kacamata gelap, agar tidak mengalami kebutaan sesaat (snow  blindness).
</content:encoded></item></channel></rss>
