<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pakai Batik, Pemilik ChatGPT Mampir Lagi ke Indonesia</title><description>Dia tanpa sungkan menggunakan pakaian khas Indonesia, batik.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/14/54/2830778/pakai-batik-pemilik-chatgpt-mampir-lagi-ke-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/14/54/2830778/pakai-batik-pemilik-chatgpt-mampir-lagi-ke-indonesia"/><item><title>Pakai Batik, Pemilik ChatGPT Mampir Lagi ke Indonesia</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/14/54/2830778/pakai-batik-pemilik-chatgpt-mampir-lagi-ke-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/14/54/2830778/pakai-batik-pemilik-chatgpt-mampir-lagi-ke-indonesia</guid><pubDate>Rabu 14 Juni 2023 15:52 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/14/54/2830778/pakai-batik-pemilik-chatgpt-mampir-lagi-ke-indonesia-NODsbsyWEY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">CEO ChatGPT Sam Altman. (Foto: MNC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/14/54/2830778/pakai-batik-pemilik-chatgpt-mampir-lagi-ke-indonesia-NODsbsyWEY.jpg</image><title>CEO ChatGPT Sam Altman. (Foto: MNC)</title></images><description>APLIKASI ChatGPT buatan OpenAI memang berhasil menggaet 100 juta pengguna hanya dalam waktu dua bulan saja sejak diluncurkan akhir November lalu. Swiss Bank UBS pun menyebut ChatGPT sebagai aplikasi dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah, meskipun chatbot tersebut belum jelas apakah digolongkan sebagai aplikasi atau tidak.

Tentu saja agar pertumbuhannya tetap stabil, OpenAI kerap melakukan sosialisasi terkait pemanfaatan terkait chatbot. Dengan demikian, maka orang tidak lagi takut dengan perkembangan AI.

BACA JUGA:
Kenapa Ayam Berkokok di Pagi Hari?


Bos OpenAI, Sam Altman menyapa masyarakat Indonesia dalam acara bertajuk &quot;Conversation with Sam Altman&quot; yang digelar di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. Uniknya, Sam tampak melokal dengan mengenakan batik.

Tidak seperti petinggi raksasa teknologi kebanyakan yang mampir ke Indonesia, Sam terlihat akrab dengan budaya Tanah Air. Ia tanpa sungkan menggunakan pakaian khas Indonesia, batik dengan corak yang ramai didominasi warna hitam merah. &quot;Iya, saya mengenakan batik,&quot; kata Sam saat disapa.

BACA JUGA:
Pororo si Kucing Viral di TikTok Itu Jenis Apa?


Diketahui, bahwa ini bukan pertama kalinya Sam bertandang ke Indonesia. Pria di balik kesuksesan chatbot berbasis AI popular ChatGPT itu mengaku sudah pernah beberapa Kali ke Indonesia sebelumnya. &quot;Saya sudah ke sini beberapa kali sebelumnya,&quot; ungkap Sam Altman di sela-sela sambutannya.

Kehadiran Sam di Indonesia sendiri difasilitasi oleh KORIKA bersama dengan GDP Venture yang merupakan penyelenggara acara. Di sini Sam berbicara soal teknologi AI dan tak lupa membuka sesi tanya jawab kepada peserta.Ini tak lepas dari misi utama, yakni memperluas pemahaman masyarakat  tentang teknologi AI. Di mana dalam acara juga turut hadir Menteri  Pendidikan dan Kebudayaan serta Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek)  Nadiem Makarim.

Sekadar informasi, dihimpun dari TechSpot, lebih dari satu juta orang  menggunakan ChatGPT dalam waktu lima hari sejak peluncurannya. Ini  menempatkan ChatGPT di atas TikTok, yang membutuhkan waktu sembilan  bulan untuk mencapai 100 juta pengguna.

Dibandingkan dengan Instagram, pencapaian ChatGPT jauh lebih  gemilang. Seperti diketahui, platform media sosial untuk berbagi  berbagai konten milik Meta itu membutuhkan waktu sekitar dua setengah  tahun untuk mencapai angka yang sama.

Dengan semakin populernya ChatGPT, OpenAI juga telah mengonfirmasi  bahwa mereka akan meluncurkan paket ChatGPT berbayar dan akan lebih  dahulu melakukan uji coba untuk paket premium yang diberi nama ChatGPT  Plus tersebut.
</description><content:encoded>APLIKASI ChatGPT buatan OpenAI memang berhasil menggaet 100 juta pengguna hanya dalam waktu dua bulan saja sejak diluncurkan akhir November lalu. Swiss Bank UBS pun menyebut ChatGPT sebagai aplikasi dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah, meskipun chatbot tersebut belum jelas apakah digolongkan sebagai aplikasi atau tidak.

Tentu saja agar pertumbuhannya tetap stabil, OpenAI kerap melakukan sosialisasi terkait pemanfaatan terkait chatbot. Dengan demikian, maka orang tidak lagi takut dengan perkembangan AI.

BACA JUGA:
Kenapa Ayam Berkokok di Pagi Hari?


Bos OpenAI, Sam Altman menyapa masyarakat Indonesia dalam acara bertajuk &quot;Conversation with Sam Altman&quot; yang digelar di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat. Uniknya, Sam tampak melokal dengan mengenakan batik.

Tidak seperti petinggi raksasa teknologi kebanyakan yang mampir ke Indonesia, Sam terlihat akrab dengan budaya Tanah Air. Ia tanpa sungkan menggunakan pakaian khas Indonesia, batik dengan corak yang ramai didominasi warna hitam merah. &quot;Iya, saya mengenakan batik,&quot; kata Sam saat disapa.

BACA JUGA:
Pororo si Kucing Viral di TikTok Itu Jenis Apa?


Diketahui, bahwa ini bukan pertama kalinya Sam bertandang ke Indonesia. Pria di balik kesuksesan chatbot berbasis AI popular ChatGPT itu mengaku sudah pernah beberapa Kali ke Indonesia sebelumnya. &quot;Saya sudah ke sini beberapa kali sebelumnya,&quot; ungkap Sam Altman di sela-sela sambutannya.

Kehadiran Sam di Indonesia sendiri difasilitasi oleh KORIKA bersama dengan GDP Venture yang merupakan penyelenggara acara. Di sini Sam berbicara soal teknologi AI dan tak lupa membuka sesi tanya jawab kepada peserta.Ini tak lepas dari misi utama, yakni memperluas pemahaman masyarakat  tentang teknologi AI. Di mana dalam acara juga turut hadir Menteri  Pendidikan dan Kebudayaan serta Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek)  Nadiem Makarim.

Sekadar informasi, dihimpun dari TechSpot, lebih dari satu juta orang  menggunakan ChatGPT dalam waktu lima hari sejak peluncurannya. Ini  menempatkan ChatGPT di atas TikTok, yang membutuhkan waktu sembilan  bulan untuk mencapai 100 juta pengguna.

Dibandingkan dengan Instagram, pencapaian ChatGPT jauh lebih  gemilang. Seperti diketahui, platform media sosial untuk berbagi  berbagai konten milik Meta itu membutuhkan waktu sekitar dua setengah  tahun untuk mencapai angka yang sama.

Dengan semakin populernya ChatGPT, OpenAI juga telah mengonfirmasi  bahwa mereka akan meluncurkan paket ChatGPT berbayar dan akan lebih  dahulu melakukan uji coba untuk paket premium yang diberi nama ChatGPT  Plus tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
