<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemilik Twitter Blue Bakal Punya Fitur Anti-Teror, Tak Akan Terima DM kalau Tak Follback</title><description>Twitter tidak akan mengirimkan DM itu jika orang yang Anda kirimkan pesan tidak mengikuti Anda di Twitter.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/14/54/2830705/pemilik-twitter-blue-bakal-punya-fitur-anti-teror-tak-akan-terima-dm-kalau-tak-follback</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/14/54/2830705/pemilik-twitter-blue-bakal-punya-fitur-anti-teror-tak-akan-terima-dm-kalau-tak-follback"/><item><title>Pemilik Twitter Blue Bakal Punya Fitur Anti-Teror, Tak Akan Terima DM kalau Tak Follback</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/14/54/2830705/pemilik-twitter-blue-bakal-punya-fitur-anti-teror-tak-akan-terima-dm-kalau-tak-follback</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/14/54/2830705/pemilik-twitter-blue-bakal-punya-fitur-anti-teror-tak-akan-terima-dm-kalau-tak-follback</guid><pubDate>Rabu 14 Juni 2023 16:17 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Sibarani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/14/54/2830705/pemilik-twitter-blue-bakal-punya-fitur-anti-teror-tak-akan-terima-dm-kalau-tak-follback-jaZMOJoCsn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Twitter. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/14/54/2830705/pemilik-twitter-blue-bakal-punya-fitur-anti-teror-tak-akan-terima-dm-kalau-tak-follback-jaZMOJoCsn.jpg</image><title>Twitter. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>TWITTER memang berusaha untuk mengembalikan cashflow mereka ke garis positif, setelah dibeli oleh Elon Musk. Memang, bisnis iklan Twitter terpukul sejak Elon Musk mengambil alih.

Oleh karena itu, Linda Yaccarino yang memiliki latar belakang sebagai kepala periklanan untuk Comcast Corp's NBCUniversal pun direkrut untuk menjadi CEO Twitter. Setelah menjadi Twitter, Linda  pun menerapkan beberapa perubahan di Twitter agar semakin untung.

Bahkan, kini Twitter akan mengenakan biaya bagi pengguna yang ingin mengirim pesan ke orang lain yang tidak mengikuti balik. Jelasnya, Anda tidak akan seperti dulu lagi dalam mengirim pesan langsung atau Direct Message (DM) ke semua pengguna Twitter.

BACA JUGA:
Berita Buruk, DM untuk Pengguna Twitter Gratisan Bakal Dibatasi


Dulu setiap pengguna dapat dengan bebas mengirimkan DM ke pengguna Twitter lain yang mereka inginkan. Hanya saja kali ini aturannya berbeda. Twitter tidak akan mengirimkan DM itu jika orang yang Anda kirimkan pesan tidak mengikuti Anda di Twitter.

Namun layanan itu masih ada syaratnya. Akun Twitter Daily News mengatakan layanan istimewa tersebut hanya diberikan untuk pengguna Twitter dengan centang biru atau yang sudah membayar untuk diverifikasi.

BACA JUGA:
Kenapa Ayam Berkokok di Pagi Hari?


Jadinya setiap pemilik akun Twitter centang biru tidak akan menerima DM dari orang-orang yang tidak ada dalam lingkaran mereka. Artinya peluang mengirimkan DM ke orang lain masih bisa selama orang yang mengirimkan pesan tersebut sama-sama tidak centang biru.

&quot;Layanan ini diberikan kepada pengguna Twitter centang biru. Layanan ini juga berlaku untuk group chat yang ada di Twitter,&quot; tulis akun Twitter Daily News.Lebih lanjut pemilik Twitter Elon Musk mengatakan kebijakan itu  diambil karena banyaknya keluhan pengguna Twitter akan DM berbentuk  spam. Kebijakan itu diharapkan akan menekan jumlah spam yang sangat  tinggi di Twitter.

&quot;Seperti yang sudah saya katakan berkali-kali, semakin sulit  membedakan bot AI di Twitter. Namun dalam waktu dekat itu akan selesai.  Jejaring sosial yang bisa bertahan adalah yang terverifikasi,&quot; ujar Elon  Musk.

Situs Mashable mengatakan kebijakan baru tersebut diperkirakan akan  mengganggu cara kerja jurnalis dalam memanfaatkan Twitter. Pasalnya  banyak jurnalis mengirimkan DM ke beberapa nara sumber yang mereka  inginkan untuk memberikan keterangan.

BACA JUGA:
Pororo si Kucing Viral di TikTok Itu Jenis Apa?


Kebijakan baru Twitter itu bakal mempersulit kerja mereka karena DM  tidak akan terkirim kecuali nara sumber tersembut telah mengikuti balik  akun Twitter jurnalis tersebut. Otomatis mau tidak mau pengguna Twitter  yang memang ingin tetap bisa mengirimkan pesan harus membayar untuk  verifikasi.

&quot;Banyak jurnalis mengirim DM ke seseorang yang tidak mengenal atau  tidak mengikuti balik untuk meminta izin dalam menggunakan konten,  meminta wawancara , atau cek fakta sebuah cerita,&quot; terang Mashable.
</description><content:encoded>TWITTER memang berusaha untuk mengembalikan cashflow mereka ke garis positif, setelah dibeli oleh Elon Musk. Memang, bisnis iklan Twitter terpukul sejak Elon Musk mengambil alih.

Oleh karena itu, Linda Yaccarino yang memiliki latar belakang sebagai kepala periklanan untuk Comcast Corp's NBCUniversal pun direkrut untuk menjadi CEO Twitter. Setelah menjadi Twitter, Linda  pun menerapkan beberapa perubahan di Twitter agar semakin untung.

Bahkan, kini Twitter akan mengenakan biaya bagi pengguna yang ingin mengirim pesan ke orang lain yang tidak mengikuti balik. Jelasnya, Anda tidak akan seperti dulu lagi dalam mengirim pesan langsung atau Direct Message (DM) ke semua pengguna Twitter.

BACA JUGA:
Berita Buruk, DM untuk Pengguna Twitter Gratisan Bakal Dibatasi


Dulu setiap pengguna dapat dengan bebas mengirimkan DM ke pengguna Twitter lain yang mereka inginkan. Hanya saja kali ini aturannya berbeda. Twitter tidak akan mengirimkan DM itu jika orang yang Anda kirimkan pesan tidak mengikuti Anda di Twitter.

Namun layanan itu masih ada syaratnya. Akun Twitter Daily News mengatakan layanan istimewa tersebut hanya diberikan untuk pengguna Twitter dengan centang biru atau yang sudah membayar untuk diverifikasi.

BACA JUGA:
Kenapa Ayam Berkokok di Pagi Hari?


Jadinya setiap pemilik akun Twitter centang biru tidak akan menerima DM dari orang-orang yang tidak ada dalam lingkaran mereka. Artinya peluang mengirimkan DM ke orang lain masih bisa selama orang yang mengirimkan pesan tersebut sama-sama tidak centang biru.

&quot;Layanan ini diberikan kepada pengguna Twitter centang biru. Layanan ini juga berlaku untuk group chat yang ada di Twitter,&quot; tulis akun Twitter Daily News.Lebih lanjut pemilik Twitter Elon Musk mengatakan kebijakan itu  diambil karena banyaknya keluhan pengguna Twitter akan DM berbentuk  spam. Kebijakan itu diharapkan akan menekan jumlah spam yang sangat  tinggi di Twitter.

&quot;Seperti yang sudah saya katakan berkali-kali, semakin sulit  membedakan bot AI di Twitter. Namun dalam waktu dekat itu akan selesai.  Jejaring sosial yang bisa bertahan adalah yang terverifikasi,&quot; ujar Elon  Musk.

Situs Mashable mengatakan kebijakan baru tersebut diperkirakan akan  mengganggu cara kerja jurnalis dalam memanfaatkan Twitter. Pasalnya  banyak jurnalis mengirimkan DM ke beberapa nara sumber yang mereka  inginkan untuk memberikan keterangan.

BACA JUGA:
Pororo si Kucing Viral di TikTok Itu Jenis Apa?


Kebijakan baru Twitter itu bakal mempersulit kerja mereka karena DM  tidak akan terkirim kecuali nara sumber tersembut telah mengikuti balik  akun Twitter jurnalis tersebut. Otomatis mau tidak mau pengguna Twitter  yang memang ingin tetap bisa mengirimkan pesan harus membayar untuk  verifikasi.

&quot;Banyak jurnalis mengirim DM ke seseorang yang tidak mengenal atau  tidak mengikuti balik untuk meminta izin dalam menggunakan konten,  meminta wawancara , atau cek fakta sebuah cerita,&quot; terang Mashable.
</content:encoded></item></channel></rss>
