<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Messi Vs Ronaldo, Ini Pemain Terbaik Dunia dari Kacamata Sains</title><description>Berdasarkan perhitungan sains yang terbaik adalah..</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/09/56/2827868/messi-vs-ronaldo-ini-pemain-terbaik-dunia-dari-kacamata-sains</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/09/56/2827868/messi-vs-ronaldo-ini-pemain-terbaik-dunia-dari-kacamata-sains"/><item><title>Messi Vs Ronaldo, Ini Pemain Terbaik Dunia dari Kacamata Sains</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/09/56/2827868/messi-vs-ronaldo-ini-pemain-terbaik-dunia-dari-kacamata-sains</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/09/56/2827868/messi-vs-ronaldo-ini-pemain-terbaik-dunia-dari-kacamata-sains</guid><pubDate>Jum'at 09 Juni 2023 12:13 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Sibarani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/09/56/2827868/messi-vs-ronaldo-ini-pemain-terbaik-dunia-dari-kacamata-sains-h5xi2dZqaj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Messi Vs Ronaldo. (Foto: dailymail)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/09/56/2827868/messi-vs-ronaldo-ini-pemain-terbaik-dunia-dari-kacamata-sains-h5xi2dZqaj.jpg</image><title>Messi Vs Ronaldo. (Foto: dailymail)</title></images><description>NAMA Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo memang kerap dibanding-bandingkan jika kita berbicara siapa pemain sepakbola terbaik di era ini. Keduanya pun sudah mencetak prestasi yang sulit untuk disaingi oleh pemain lain.
Bagi penggemar Lionel Messi, pesepakbola dari Argentina itu adalah yang terbaik sejagad. Mereka bahkan melabeli Leo, panggilan akrab Lionel Messi, dengan sebutan GOAT atau Greatest of All Time yang artinya terbaik sepanjang masa.
Begitu juga dengan penggemar Cristiano Ronaldo yang menganggap pesepakbola Portugal itu adalah yang terbaik sepanjang masa. Dedikasi dan kerja kerasnya dianggap jadi sebuah hal yang patut diapresiasi dari sosok Cristiano Ronaldo.

BACA JUGA:
8 Alasan Kenapa Bapak Kucing Makan Anaknya

Terpaut 3 tahun, keduanya memang memiliki perbedaan kontras lainnya. Ronaldo yang kini berusia 38 tahun memiliki tinggi 1,89 meter, sementara Messi yang masih 35 tahun memiliki tinggi 1,7 meter. Tapi ternyata ada pembeda lain di antara keduanya jika kita menggunakan perhitungan sains. Apa itu?
Dr Ian Graham, ilmuwan Inggris yang sebentar lagi akan menduduki posisi Direktur Riset Liverpool FC, mengatakan berdasarkan perhitungan sains yang terbaik adalah Lionel Messi. Hal itu diungkap oleh Dr Ian Graham baru-baru ini di ajang Cheltenham Science Festival.



Menurut Dr Ian Graham, hasil itu merupakan perhitungan peringkat yang menggunakan algortima canggih untuk mengevaluasi kontribusi kedua pemain yakni Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Dari situ diketahui Lionel Messi yang baru-baru ini bergabung dengan klub sepak bola Amerika Serikat, Inter Miami, jauh lebih unggul dibanding Cristiano Ronaldo yang saat ini bergabung dengan klub sepakbola Al-Nassr FC.

BACA JUGA:
Menurut Sains, Ini Warna yang Disukai dan Dibenci Nyamuk

Dr Ian Graham mengatakan faktor penilaian yang sangat mempengaruhi algoritma adalah posisi kedua pesepakbola. Lionel Messi merupakan gelandang serang. Beda dengan Cristiano Ronaldo yang sering mengisi posisi penyerang atau striker.
&amp;ldquo;Peluang yang dia ciptakan untuk rekan satu timnya jauh lebih besar daripada Ronaldo. Messi melakukan dua pekerjaan dengan cemerlang. Ronaldo melakukan satu pekerjaan dengan cemerlang. Itulah bedanya,&quot; jelas Dr Ian Graham.Dari segi jumlah gol, Dr Ian Graham mengatakan Cristiano Ronaldo  memang tidak bisa diragukan sebagai yang terbaik di dunia. Saat ini dia  berada di posisi pertama dengan jumlah 830 gol sepanjang karir.  Sebaliknya Lionel Messi masih tercecer jauh karena baru mengoleksi 702  gol.
Namun jumlah gol yang diraih Cristiano Ronaldo terwujud karena  kebanyakan dicetak dari titik putih atau penalti. Hal itu menurut sains  sedikit jauh lebih mudah dibandingkan proses gol yang dilahirkan melalui  proses kerja sama tim.
Persentase gol yang dilakukan dari titik penalti hampir mencapai 75  persen. Jauh lebih tinggi dibandingkan gol yang didapat saat  pertandingan berjalan.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Nyamuk Sering Terbang di Dekat Telinga?

&quot;Ronaldo diuntungkan dengan persentase gol besar yang didapat dari  titik penalti. Jika gol dari penalti tidak dihitung maka Lionel Messi  lebih besar jumlah golnya dibandingkan Ronaldo,&quot; jelasnya.
Dr Ian Graham mengatakan penilaian berdasarkan sains ini memang boleh  diperdebatkan. Hanya saja penilaian kriteria sains justru sudah sangat  diterima untuk membantu mendongkrak prestasi.
Penilaian berdasarkan sains justru bisa jadi analisa yang  komprehensif dalam menguji performa pemain. Ini beda dengan yang terjadi  pada pertengahan 2000-an dimana analis hanya memiliki data dasar  tentang gol, tembakan, sepak pojok, dan kartu kuning.
Saat ini klub sepak bola seperti Liverpool melacak data pemain secara  komperehensif. Sains bisa memberikan penilaian kepada semua pemain  bahkan saat tidak menguasai bola. Hal itu justru dijadikan patokan dalam  membentuk pelatihan dan perekrutan pemain di masa depan.</description><content:encoded>NAMA Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo memang kerap dibanding-bandingkan jika kita berbicara siapa pemain sepakbola terbaik di era ini. Keduanya pun sudah mencetak prestasi yang sulit untuk disaingi oleh pemain lain.
Bagi penggemar Lionel Messi, pesepakbola dari Argentina itu adalah yang terbaik sejagad. Mereka bahkan melabeli Leo, panggilan akrab Lionel Messi, dengan sebutan GOAT atau Greatest of All Time yang artinya terbaik sepanjang masa.
Begitu juga dengan penggemar Cristiano Ronaldo yang menganggap pesepakbola Portugal itu adalah yang terbaik sepanjang masa. Dedikasi dan kerja kerasnya dianggap jadi sebuah hal yang patut diapresiasi dari sosok Cristiano Ronaldo.

BACA JUGA:
8 Alasan Kenapa Bapak Kucing Makan Anaknya

Terpaut 3 tahun, keduanya memang memiliki perbedaan kontras lainnya. Ronaldo yang kini berusia 38 tahun memiliki tinggi 1,89 meter, sementara Messi yang masih 35 tahun memiliki tinggi 1,7 meter. Tapi ternyata ada pembeda lain di antara keduanya jika kita menggunakan perhitungan sains. Apa itu?
Dr Ian Graham, ilmuwan Inggris yang sebentar lagi akan menduduki posisi Direktur Riset Liverpool FC, mengatakan berdasarkan perhitungan sains yang terbaik adalah Lionel Messi. Hal itu diungkap oleh Dr Ian Graham baru-baru ini di ajang Cheltenham Science Festival.



Menurut Dr Ian Graham, hasil itu merupakan perhitungan peringkat yang menggunakan algortima canggih untuk mengevaluasi kontribusi kedua pemain yakni Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Dari situ diketahui Lionel Messi yang baru-baru ini bergabung dengan klub sepak bola Amerika Serikat, Inter Miami, jauh lebih unggul dibanding Cristiano Ronaldo yang saat ini bergabung dengan klub sepakbola Al-Nassr FC.

BACA JUGA:
Menurut Sains, Ini Warna yang Disukai dan Dibenci Nyamuk

Dr Ian Graham mengatakan faktor penilaian yang sangat mempengaruhi algoritma adalah posisi kedua pesepakbola. Lionel Messi merupakan gelandang serang. Beda dengan Cristiano Ronaldo yang sering mengisi posisi penyerang atau striker.
&amp;ldquo;Peluang yang dia ciptakan untuk rekan satu timnya jauh lebih besar daripada Ronaldo. Messi melakukan dua pekerjaan dengan cemerlang. Ronaldo melakukan satu pekerjaan dengan cemerlang. Itulah bedanya,&quot; jelas Dr Ian Graham.Dari segi jumlah gol, Dr Ian Graham mengatakan Cristiano Ronaldo  memang tidak bisa diragukan sebagai yang terbaik di dunia. Saat ini dia  berada di posisi pertama dengan jumlah 830 gol sepanjang karir.  Sebaliknya Lionel Messi masih tercecer jauh karena baru mengoleksi 702  gol.
Namun jumlah gol yang diraih Cristiano Ronaldo terwujud karena  kebanyakan dicetak dari titik putih atau penalti. Hal itu menurut sains  sedikit jauh lebih mudah dibandingkan proses gol yang dilahirkan melalui  proses kerja sama tim.
Persentase gol yang dilakukan dari titik penalti hampir mencapai 75  persen. Jauh lebih tinggi dibandingkan gol yang didapat saat  pertandingan berjalan.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Nyamuk Sering Terbang di Dekat Telinga?

&quot;Ronaldo diuntungkan dengan persentase gol besar yang didapat dari  titik penalti. Jika gol dari penalti tidak dihitung maka Lionel Messi  lebih besar jumlah golnya dibandingkan Ronaldo,&quot; jelasnya.
Dr Ian Graham mengatakan penilaian berdasarkan sains ini memang boleh  diperdebatkan. Hanya saja penilaian kriteria sains justru sudah sangat  diterima untuk membantu mendongkrak prestasi.
Penilaian berdasarkan sains justru bisa jadi analisa yang  komprehensif dalam menguji performa pemain. Ini beda dengan yang terjadi  pada pertengahan 2000-an dimana analis hanya memiliki data dasar  tentang gol, tembakan, sepak pojok, dan kartu kuning.
Saat ini klub sepak bola seperti Liverpool melacak data pemain secara  komperehensif. Sains bisa memberikan penilaian kepada semua pemain  bahkan saat tidak menguasai bola. Hal itu justru dijadikan patokan dalam  membentuk pelatihan dan perekrutan pemain di masa depan.</content:encoded></item></channel></rss>
