<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mark Zuckerberg Sebut Headset Terbaru Apple Terlalu Mahal, Cemas Kan Kau?</title><description>Salah satu yang merasa cemas dengan kehadiran Vision Pro adalah CEO Meta Mark Zuckerberg.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/09/54/2827895/mark-zuckerberg-sebut-headset-terbaru-apple-terlalu-mahal-cemas-kan-kau</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/09/54/2827895/mark-zuckerberg-sebut-headset-terbaru-apple-terlalu-mahal-cemas-kan-kau"/><item><title>Mark Zuckerberg Sebut Headset Terbaru Apple Terlalu Mahal, Cemas Kan Kau?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/09/54/2827895/mark-zuckerberg-sebut-headset-terbaru-apple-terlalu-mahal-cemas-kan-kau</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/09/54/2827895/mark-zuckerberg-sebut-headset-terbaru-apple-terlalu-mahal-cemas-kan-kau</guid><pubDate>Jum'at 09 Juni 2023 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/09/54/2827895/mark-zuckerberg-sebut-headset-terbaru-apple-terlalu-mahal-cemas-kan-kau-ucQa85Cyvq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mark Zuckerberg. (Foto: Facebook)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/09/54/2827895/mark-zuckerberg-sebut-headset-terbaru-apple-terlalu-mahal-cemas-kan-kau-ucQa85Cyvq.jpg</image><title>Mark Zuckerberg. (Foto: Facebook)</title></images><description>KEHADIRAN headset canggih Apple, Vision Pro, memang membuat cemas banyak pesaingnya. Pasalnya, tidak seperti kebanyakan pungawa Virtual Reality (VR) atau Augmented Reality (AR), Vision Pro tidak memisahkan melainkan menggabungkan fungsi keduanya.

Nah, salah satu yang merasa cemas dengan kehadiran Vision Pro adalah CEO Meta Mark Zuckerberg. Setelah pengumuman headset Apple tersebut, Zuckerberg pun langsung mengeluarkan pernyataaan bahwa Vision Pro tidak memiliki solusi ajaib dan mahal.

BACA JUGA:
Apple Akhirnya Rilis VR Super Canggih, Harganya Rp52 Juta


Sebagaimana dihimpun dari MacRumors, Alex Heath dari The Verge mengungkap bahwa Zuckerberg menanggapi sinis kehadiran Vision Pro beberapa hari lalu. Zuckerberg bahkan menyebutnya tak lebih baik dari Quest 3.

Zuckerberg menambahkan, pengumuman Apple benar-benar menunjukkan perbedaan dalam nilai dan visi yang dibawa oleh Meta. Di mana Meta memiliki tujun untuk menawarkan produk yang bisa dijangkau oleh semua orang.

BACA JUGA:
Sederet Alasan Pengguna Andorid Mulai Pindah ke iPhone, Harga Bukan Faktor Utama


Sekadar informasi, Vision Pro akan dijual dengan harga USD3.499 (Rp 52 juta) sedangkan Quest 3 dijual dengan harga USD499 (Rp 7,4 juta) dan Quest Pro dijual dengan harga USD999 (14,8 juta). Zuckerberg menilai harga Vision Pro 7 kali lebih mahal dibanding Quest 3 yang baru diumumkan.

Menurut Zuckerberg, tujuan Meta dengan metaverse adalah secara fundamental sosial, sedangkan Vision Pro tampaknya lebih terisolasi. Dia mengakui bahwa pendekatan Apple bisa menjadi visi masa depan komputasi, tetapi tidak seperti yang diharapkan.&quot;Dari apa yang saya lihat pada awalnya, menurut saya kabar baiknya  adalah bahwa tidak ada solusi magis yang mereka miliki untuk kendala  apapun pada hukum dan fisika yang belum dieksplorasi dan dipikirkan oleh  tim kami,&quot; kata Zuckerberg.

&quot;Harganya tujuh kali lebih mahal dan sekarang membutuhkan begitu  banyak energi sehingga sekarang Anda memerlukan baterai dan kabel yang  terpasang padanya untuk menggunakannya,&quot; lanjut Zuckerberg.

Meski demikian, Zuckerberg mengaku belum pernah melihat Apple Vision  Pro secara langsung. Ia pun menyatkan ingin belajar lebih banyak dan  ingin merasakan sensasi menggunakan perangkat yang baru saja diumumkan  di WWDC itu.
</description><content:encoded>KEHADIRAN headset canggih Apple, Vision Pro, memang membuat cemas banyak pesaingnya. Pasalnya, tidak seperti kebanyakan pungawa Virtual Reality (VR) atau Augmented Reality (AR), Vision Pro tidak memisahkan melainkan menggabungkan fungsi keduanya.

Nah, salah satu yang merasa cemas dengan kehadiran Vision Pro adalah CEO Meta Mark Zuckerberg. Setelah pengumuman headset Apple tersebut, Zuckerberg pun langsung mengeluarkan pernyataaan bahwa Vision Pro tidak memiliki solusi ajaib dan mahal.

BACA JUGA:
Apple Akhirnya Rilis VR Super Canggih, Harganya Rp52 Juta


Sebagaimana dihimpun dari MacRumors, Alex Heath dari The Verge mengungkap bahwa Zuckerberg menanggapi sinis kehadiran Vision Pro beberapa hari lalu. Zuckerberg bahkan menyebutnya tak lebih baik dari Quest 3.

Zuckerberg menambahkan, pengumuman Apple benar-benar menunjukkan perbedaan dalam nilai dan visi yang dibawa oleh Meta. Di mana Meta memiliki tujun untuk menawarkan produk yang bisa dijangkau oleh semua orang.

BACA JUGA:
Sederet Alasan Pengguna Andorid Mulai Pindah ke iPhone, Harga Bukan Faktor Utama


Sekadar informasi, Vision Pro akan dijual dengan harga USD3.499 (Rp 52 juta) sedangkan Quest 3 dijual dengan harga USD499 (Rp 7,4 juta) dan Quest Pro dijual dengan harga USD999 (14,8 juta). Zuckerberg menilai harga Vision Pro 7 kali lebih mahal dibanding Quest 3 yang baru diumumkan.

Menurut Zuckerberg, tujuan Meta dengan metaverse adalah secara fundamental sosial, sedangkan Vision Pro tampaknya lebih terisolasi. Dia mengakui bahwa pendekatan Apple bisa menjadi visi masa depan komputasi, tetapi tidak seperti yang diharapkan.&quot;Dari apa yang saya lihat pada awalnya, menurut saya kabar baiknya  adalah bahwa tidak ada solusi magis yang mereka miliki untuk kendala  apapun pada hukum dan fisika yang belum dieksplorasi dan dipikirkan oleh  tim kami,&quot; kata Zuckerberg.

&quot;Harganya tujuh kali lebih mahal dan sekarang membutuhkan begitu  banyak energi sehingga sekarang Anda memerlukan baterai dan kabel yang  terpasang padanya untuk menggunakannya,&quot; lanjut Zuckerberg.

Meski demikian, Zuckerberg mengaku belum pernah melihat Apple Vision  Pro secara langsung. Ia pun menyatkan ingin belajar lebih banyak dan  ingin merasakan sensasi menggunakan perangkat yang baru saja diumumkan  di WWDC itu.
</content:encoded></item></channel></rss>
