<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menurut Sains, Ini Warna yang Disukai dan Dibenci Nyamuk</title><description>Penelitan dilakukan dengan mengamati nyamuk berperilaku dengan berbagai aroma dan isyarat visual.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/08/56/2827552/menurut-sains-ini-warna-yang-disukai-dan-dibenci-nyamuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/08/56/2827552/menurut-sains-ini-warna-yang-disukai-dan-dibenci-nyamuk"/><item><title>Menurut Sains, Ini Warna yang Disukai dan Dibenci Nyamuk</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/08/56/2827552/menurut-sains-ini-warna-yang-disukai-dan-dibenci-nyamuk</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/08/56/2827552/menurut-sains-ini-warna-yang-disukai-dan-dibenci-nyamuk</guid><pubDate>Kamis 08 Juni 2023 21:22 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/08/56/2827552/menurut-sains-ini-warna-yang-disukai-dan-dibenci-nyamuk-wXAIdVDJuB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warna yang Dibenci dan Disukai Nyamuk. (Foto: NDTV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/08/56/2827552/menurut-sains-ini-warna-yang-disukai-dan-dibenci-nyamuk-wXAIdVDJuB.jpg</image><title>Warna yang Dibenci dan Disukai Nyamuk. (Foto: NDTV)</title></images><description>MENURUT sains ada beberapa warna yang disukai dan dibenci nyamuk, tidak heran jika ketika kita menggunakan baju dengan warna-warna tertentu maka kita lebih sering dihinggapi oleh nyamuk.

Berdasarkan studi baru dari peneliti di University of Washington, ternyata ada beberapa warna yang terlihat lebih menarik bagi nyamuk. Dengan menggunakan warna itu pun kita bisa menghindari nyamuk aedes aegypti, penyebab demam berdarah, virus Zika, dan chikungunya yang mematikan.

Penelitan dilakukan dengan mengamati nyamuk berperilaku dengan berbagai aroma dan isyarat visual, akhirnya para ilmuwan bisa mengidentifikasi warna pakaian mana yang memikat lebih banyak nyamuk. Mengutip Ny Post, dari hasil studi penelitian yang dipublikasikan melalui jurnal Nature Communications, berikut warna-warna yang menaik dan tidak menarik bagi nyamuk.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Nyamuk Sering Terbang di Dekat Telinga?


Warna yang Menarik Nyamuk:
- Merah
- Oranye
- Hitam
- Cyan (warna biru kehijauan salah satu subtraktif primer dengan warna merah)

BACA JUGA:
7 Hewan yang Berhasil Dikloning, Ada Domba hingga Serigala


Warna yang Dihindari Nyamuk
- Hijau
- Ungu
- Biru
- Putih

Disebutkan profesor Biologi University of Washington, Profesor Jeffrey Riffell, selain warna, semua udara panas yang manusia hembuskan khususnya karbon dioksida juga sangat menarik minat nyamuk.Prof. Jeffrey yang juga penulis studi penelitian menyebut, nyamuk  tampaknya menggunakan bau untuk membantu mereka membedakan apa yang ada  di dekatnya, seperti inang untuk digigit.

&quot;Saat nyamuk mencium senyawa tertentu, seperti karbon dioksida dari  napas kita, aroma itu merangsang mata untuk memindai warna tertentu dan  pola visual lainnya, yang terkait dengan inang yang potensial untuk  didatangi,&amp;rdquo; kata

Bahkan setelah menyemprotkan CO2, nyamuk tidak tergerak oleh warna  putih, hijau, biru, dan ungu. Tapi merah, oranye, cyan, dan hitam adalah  warna yang disebutkan membuat nyamuk mendambakan manusia.

Kemungkinan karena warna-warna itu bisa dilihat di permukaan kulit  manusia dengan puncak yang lebih rendah pada panjang gelombang hijau-  mengacu pada warna yang memiliki panjang gelombang lebih pendek pada  spektrum warna yang terlihat seperti hijau, biru dan ungu.

&amp;ldquo;Jadi tidak mengherankan mengapa nyamuk lebih memilih warna dengan  panjang gelombang yang lebih panjang seperti merah, oranye dan kuning.  Kepekaan terhadap warna oranye dan merah berkorelasi dengan daya tarik  kuat nyamuk terhadap spektrum warna kulit manusia,&amp;rdquo; bunyi keterangan  dalam laporan penelitian.
</description><content:encoded>MENURUT sains ada beberapa warna yang disukai dan dibenci nyamuk, tidak heran jika ketika kita menggunakan baju dengan warna-warna tertentu maka kita lebih sering dihinggapi oleh nyamuk.

Berdasarkan studi baru dari peneliti di University of Washington, ternyata ada beberapa warna yang terlihat lebih menarik bagi nyamuk. Dengan menggunakan warna itu pun kita bisa menghindari nyamuk aedes aegypti, penyebab demam berdarah, virus Zika, dan chikungunya yang mematikan.

Penelitan dilakukan dengan mengamati nyamuk berperilaku dengan berbagai aroma dan isyarat visual, akhirnya para ilmuwan bisa mengidentifikasi warna pakaian mana yang memikat lebih banyak nyamuk. Mengutip Ny Post, dari hasil studi penelitian yang dipublikasikan melalui jurnal Nature Communications, berikut warna-warna yang menaik dan tidak menarik bagi nyamuk.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Nyamuk Sering Terbang di Dekat Telinga?


Warna yang Menarik Nyamuk:
- Merah
- Oranye
- Hitam
- Cyan (warna biru kehijauan salah satu subtraktif primer dengan warna merah)

BACA JUGA:
7 Hewan yang Berhasil Dikloning, Ada Domba hingga Serigala


Warna yang Dihindari Nyamuk
- Hijau
- Ungu
- Biru
- Putih

Disebutkan profesor Biologi University of Washington, Profesor Jeffrey Riffell, selain warna, semua udara panas yang manusia hembuskan khususnya karbon dioksida juga sangat menarik minat nyamuk.Prof. Jeffrey yang juga penulis studi penelitian menyebut, nyamuk  tampaknya menggunakan bau untuk membantu mereka membedakan apa yang ada  di dekatnya, seperti inang untuk digigit.

&quot;Saat nyamuk mencium senyawa tertentu, seperti karbon dioksida dari  napas kita, aroma itu merangsang mata untuk memindai warna tertentu dan  pola visual lainnya, yang terkait dengan inang yang potensial untuk  didatangi,&amp;rdquo; kata

Bahkan setelah menyemprotkan CO2, nyamuk tidak tergerak oleh warna  putih, hijau, biru, dan ungu. Tapi merah, oranye, cyan, dan hitam adalah  warna yang disebutkan membuat nyamuk mendambakan manusia.

Kemungkinan karena warna-warna itu bisa dilihat di permukaan kulit  manusia dengan puncak yang lebih rendah pada panjang gelombang hijau-  mengacu pada warna yang memiliki panjang gelombang lebih pendek pada  spektrum warna yang terlihat seperti hijau, biru dan ungu.

&amp;ldquo;Jadi tidak mengherankan mengapa nyamuk lebih memilih warna dengan  panjang gelombang yang lebih panjang seperti merah, oranye dan kuning.  Kepekaan terhadap warna oranye dan merah berkorelasi dengan daya tarik  kuat nyamuk terhadap spektrum warna kulit manusia,&amp;rdquo; bunyi keterangan  dalam laporan penelitian.
</content:encoded></item></channel></rss>
