<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buaya Terbesar di Dunia Rayakan Ulang Tahun Ke-120 Tahun, Panjangnya Lebih dari Avanza!</title><description>Sebagai perbandingan, buaya ini lebih panjang dari kebanyakan mobil MVP yang ada.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/08/56/2827365/buaya-terbesar-di-dunia-rayakan-ulang-tahun-ke-120-tahun-panjangnya-lebih-dari-avanza</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/08/56/2827365/buaya-terbesar-di-dunia-rayakan-ulang-tahun-ke-120-tahun-panjangnya-lebih-dari-avanza"/><item><title>Buaya Terbesar di Dunia Rayakan Ulang Tahun Ke-120 Tahun, Panjangnya Lebih dari Avanza!</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/08/56/2827365/buaya-terbesar-di-dunia-rayakan-ulang-tahun-ke-120-tahun-panjangnya-lebih-dari-avanza</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/08/56/2827365/buaya-terbesar-di-dunia-rayakan-ulang-tahun-ke-120-tahun-panjangnya-lebih-dari-avanza</guid><pubDate>Kamis 08 Juni 2023 17:18 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/08/56/2827365/buaya-terbesar-di-dunia-rayakan-ulang-tahun-ke-120-tahun-panjangnya-lebih-dari-avanza-dsRankLpBG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Buaya Raksasa Cassius. (Foto: Marineland Melanesia Crocodile Habitat)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/08/56/2827365/buaya-terbesar-di-dunia-rayakan-ulang-tahun-ke-120-tahun-panjangnya-lebih-dari-avanza-dsRankLpBG.jpg</image><title>Buaya Raksasa Cassius. (Foto: Marineland Melanesia Crocodile Habitat)</title></images><description>BUAYA terbesar di dunia, Cassius, baru saja merayakan ulang tahunnya ke 120 tahun. Meskipun, usia tersebut adalah usia perkiraan dari para ilmuwan, lantaran sangat sulit menentukan umur buaya berdasarkan ukurannya.

Toody Scott, penjaga buaya yang merawat Cassius di Taman Buaya Marineland di Green Island, mengatakan bahwa begitu mereka mencapai usia dewasa, laju pertumbuhan buaya melambat dan akhirnya terhenti. Buaya yang besar biasanya adalah yang mengalami anomali kala remaja, dan jantan biasanya tumbuh lebih besar dari betina.

&quot;Tidak ada cara untuk mengetahui usia Cassius yang sebenarnya karena dia lahir di alam liar dan usianya hanya perkiraan,&quot; kata Toody Scott di Green Island, seperti dilansir dari Live Science.

BACA JUGA:
7 Hewan yang Berhasil Dikloning, Ada Domba hingga Serigala


&quot;Ulang tahun raksasa air asin sepanjang hampir 18 kaki (5,5 meter) ini pada dasarnya terjadi beberapa tahun yang lalu, dan tahun ini sebenarnya adalah waktu yang salah untuk buaya lahir di Australia utara,&quot; tambah Scott .

Sebagai perbandingan, buaya ini lebih panjang dari kebanyakan mobil MVP yang ada. Sebut saja Avanza yang lazim dimiliki orang hanya memiliki panjang 4,4 meter.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Nyamuk Sering Terbang di Dekat Telinga?


Pada tahun 1984, para peneliti menangkap buaya di peternakan sapi di barat daya Darwin, Australia, setelah pemilik peternakan mengeluh sering kehilangan ternak. Kala itu, usia Cassius diperkirakan antara 30-80 tahun, dia adalah buaya terbesar yang pernah ditangkap hidup-hidup di Australia.

&quot;Dia memiliki panjang 16 kaki, dengan 10 inci [5,13 m] panjang dan setidaknya 6 inci [15 cm] ekor hilang dan sedikit moncong hilang,&quot; tutur Grahame Webb, seorang peneliti buaya yang berpartisipasi dalam penangkapan.&quot;Saat itu dia adalah buaya degil tua yang besar. Buaya sebesar itu tidak normal,&quot; tambah dia.

Hampir 40 tahun kemudian, dan setelah 35 tahun tinggal di Green  Island, buaya kolosal itu masih tumbuh, dan ini hal yang tidak biasa  bagi buaya besar. &quot;Ini memberi para ilmuwan pengetahuan serius tentang  umur panjang,&quot; kata Webb.

Cassius adalah tangkapan yang sulit bagi Webb dan rekan-rekannya di  tahun 1980-an. Buaya besar adalah target utama para pemburu, sebelum  akhirnya Teritori Utara Australia melarang perburuan buaya pada tahun  1971, sehingga peneliti jarang memiliki kesempatan untuk mempelajarinya.  &quot;Buaya dewasa yang selamat dari masa perburuan sangat waspada,&quot; kata  Webb.
</description><content:encoded>BUAYA terbesar di dunia, Cassius, baru saja merayakan ulang tahunnya ke 120 tahun. Meskipun, usia tersebut adalah usia perkiraan dari para ilmuwan, lantaran sangat sulit menentukan umur buaya berdasarkan ukurannya.

Toody Scott, penjaga buaya yang merawat Cassius di Taman Buaya Marineland di Green Island, mengatakan bahwa begitu mereka mencapai usia dewasa, laju pertumbuhan buaya melambat dan akhirnya terhenti. Buaya yang besar biasanya adalah yang mengalami anomali kala remaja, dan jantan biasanya tumbuh lebih besar dari betina.

&quot;Tidak ada cara untuk mengetahui usia Cassius yang sebenarnya karena dia lahir di alam liar dan usianya hanya perkiraan,&quot; kata Toody Scott di Green Island, seperti dilansir dari Live Science.

BACA JUGA:
7 Hewan yang Berhasil Dikloning, Ada Domba hingga Serigala


&quot;Ulang tahun raksasa air asin sepanjang hampir 18 kaki (5,5 meter) ini pada dasarnya terjadi beberapa tahun yang lalu, dan tahun ini sebenarnya adalah waktu yang salah untuk buaya lahir di Australia utara,&quot; tambah Scott .

Sebagai perbandingan, buaya ini lebih panjang dari kebanyakan mobil MVP yang ada. Sebut saja Avanza yang lazim dimiliki orang hanya memiliki panjang 4,4 meter.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Nyamuk Sering Terbang di Dekat Telinga?


Pada tahun 1984, para peneliti menangkap buaya di peternakan sapi di barat daya Darwin, Australia, setelah pemilik peternakan mengeluh sering kehilangan ternak. Kala itu, usia Cassius diperkirakan antara 30-80 tahun, dia adalah buaya terbesar yang pernah ditangkap hidup-hidup di Australia.

&quot;Dia memiliki panjang 16 kaki, dengan 10 inci [5,13 m] panjang dan setidaknya 6 inci [15 cm] ekor hilang dan sedikit moncong hilang,&quot; tutur Grahame Webb, seorang peneliti buaya yang berpartisipasi dalam penangkapan.&quot;Saat itu dia adalah buaya degil tua yang besar. Buaya sebesar itu tidak normal,&quot; tambah dia.

Hampir 40 tahun kemudian, dan setelah 35 tahun tinggal di Green  Island, buaya kolosal itu masih tumbuh, dan ini hal yang tidak biasa  bagi buaya besar. &quot;Ini memberi para ilmuwan pengetahuan serius tentang  umur panjang,&quot; kata Webb.

Cassius adalah tangkapan yang sulit bagi Webb dan rekan-rekannya di  tahun 1980-an. Buaya besar adalah target utama para pemburu, sebelum  akhirnya Teritori Utara Australia melarang perburuan buaya pada tahun  1971, sehingga peneliti jarang memiliki kesempatan untuk mempelajarinya.  &quot;Buaya dewasa yang selamat dari masa perburuan sangat waspada,&quot; kata  Webb.
</content:encoded></item></channel></rss>
