<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Google Siapkan Rp5,2 Miliar untuk Perusahaan Startup Indonesia yang Pakai AI</title><description>Google memberikan dukungan insentif biaya cloud bagi startup yang menggunakan teknologi AI.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/08/54/2827658/google-siapkan-rp5-2-miliar-untuk-perusahaan-startup-indonesia-yang-pakai-ai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/08/54/2827658/google-siapkan-rp5-2-miliar-untuk-perusahaan-startup-indonesia-yang-pakai-ai"/><item><title>Google Siapkan Rp5,2 Miliar untuk Perusahaan Startup Indonesia yang Pakai AI</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/08/54/2827658/google-siapkan-rp5-2-miliar-untuk-perusahaan-startup-indonesia-yang-pakai-ai</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/08/54/2827658/google-siapkan-rp5-2-miliar-untuk-perusahaan-startup-indonesia-yang-pakai-ai</guid><pubDate>Jum'at 09 Juni 2023 09:10 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/08/54/2827658/google-siapkan-rp5-2-miliar-untuk-perusahaan-startup-indonesia-yang-pakai-ai-GPouCfm4aC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Google. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/08/54/2827658/google-siapkan-rp5-2-miliar-untuk-perusahaan-startup-indonesia-yang-pakai-ai-GPouCfm4aC.jpg</image><title>Google. (Foto: Reuters)</title></images><description>GOOGLE memang merupakan raksasa teknologi yang kerap melakukan inovasi pada perusahaan mereka. Selain inovasi, Google juga memberikan bantuan bagi para startup agar bisa berkembang lebih besar.
Di Indonesia sendiri sudah ada beberapa startup yang menjadi unicorn dan dibiayai Google, seperti GoTo Group, Kopi Kenangan, hingga Traveloka. Adapun startup yang masuk kategori Unicorn adalah mereka yang berhasil mencapai valuasi pasar USD1 miliar.
Perusahaan teknologi Google melalui layanannya Google Cloud menghadirkan program bertajuk &quot;Google for AI Startups Cloud Program&quot; di Indonesia, dengan memberikan bantuan dana.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Nyamuk Sering Terbang di Dekat Telinga?

Google memberikan dukungan insentif biaya cloud bagi startup yang menggunakan teknologi AI senilai USD350.000 atau Rp5,2 miliar bagi perusahaan startup di Indonesia untuk pengembangan produk dan solusinya.
Insentif biaya cloud tersebut nantinya berupa kredit yang bisa digunakan selama dua tahun oleh startup terpilih dan kredit itu bisa dimanfaatkan untuk menjajal beragam fitur premium yang dihadirkan oleh Google Cloud.

BACA JUGA:
Sederet Alasan Pengguna Andorid Mulai Pindah ke iPhone, Harga Bukan Faktor Utama

&quot;Dengan pemberian kredit Google Cloud hingga USD350.000 dalam bentuk kredit di Google Cloud para startup bisa memanfaatkan semua teknologi yang ada di Google Cloud secara cuma-cuma, membantu mereka untuk mengembangkan produk dan solusi yang mereka miliki bagi masyarakat,&quot; ujar Regional Director Google Cloud di Indonesia dan Malaysia Megawaty Khie seperti dilansir dari Antara.
Adapun syarat startup yang bisa mendapatkan insentif biaya cloud senilai USD350.000 tersebut ialah telah berdiri setidaknya selama 10 tahun dan merupakan startup yang berada di tahapan seed hingga pendanaan Seri A.Sementara itu, dalam program yang sama Google juga menghadirkan  dukungan khusus bagi startup pemula atau yang baru merintis. Google  Cloud menghadirkan kredit cloud gratis senilai USD2.000 atau Rp29,7 juta  bagi startup yang berada di tahapan pre-seed atau bootstrep sehingga  mereka bisa terbantu dalam hal mengembangkan realisasi ide dan solusi  mereka.
Harapannya dukungan tersebut dapat membantu startup pemula untuk bisa  menunjukkan bentuk nyata produk mereka kepada calon investor dan  pelanggannya. &quot;Ini adalah hal yang baru khusus untuk Indonesia dan ini  cara kami untuk mendukung lebih kuat lagi ekosistem startup,&quot; ujar  Megawaty.
Google Cloud dalam ekosistem startup sebenarnya memiliki kaitan yang  erat, telah banyak perusahaan startup berbasis teknologi yang  mempercayakan Google Cloud sebagai mitranya. Berdasarkan data Google,  sebanyak 70 persen dari 100 unicorn top global menggunakan layanan dan  solusi dari Google Cloud.
Mereka memanfaatkan kapabilitas analitik cloud, AI, dan machine  learning dari Google sehingga bisa memberikan solusi yang lebih optimal  bagi pengguna layanannya.</description><content:encoded>GOOGLE memang merupakan raksasa teknologi yang kerap melakukan inovasi pada perusahaan mereka. Selain inovasi, Google juga memberikan bantuan bagi para startup agar bisa berkembang lebih besar.
Di Indonesia sendiri sudah ada beberapa startup yang menjadi unicorn dan dibiayai Google, seperti GoTo Group, Kopi Kenangan, hingga Traveloka. Adapun startup yang masuk kategori Unicorn adalah mereka yang berhasil mencapai valuasi pasar USD1 miliar.
Perusahaan teknologi Google melalui layanannya Google Cloud menghadirkan program bertajuk &quot;Google for AI Startups Cloud Program&quot; di Indonesia, dengan memberikan bantuan dana.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Nyamuk Sering Terbang di Dekat Telinga?

Google memberikan dukungan insentif biaya cloud bagi startup yang menggunakan teknologi AI senilai USD350.000 atau Rp5,2 miliar bagi perusahaan startup di Indonesia untuk pengembangan produk dan solusinya.
Insentif biaya cloud tersebut nantinya berupa kredit yang bisa digunakan selama dua tahun oleh startup terpilih dan kredit itu bisa dimanfaatkan untuk menjajal beragam fitur premium yang dihadirkan oleh Google Cloud.

BACA JUGA:
Sederet Alasan Pengguna Andorid Mulai Pindah ke iPhone, Harga Bukan Faktor Utama

&quot;Dengan pemberian kredit Google Cloud hingga USD350.000 dalam bentuk kredit di Google Cloud para startup bisa memanfaatkan semua teknologi yang ada di Google Cloud secara cuma-cuma, membantu mereka untuk mengembangkan produk dan solusi yang mereka miliki bagi masyarakat,&quot; ujar Regional Director Google Cloud di Indonesia dan Malaysia Megawaty Khie seperti dilansir dari Antara.
Adapun syarat startup yang bisa mendapatkan insentif biaya cloud senilai USD350.000 tersebut ialah telah berdiri setidaknya selama 10 tahun dan merupakan startup yang berada di tahapan seed hingga pendanaan Seri A.Sementara itu, dalam program yang sama Google juga menghadirkan  dukungan khusus bagi startup pemula atau yang baru merintis. Google  Cloud menghadirkan kredit cloud gratis senilai USD2.000 atau Rp29,7 juta  bagi startup yang berada di tahapan pre-seed atau bootstrep sehingga  mereka bisa terbantu dalam hal mengembangkan realisasi ide dan solusi  mereka.
Harapannya dukungan tersebut dapat membantu startup pemula untuk bisa  menunjukkan bentuk nyata produk mereka kepada calon investor dan  pelanggannya. &quot;Ini adalah hal yang baru khusus untuk Indonesia dan ini  cara kami untuk mendukung lebih kuat lagi ekosistem startup,&quot; ujar  Megawaty.
Google Cloud dalam ekosistem startup sebenarnya memiliki kaitan yang  erat, telah banyak perusahaan startup berbasis teknologi yang  mempercayakan Google Cloud sebagai mitranya. Berdasarkan data Google,  sebanyak 70 persen dari 100 unicorn top global menggunakan layanan dan  solusi dari Google Cloud.
Mereka memanfaatkan kapabilitas analitik cloud, AI, dan machine  learning dari Google sehingga bisa memberikan solusi yang lebih optimal  bagi pengguna layanannya.</content:encoded></item></channel></rss>
