<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WhatsApp Luncurkan Fitur Channel dimana Admin adalah Raja</title><description>Fitur ini merupakan siaran satu arah bagi admin untuk mengirim teks, foto, video, stiker, dan polling.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/08/54/2827630/whatsapp-luncurkan-fitur-channel-dimana-admin-adalah-raja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/08/54/2827630/whatsapp-luncurkan-fitur-channel-dimana-admin-adalah-raja"/><item><title>WhatsApp Luncurkan Fitur Channel dimana Admin adalah Raja</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/08/54/2827630/whatsapp-luncurkan-fitur-channel-dimana-admin-adalah-raja</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/08/54/2827630/whatsapp-luncurkan-fitur-channel-dimana-admin-adalah-raja</guid><pubDate>Jum'at 09 Juni 2023 10:11 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/08/54/2827630/whatsapp-luncurkan-fitur-channel-dimana-admin-adalah-raja-QVYRuWouq7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">WhatsApp. (Foto: Flickr)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/08/54/2827630/whatsapp-luncurkan-fitur-channel-dimana-admin-adalah-raja-QVYRuWouq7.jpg</image><title>WhatsApp. (Foto: Flickr)</title></images><description>APLIKASI perpesanan WhatsApp meluncurkan fitur bernama Channel. Dengan adanya fitur ini, diharapkan dapat membantu pengguna mendalami minatnya dengan lebih mudah.

Fitur ini menjadi cara sederhana dan privat bagi pengguna sehingga mereka bisa menerima info terkini dari orang-orang maupun organisasi yang diminati langsung di dalam WhatsApp. Fitur ini merupakan siaran satu arah bagi admin untuk mengirim teks, foto, video, stiker, dan polling.

BACA JUGA:
Gara-Gara Status WhatsApp 3 Orang Remaja, Internet di Kota Ini Dimatikan


&quot;Untuk membantu Anda memilih saluran yang ingin diikuti, kami membuat direktori yang dapat dicari tempat Anda dapat menemukan hobi, tim olahraga, informasi terbaru dari otoritas setempat, dan banyak lainnya,&quot; demikian seperti dilansir dari Antara.

Pengguna juga dapat mengikuti sebuah &quot;Channel&quot; dari tautan undangan yang dikirim dalam chat, email, atau unggahan daring. WhatsApp menjamin keamanan dan privasi pengguna yang menjadi admin &quot;Channel&quot; untuk berbagi informasi kepada pengikutnya dengan cara tidak akan menampilkan nomor telepon dan foto profilnya kepada para pengikut.

BACA JUGA:
Menurut Sains, Ini Warna yang Disukai dan Dibenci Nyamuk


Demikian sebaliknya, nomor telepon pengikut tidak akan diungkapkan kepada admin maupun anggota lainnya saat pengguna mengikuti sebuah &quot;Channel&quot; di WhatsApp. Bagi admin, mereka akan memiliki opsi untuk memblokir tangkapan layar dan pesan yang diteruskan dari sebuah &quot;Channel&quot; untuk menjaga privasi saluran tersebut.

Selain itu WhatsApp juga memberikan kemampuan kepada admin untuk memutuskan siapa saja yang dapat mengikuti saluran mereka dan apakah mereka ingin salurannya dapat ditemukan di direktori atau tidak.&quot;Hal itu mengingat bahwa tujuan channel adalah untuk menjangkau  audiens yang luas, saluran tidak dienkripsi end-to-end secara default.  Kami melihat ada beberapa kasus di mana saluran terenkripsi end-to-end  untuk audiens terbatas mungkin dapat diterapkan, seperti organisasi  nirlaba atau organisasi kesehatan, dan kami juga sedang menjajaki hal  ini sebagai opsi di masa depan,&quot; ungkap WhatsApp.

Dari segi menjaga memori penyimpanan, WhatsApp juga membuat keputusan  yang cukup baik dengan menjaga riwayat &quot;Channel&quot; di server hanya 30  hari setelah sebuah informasi dibagikan. Saat ini fitur &quot;Channel&quot; telah  hadir di Kolombia dan Singapura, beberapa pihak terkemuka dan organisasi  pilihan telah bisa diikuti.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Nyamuk Sering Terbang di Dekat Telinga?


Dalam beberapa bulan mendatang, WhatsApp akan memperluas kehadiran  fitur &quot;Channel&quot; ke lebih banyak negara dan memberikan kemampuan kepada  siapa pun untuk membuat saluran.
</description><content:encoded>APLIKASI perpesanan WhatsApp meluncurkan fitur bernama Channel. Dengan adanya fitur ini, diharapkan dapat membantu pengguna mendalami minatnya dengan lebih mudah.

Fitur ini menjadi cara sederhana dan privat bagi pengguna sehingga mereka bisa menerima info terkini dari orang-orang maupun organisasi yang diminati langsung di dalam WhatsApp. Fitur ini merupakan siaran satu arah bagi admin untuk mengirim teks, foto, video, stiker, dan polling.

BACA JUGA:
Gara-Gara Status WhatsApp 3 Orang Remaja, Internet di Kota Ini Dimatikan


&quot;Untuk membantu Anda memilih saluran yang ingin diikuti, kami membuat direktori yang dapat dicari tempat Anda dapat menemukan hobi, tim olahraga, informasi terbaru dari otoritas setempat, dan banyak lainnya,&quot; demikian seperti dilansir dari Antara.

Pengguna juga dapat mengikuti sebuah &quot;Channel&quot; dari tautan undangan yang dikirim dalam chat, email, atau unggahan daring. WhatsApp menjamin keamanan dan privasi pengguna yang menjadi admin &quot;Channel&quot; untuk berbagi informasi kepada pengikutnya dengan cara tidak akan menampilkan nomor telepon dan foto profilnya kepada para pengikut.

BACA JUGA:
Menurut Sains, Ini Warna yang Disukai dan Dibenci Nyamuk


Demikian sebaliknya, nomor telepon pengikut tidak akan diungkapkan kepada admin maupun anggota lainnya saat pengguna mengikuti sebuah &quot;Channel&quot; di WhatsApp. Bagi admin, mereka akan memiliki opsi untuk memblokir tangkapan layar dan pesan yang diteruskan dari sebuah &quot;Channel&quot; untuk menjaga privasi saluran tersebut.

Selain itu WhatsApp juga memberikan kemampuan kepada admin untuk memutuskan siapa saja yang dapat mengikuti saluran mereka dan apakah mereka ingin salurannya dapat ditemukan di direktori atau tidak.&quot;Hal itu mengingat bahwa tujuan channel adalah untuk menjangkau  audiens yang luas, saluran tidak dienkripsi end-to-end secara default.  Kami melihat ada beberapa kasus di mana saluran terenkripsi end-to-end  untuk audiens terbatas mungkin dapat diterapkan, seperti organisasi  nirlaba atau organisasi kesehatan, dan kami juga sedang menjajaki hal  ini sebagai opsi di masa depan,&quot; ungkap WhatsApp.

Dari segi menjaga memori penyimpanan, WhatsApp juga membuat keputusan  yang cukup baik dengan menjaga riwayat &quot;Channel&quot; di server hanya 30  hari setelah sebuah informasi dibagikan. Saat ini fitur &quot;Channel&quot; telah  hadir di Kolombia dan Singapura, beberapa pihak terkemuka dan organisasi  pilihan telah bisa diikuti.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Nyamuk Sering Terbang di Dekat Telinga?


Dalam beberapa bulan mendatang, WhatsApp akan memperluas kehadiran  fitur &quot;Channel&quot; ke lebih banyak negara dan memberikan kemampuan kepada  siapa pun untuk membuat saluran.
</content:encoded></item></channel></rss>
