<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengenal Chucarosaurus, Dinosaurus Terbesar yang Pernah Hidup di Bumi</title><description>Dinosaurus dengan nama Chucarosaurus diripienda itu disebut hidup sekitar 90 juta tahun yang lalu.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/07/56/2826924/mengenal-chucarosaurus-dinosaurus-terbesar-yang-pernah-hidup-di-bumi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/07/56/2826924/mengenal-chucarosaurus-dinosaurus-terbesar-yang-pernah-hidup-di-bumi"/><item><title>Mengenal Chucarosaurus, Dinosaurus Terbesar yang Pernah Hidup di Bumi</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/07/56/2826924/mengenal-chucarosaurus-dinosaurus-terbesar-yang-pernah-hidup-di-bumi</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/07/56/2826924/mengenal-chucarosaurus-dinosaurus-terbesar-yang-pernah-hidup-di-bumi</guid><pubDate>Kamis 08 Juni 2023 06:07 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/07/56/2826924/mengenal-chucarosaurus-dinosaurus-terbesar-yang-pernah-hidup-di-bumi-3esbKZQEsF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dinosaurus Raksasa Chucarosaurus. (Foto: Sebastian Rozadila)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/07/56/2826924/mengenal-chucarosaurus-dinosaurus-terbesar-yang-pernah-hidup-di-bumi-3esbKZQEsF.jpg</image><title>Dinosaurus Raksasa Chucarosaurus. (Foto: Sebastian Rozadila)</title></images><description>AHLI paleontologi di Argentina mengungkapkan bahwa dahulu Bumi dihuni oleh seekor dinosaurus berleher panjang berukuran hampir 30 meter. Ini diklaim sebagai dinosaurus terbesar yang pernah ada.
Para ahli telah berhasil menemukan sisa-sisa dinosaurus yang diyakini berjalan lambat tersebut di daerah Patagonia, Argentina. Dinosaurus dengan nama Chucarosaurus diripienda itu disebut hidup sekitar 90 juta tahun yang lalu.

BACA JUGA:
7 Hewan yang Berhasil Dikloning, Ada Domba hingga Serigala

Saking besarnya, para peneliti mengatakan kalau dinosaurus ini berjalan maka akan mengakibatkan getaran yang dahyat di permukaan tanah. Bahkan jika dinosaurus masih hidup saat ini, akan menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

&quot;Bobotnya membuat kendaraan tidak stabil dan menyebabkan kecelakaan,&quot; kata Fernando Novas, ahli paleontologi di Museum Ilmu Pengetahuan Alam Bernardino Rivadavia di Buenos Aires yang merupakan salah satu peneliti.

BACA JUGA:
10 Hewan yang Punya Wujud Mengerikan, Tapi Aslinya Jinak

Dihimpun dari Live Science, penemuan fosil Chucarosaurus diripienda sendiri sebenarnya pernah terjadi pada tahun 2018. Fosil ditemukan di perbukitan stepa Patagonia di provinsi R&amp;iacute;o Negro dengan kondisi setengah terkubur.Fosil tersebut mencakup tujuh tulang berbeda, mencakup kaki depan  (termasuk humerus, radius, metacarpus), pinggul (iskium), dan kaki  belakang (femora, tibia, dan fibula). Tulang-tulang punya bobot sangat  berat hingga sulit dipindahkan. &quot;Tulangnya sangat berat sehingga harus  dipindahkan, sedikit demi sedikit, oleh beberapa orang,&quot; kata Novas.
Selama hidupnya di pertengahan Kapur, C. diripienda memiliki berat  antara 30 hingga 40 ton (27 dan 36 metrik ton). Para ilmuwan menyebut  ukurannya yang sangat besar dimanfaatkan untuk menggapai daun di puncak  pohon.
&quot;Lehernya yang panjang memungkinkannya memakan daun di puncak pohon,  dan ekornya yang panjang akan menjadi senjata yang efektif melawan  serangan dinosaurus karnivora besar yang mengintai di lingkungannya,&quot;  pungkas Novas.</description><content:encoded>AHLI paleontologi di Argentina mengungkapkan bahwa dahulu Bumi dihuni oleh seekor dinosaurus berleher panjang berukuran hampir 30 meter. Ini diklaim sebagai dinosaurus terbesar yang pernah ada.
Para ahli telah berhasil menemukan sisa-sisa dinosaurus yang diyakini berjalan lambat tersebut di daerah Patagonia, Argentina. Dinosaurus dengan nama Chucarosaurus diripienda itu disebut hidup sekitar 90 juta tahun yang lalu.

BACA JUGA:
7 Hewan yang Berhasil Dikloning, Ada Domba hingga Serigala

Saking besarnya, para peneliti mengatakan kalau dinosaurus ini berjalan maka akan mengakibatkan getaran yang dahyat di permukaan tanah. Bahkan jika dinosaurus masih hidup saat ini, akan menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

&quot;Bobotnya membuat kendaraan tidak stabil dan menyebabkan kecelakaan,&quot; kata Fernando Novas, ahli paleontologi di Museum Ilmu Pengetahuan Alam Bernardino Rivadavia di Buenos Aires yang merupakan salah satu peneliti.

BACA JUGA:
10 Hewan yang Punya Wujud Mengerikan, Tapi Aslinya Jinak

Dihimpun dari Live Science, penemuan fosil Chucarosaurus diripienda sendiri sebenarnya pernah terjadi pada tahun 2018. Fosil ditemukan di perbukitan stepa Patagonia di provinsi R&amp;iacute;o Negro dengan kondisi setengah terkubur.Fosil tersebut mencakup tujuh tulang berbeda, mencakup kaki depan  (termasuk humerus, radius, metacarpus), pinggul (iskium), dan kaki  belakang (femora, tibia, dan fibula). Tulang-tulang punya bobot sangat  berat hingga sulit dipindahkan. &quot;Tulangnya sangat berat sehingga harus  dipindahkan, sedikit demi sedikit, oleh beberapa orang,&quot; kata Novas.
Selama hidupnya di pertengahan Kapur, C. diripienda memiliki berat  antara 30 hingga 40 ton (27 dan 36 metrik ton). Para ilmuwan menyebut  ukurannya yang sangat besar dimanfaatkan untuk menggapai daun di puncak  pohon.
&quot;Lehernya yang panjang memungkinkannya memakan daun di puncak pohon,  dan ekornya yang panjang akan menjadi senjata yang efektif melawan  serangan dinosaurus karnivora besar yang mengintai di lingkungannya,&quot;  pungkas Novas.</content:encoded></item></channel></rss>
