<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aplikasi Gmail di Smartphone Kini Dibekali AI</title><description>Pembaruan fitur penelusuran Gmail telah ditenagai kecerdasan buatan atau AI.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/04/54/2824768/aplikasi-gmail-di-smartphone-kini-dibekali-ai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/04/54/2824768/aplikasi-gmail-di-smartphone-kini-dibekali-ai"/><item><title>Aplikasi Gmail di Smartphone Kini Dibekali AI</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/04/54/2824768/aplikasi-gmail-di-smartphone-kini-dibekali-ai</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/06/04/54/2824768/aplikasi-gmail-di-smartphone-kini-dibekali-ai</guid><pubDate>Minggu 04 Juni 2023 12:13 WIB</pubDate><dc:creator>Anjasman Situmorang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/06/04/54/2824768/aplikasi-gmail-di-smartphone-kini-dibekali-ai-Ng24JM21DB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gmail. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/06/04/54/2824768/aplikasi-gmail-di-smartphone-kini-dibekali-ai-Ng24JM21DB.jpg</image><title>Gmail. (Foto: Freepik)</title></images><description>RAKSASA teknologi Google kini menerapkan kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence (AI) pada email mereka. Fitur penelusuran Gmail pada aplikasi seluler bakal lebih mudah dan cepat dalam menemukan pesan sesuai kebutuhan pengguna.

Google telah mengumumkan pembaruan Gmail versi aplikasi ini bakal memberikan pengalaman baru pada pengguna mencari pesan. Menariknya lagi, pembaruan fitur penelusuran Gmail telah ditenagai kecerdasan buatan atau AI.

BACA JUGA:
Tumbuhan Apa yang Pertama Kali Ada di Muka Bumi?


Aplikasi akan menggunakan model pembelajaran mesin Google untuk memindai email berdasarkan input atau kata kunci yang dimasukkan dalam pencarian.

Pengguna tidak perlu mengatur apapun. Pembaruan ini sudah langsung terpasang setelah update aplikasi dilakukan. Setelah masuk ke Gmail, tekan penelusuran di bagian atas dan masukkan input kata atau kalimat berkaitan dengan email yang ingin dicari.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Nyamuk Sering Terbang di Dekat Telinga?


Setelah memasukkan kalimat penelusuran email, pengguna diperlihatkan pada berbagai macam pesan elektronik. Pada pembaruan ini, pengguna dapat melihat dua bagian hasil pencarian yakni &quot;Top results&quot; dan &quot;All results in mail&quot;.

Top results merupakan tampilan baru yang dibawa Google dalam peningkatan aplikasi. Email terbaru dan paling relevan akan muncul di Top results, sedangkan hasil lainnya akan mengikuti di bagian bawah All result in mail.Google mengatakan pembaruan ini diluncurkan secara bertahap hingga  dua pekan ke depan sebelum akhirnya tersedia untuk publik secara meluas.  Perusahaan juga memastikan kesediannya untuk semua pengguna akun  Google, seperti dikutip dari PhoneArena.

Untuk sementara ini fitur penelusuran Gmail yang baru hanya tersedia  untuk pengguna aplikasi seluler. Tidak diketahui apakah nantinya Google  menghadirkannya ke versi web Gmail.

Menurut Google, peningkatan fitur ini termasuk salah satu permintaan  yang paling tinggi dari pengguna. Hal tersebut kemudian diwujudkan oleh  Google untuk menciptakan pencarian di aplikasi Gmail yang lebih baik.

Dukungan tenaga AI juga langkah yang cukup baik mengingat perlombaan  kecerdasan buatan terus berkembang. Melalui peningkatan penelusuran  berbasis AI membuktikan bahwa Google tak mau kalah mengembangkan  kecerdasan buatan ke layanannya yang lain.
</description><content:encoded>RAKSASA teknologi Google kini menerapkan kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence (AI) pada email mereka. Fitur penelusuran Gmail pada aplikasi seluler bakal lebih mudah dan cepat dalam menemukan pesan sesuai kebutuhan pengguna.

Google telah mengumumkan pembaruan Gmail versi aplikasi ini bakal memberikan pengalaman baru pada pengguna mencari pesan. Menariknya lagi, pembaruan fitur penelusuran Gmail telah ditenagai kecerdasan buatan atau AI.

BACA JUGA:
Tumbuhan Apa yang Pertama Kali Ada di Muka Bumi?


Aplikasi akan menggunakan model pembelajaran mesin Google untuk memindai email berdasarkan input atau kata kunci yang dimasukkan dalam pencarian.

Pengguna tidak perlu mengatur apapun. Pembaruan ini sudah langsung terpasang setelah update aplikasi dilakukan. Setelah masuk ke Gmail, tekan penelusuran di bagian atas dan masukkan input kata atau kalimat berkaitan dengan email yang ingin dicari.

BACA JUGA:
Tahukah Kamu Kenapa Nyamuk Sering Terbang di Dekat Telinga?


Setelah memasukkan kalimat penelusuran email, pengguna diperlihatkan pada berbagai macam pesan elektronik. Pada pembaruan ini, pengguna dapat melihat dua bagian hasil pencarian yakni &quot;Top results&quot; dan &quot;All results in mail&quot;.

Top results merupakan tampilan baru yang dibawa Google dalam peningkatan aplikasi. Email terbaru dan paling relevan akan muncul di Top results, sedangkan hasil lainnya akan mengikuti di bagian bawah All result in mail.Google mengatakan pembaruan ini diluncurkan secara bertahap hingga  dua pekan ke depan sebelum akhirnya tersedia untuk publik secara meluas.  Perusahaan juga memastikan kesediannya untuk semua pengguna akun  Google, seperti dikutip dari PhoneArena.

Untuk sementara ini fitur penelusuran Gmail yang baru hanya tersedia  untuk pengguna aplikasi seluler. Tidak diketahui apakah nantinya Google  menghadirkannya ke versi web Gmail.

Menurut Google, peningkatan fitur ini termasuk salah satu permintaan  yang paling tinggi dari pengguna. Hal tersebut kemudian diwujudkan oleh  Google untuk menciptakan pencarian di aplikasi Gmail yang lebih baik.

Dukungan tenaga AI juga langkah yang cukup baik mengingat perlombaan  kecerdasan buatan terus berkembang. Melalui peningkatan penelusuran  berbasis AI membuktikan bahwa Google tak mau kalah mengembangkan  kecerdasan buatan ke layanannya yang lain.
</content:encoded></item></channel></rss>
