<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ilmuwan Berhasil Temukan Cara Sembuhkan Orang Lumpuh Pakai AI</title><description>Menggunakan AI, para ilmuwan dari Swiss pun telah membuat sebuah terobosan besar.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/30/56/2822351/ilmuwan-berhasil-temukan-cara-sembuhkan-orang-lumpuh-pakai-ai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/30/56/2822351/ilmuwan-berhasil-temukan-cara-sembuhkan-orang-lumpuh-pakai-ai"/><item><title>Ilmuwan Berhasil Temukan Cara Sembuhkan Orang Lumpuh Pakai AI</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/30/56/2822351/ilmuwan-berhasil-temukan-cara-sembuhkan-orang-lumpuh-pakai-ai</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/30/56/2822351/ilmuwan-berhasil-temukan-cara-sembuhkan-orang-lumpuh-pakai-ai</guid><pubDate>Selasa 30 Mei 2023 12:18 WIB</pubDate><dc:creator>Anjasman Situmorang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/30/56/2822351/ilmuwan-berhasil-temukan-cara-sembuhkan-orang-lumpuh-pakai-ai-TQtvf6AhRc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">AI Bantu Orang Lumpuh Berjalan. (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/30/56/2822351/ilmuwan-berhasil-temukan-cara-sembuhkan-orang-lumpuh-pakai-ai-TQtvf6AhRc.jpg</image><title>AI Bantu Orang Lumpuh Berjalan. (Foto: Instagram)</title></images><description>ADANYA kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) membuka pintu baru bagi banyak bidang. Bukan hanya pada perusahaan teknologi saja, tapi jug pada bidang kesehatan.
Menggunakan AI, para ilmuwan dari Swiss pun telah membuat sebuah terobosan besar. Mereka membantu seorang pria lumpuh untuk mendapat kendali tubuh bagian bawah dengan bantuan AI.
Sederhananya, para ahli itu menciptakan apa yang mereka sebut sebagai &quot;jembatan digital&quot; nirkabel untuk menghubungkan komunikasi otak dengan sumsum tulang belakang pria tersebut.

BACA JUGA:
Bagaimana Jadinya Jika AI Ciptakan Buku Tahunan Sekolah Harry Potter?

Sebagaimana dihimpun dari Indian Express, pria yang mengalami kelumpuhan itu bernama Gert-Jan Oskam. Dia mengalami kelumpuhan mulai dari area pinggang hingga ke bawah sejak tahun 2011. Oskam lumpuh saat itu karena kecelakaan sepeda yang dialaminya.
Namun berkat bantuan tim ahli dari Eropa, pria berusia 40 tahun itu mendapatkan kembali kendali atas anggota tubuhnya. Hal ini bisa dilakukan hanya dengan menggunakan pikirannya berkat dua implan yang menghidupkan kembali hubungan antara otak dan sumsum tulang belakang.

BACA JUGA:
Berapa Umur TV LED dan OLED TV?

Tim peneliti asal Prancis dan Swiss mengembangkan jembatan digital yang akan mewadahi otak Oskam dan sumsum tulang belakangnya. Jembatan ini melewati semua bagian yang terluka dan membantunya untuk berfungsi kembali.
Terobosan yang dilakukan para ilmuwan ini kabarnya merupakan hasil kerja selama 10 tahun. Kini kemampuan teknologi tersebut bisa dirasakan langsung oleh Oskam.Salah seorang ahli saraf dari tim itu, Gregoire Courtine mereka telah  berhasil menggunakan jembatan digital untuk mengubah pikiran menjadi  tindakan. Hal ini bisa dilakukan dengan implan di wilayah otak yang  mengontrol otot-otot kaki.
Implan itu menangkap pikirian individu, kemudian mengubahnya menjadi  aktivasi listrik untuk sumsum tulang belakang yang memgaktifkan otot  kaki. Dengan proses seperti inilah cara manusia dapat bergerak dan  berjalan.
Meski Oskam belum bisa berjalan normal seperti manusia umumnya, namun  dampak dan kemajuan yang terlihat sungguh luar biasa. Hebatnya lagi,  kemampuan berjalan Oskam kembali bahkan ketika jembatan digital  dimatikan.
Artinya, jembatan digital itu tidak hanya membantunya melakukan  tindakan, tapi juga memulihkan kontrol gerakan alami baru pasca  kelumpuhan.
Pencapaian ini tentunya kabar baik bagi dunia kesehatan. Namun para  peneliti mengatakan mungkin masih butuh waktu agar teknologi ini dapat  digunakan secara luas.</description><content:encoded>ADANYA kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) membuka pintu baru bagi banyak bidang. Bukan hanya pada perusahaan teknologi saja, tapi jug pada bidang kesehatan.
Menggunakan AI, para ilmuwan dari Swiss pun telah membuat sebuah terobosan besar. Mereka membantu seorang pria lumpuh untuk mendapat kendali tubuh bagian bawah dengan bantuan AI.
Sederhananya, para ahli itu menciptakan apa yang mereka sebut sebagai &quot;jembatan digital&quot; nirkabel untuk menghubungkan komunikasi otak dengan sumsum tulang belakang pria tersebut.

BACA JUGA:
Bagaimana Jadinya Jika AI Ciptakan Buku Tahunan Sekolah Harry Potter?

Sebagaimana dihimpun dari Indian Express, pria yang mengalami kelumpuhan itu bernama Gert-Jan Oskam. Dia mengalami kelumpuhan mulai dari area pinggang hingga ke bawah sejak tahun 2011. Oskam lumpuh saat itu karena kecelakaan sepeda yang dialaminya.
Namun berkat bantuan tim ahli dari Eropa, pria berusia 40 tahun itu mendapatkan kembali kendali atas anggota tubuhnya. Hal ini bisa dilakukan hanya dengan menggunakan pikirannya berkat dua implan yang menghidupkan kembali hubungan antara otak dan sumsum tulang belakang.

BACA JUGA:
Berapa Umur TV LED dan OLED TV?

Tim peneliti asal Prancis dan Swiss mengembangkan jembatan digital yang akan mewadahi otak Oskam dan sumsum tulang belakangnya. Jembatan ini melewati semua bagian yang terluka dan membantunya untuk berfungsi kembali.
Terobosan yang dilakukan para ilmuwan ini kabarnya merupakan hasil kerja selama 10 tahun. Kini kemampuan teknologi tersebut bisa dirasakan langsung oleh Oskam.Salah seorang ahli saraf dari tim itu, Gregoire Courtine mereka telah  berhasil menggunakan jembatan digital untuk mengubah pikiran menjadi  tindakan. Hal ini bisa dilakukan dengan implan di wilayah otak yang  mengontrol otot-otot kaki.
Implan itu menangkap pikirian individu, kemudian mengubahnya menjadi  aktivasi listrik untuk sumsum tulang belakang yang memgaktifkan otot  kaki. Dengan proses seperti inilah cara manusia dapat bergerak dan  berjalan.
Meski Oskam belum bisa berjalan normal seperti manusia umumnya, namun  dampak dan kemajuan yang terlihat sungguh luar biasa. Hebatnya lagi,  kemampuan berjalan Oskam kembali bahkan ketika jembatan digital  dimatikan.
Artinya, jembatan digital itu tidak hanya membantunya melakukan  tindakan, tapi juga memulihkan kontrol gerakan alami baru pasca  kelumpuhan.
Pencapaian ini tentunya kabar baik bagi dunia kesehatan. Namun para  peneliti mengatakan mungkin masih butuh waktu agar teknologi ini dapat  digunakan secara luas.</content:encoded></item></channel></rss>
