<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berkat Hujan Deras, Relief Romawi Kuno Ini Muncul ke Permukaan</title><description>Relief yang terungkap berbentuk wajah, lingga, dan tanduk yang keseluruhannya dibuat dengan cara diukir.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/29/56/2821966/berkat-hujan-deras-relief-romawi-kuno-ini-muncul-ke-permukaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/29/56/2821966/berkat-hujan-deras-relief-romawi-kuno-ini-muncul-ke-permukaan"/><item><title>Berkat Hujan Deras, Relief Romawi Kuno Ini Muncul ke Permukaan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/29/56/2821966/berkat-hujan-deras-relief-romawi-kuno-ini-muncul-ke-permukaan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/29/56/2821966/berkat-hujan-deras-relief-romawi-kuno-ini-muncul-ke-permukaan</guid><pubDate>Senin 29 Mei 2023 18:19 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/29/56/2821966/berkat-hujan-deras-relief-romawi-kuno-ini-muncul-ke-permukaan-6kzhviRuvY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Relief Romawi Kuno. (Foto: University of Alicante)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/29/56/2821966/berkat-hujan-deras-relief-romawi-kuno-ini-muncul-ke-permukaan-6kzhviRuvY.jpg</image><title>Relief Romawi Kuno. (Foto: University of Alicante)</title></images><description>PENINGGALAN sejarah memang banyak yang sudah hilang dimakan waktu, beberapa yang tersisa masih selamat lantaran tertimbun dan tidak mengalami kerusakan secara langsung. Tapi, memang dibutuhkan ketelitian untuk mencari peninggalan sejaarah di bawah tanah sehingga tidak merusaknya.

Nah, ada juga cara lain selain melakukan ekskavasi atau penggalian yakni menunggu bantuan alam, seperti yang terjadi di Spanyol. Hujan lebat di Spanyol telah mengungkap sejumlah relief yang berasal dari zaman Romawi Kuno. Penemuan besar ini berlokasi di kompleks Tossal de La Cala di pantai Mediterania, sebuah benteng yang berasal dari abad pertama SM.

BACA JUGA:
Berapa Umur TV LED dan OLED TV?


Sebagaimana dihimpun dari Live Science, relief yang terungkap berbentuk wajah, lingga, dan tanduk yang keseluruhannya dibuat dengan cara diukir. Mereka berukuran sekitar 22 kali 16,5 inci (57 kali 42 sentimeter).

Jes&amp;uacute;s Moratalla selaku profesor arkeologi di Universitas Alicantesalah sekaligus satu arkeolog yang ikut serta dalam penelitian berpendapat bahwa relief aslinya mungkin lebih besar, mengingat sebagian dari batu itu hilang.

BACA JUGA:
Detik-Detik Meteor Meledak Terekam Kamera, Hasilkan Cahaya Hijau dan Suara Keras


Ia juga mengatakan ketiga relief yang ditemukan sangat unik lantaran tidak ada referensi untuk ukiran dan relief serupa di wilayah yang sebelumnya diduduki Romawi, Ana Pellicer.

Namun begitu, Katherine Halcrow, yang memiliki gelar doktor dalam bidang arkeologi klasik dari Universitas Oxford, yang justru tidak terlibat dalam penggalian, mengomentari makna simbolis ukiran tersebut.Menurutnya, tanduk kelimpahan dan lingga secara tradisional dipandang  sebagai pertanda atau jimat keberuntungan, perlindungan, dan  kelimpahan. Sedangkan wajah Phallus memiliki fungsi apotropaic, artinya  fungsinya adalah untuk menangkal kejahatan dari situs tersebut dan  orang-orang yang terkait dengannya.

Dalam ukiran yang baru ditemukan, kedua mata wajah memandang ke  depan, kemungkinan merupakan perspektif yang disengaja yang diberikan  oleh perajin, yang menggunakan pose frontal daripada pose samping untuk  menggarisbawahi rasa dominasi dan keterusterangan. &quot;Itu dimaksudkan  untuk menjadi pelindung dan mengesankan,&quot; ungkapnya.

Untuk diketahui, area Tossal de La Cala, tempat dimana relief  ditemukan, yang dikenal sebagai castellum, berfungsi sebagai menara  pengawas yang menghadap ke perairan dekat Alicante, Spanyol, untuk  serangan angkatan laut.

Benteng dibangun pada 77 SM di bawah komando Quintus Sertorius,  seorang Romawi yang menjadi pemberontak dan pemimpin Perang Sertorian  yang berperang melawan Republik Romawi antara tahun 80 SM. dan 72 SM. di  Semenanjung Iberia.
</description><content:encoded>PENINGGALAN sejarah memang banyak yang sudah hilang dimakan waktu, beberapa yang tersisa masih selamat lantaran tertimbun dan tidak mengalami kerusakan secara langsung. Tapi, memang dibutuhkan ketelitian untuk mencari peninggalan sejaarah di bawah tanah sehingga tidak merusaknya.

Nah, ada juga cara lain selain melakukan ekskavasi atau penggalian yakni menunggu bantuan alam, seperti yang terjadi di Spanyol. Hujan lebat di Spanyol telah mengungkap sejumlah relief yang berasal dari zaman Romawi Kuno. Penemuan besar ini berlokasi di kompleks Tossal de La Cala di pantai Mediterania, sebuah benteng yang berasal dari abad pertama SM.

BACA JUGA:
Berapa Umur TV LED dan OLED TV?


Sebagaimana dihimpun dari Live Science, relief yang terungkap berbentuk wajah, lingga, dan tanduk yang keseluruhannya dibuat dengan cara diukir. Mereka berukuran sekitar 22 kali 16,5 inci (57 kali 42 sentimeter).

Jes&amp;uacute;s Moratalla selaku profesor arkeologi di Universitas Alicantesalah sekaligus satu arkeolog yang ikut serta dalam penelitian berpendapat bahwa relief aslinya mungkin lebih besar, mengingat sebagian dari batu itu hilang.

BACA JUGA:
Detik-Detik Meteor Meledak Terekam Kamera, Hasilkan Cahaya Hijau dan Suara Keras


Ia juga mengatakan ketiga relief yang ditemukan sangat unik lantaran tidak ada referensi untuk ukiran dan relief serupa di wilayah yang sebelumnya diduduki Romawi, Ana Pellicer.

Namun begitu, Katherine Halcrow, yang memiliki gelar doktor dalam bidang arkeologi klasik dari Universitas Oxford, yang justru tidak terlibat dalam penggalian, mengomentari makna simbolis ukiran tersebut.Menurutnya, tanduk kelimpahan dan lingga secara tradisional dipandang  sebagai pertanda atau jimat keberuntungan, perlindungan, dan  kelimpahan. Sedangkan wajah Phallus memiliki fungsi apotropaic, artinya  fungsinya adalah untuk menangkal kejahatan dari situs tersebut dan  orang-orang yang terkait dengannya.

Dalam ukiran yang baru ditemukan, kedua mata wajah memandang ke  depan, kemungkinan merupakan perspektif yang disengaja yang diberikan  oleh perajin, yang menggunakan pose frontal daripada pose samping untuk  menggarisbawahi rasa dominasi dan keterusterangan. &quot;Itu dimaksudkan  untuk menjadi pelindung dan mengesankan,&quot; ungkapnya.

Untuk diketahui, area Tossal de La Cala, tempat dimana relief  ditemukan, yang dikenal sebagai castellum, berfungsi sebagai menara  pengawas yang menghadap ke perairan dekat Alicante, Spanyol, untuk  serangan angkatan laut.

Benteng dibangun pada 77 SM di bawah komando Quintus Sertorius,  seorang Romawi yang menjadi pemberontak dan pemimpin Perang Sertorian  yang berperang melawan Republik Romawi antara tahun 80 SM. dan 72 SM. di  Semenanjung Iberia.
</content:encoded></item></channel></rss>
