<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ilmuwan Akhirnya Berhasil Translate Bahasa Simpanse</title><description>Para peneliti menghadirkan ular dan mencatat bagaimana respon simpanse saat melihatnya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/28/56/2821353/ilmuwan-akhirnya-berhasil-translate-bahasa-simpanse</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/28/56/2821353/ilmuwan-akhirnya-berhasil-translate-bahasa-simpanse"/><item><title>Ilmuwan Akhirnya Berhasil Translate Bahasa Simpanse</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/28/56/2821353/ilmuwan-akhirnya-berhasil-translate-bahasa-simpanse</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/28/56/2821353/ilmuwan-akhirnya-berhasil-translate-bahasa-simpanse</guid><pubDate>Senin 29 Mei 2023 06:05 WIB</pubDate><dc:creator>Anjasman Situmorang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/28/56/2821353/ilmuwan-akhirnya-berhasil-translate-bahasa-simpanse-9NPMxNMavt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Simpanse. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/28/56/2821353/ilmuwan-akhirnya-berhasil-translate-bahasa-simpanse-9NPMxNMavt.jpg</image><title>Simpanse. (Foto: Reuters)</title></images><description>SIMPANSE memang dikenal sebagai hewan yang berkerabat dekat dengan manusia. Maka tak heran jika mereka punya kemiripan dengan manusia, termasuk cara berkomunikasi.

Baru-baru ini para peneliti telah menemukan sebuah fakta bahwa simpanse ternyata kode bahasa sebagai bentuk komunikasi antar sesamanya. Mereka punya bahasa khusus yang dapat digabungkan menunjukkan &quot;sturktur seperti sintaksis&quot;.

BACA JUGA:
8 Hewan Paling Pintar di Muka Bumi, Nomor 6 Tak Pernah Disangka


Penelitian dimulai dari asumsi bahwa simpanse kemungkinan akan menggabungkan suara yang berbeda saat bertemu makhluk tertentu, seperti ular.

Demi menguji kebenarannya, para peneliti menghadirkan ular dan mencatat bagaimana respon simpanse saat melihatnya. Hasil temuan menunjukkan bahw simpanse mengeluarkan suara &quot;alarm-huus&quot; dan &quot;waa-barks&quot; ketika bertemu ular.

BACA JUGA:
Berapa Umur TV LED dan OLED TV?


Seperti dikutip dari BGR, simpanse memang punya bahasa dan kata sendiri yang menandakan mereka terkejut, dalam bahaya, atau meminta kedatangan cepat simpanse lainnya.

Dalam kasus simpanse dan ular, peneliti melihat kecenderungan simpanse menggabungkan suara tersebut. Hal ini mengkomunikasikan keterkejutan dan panggilan untuk simpanse lain yang berada di sekitar simpanse utama bersuara.Penelitian ini membuktikan bahwa ada kemiripan komunikasi antara  hewan dengan manusia. Berdasarkan hasil studi peneliti menyimpulkan  struktur komposisi bahasanya mungkin tidak berevolusi secara de novo  dalam garis keturunan manusia.

Justru, blok bangunan kognitif simpanse yang memfasilitasi sintaksis,  kemungkinan telah ada sejak zaman nenek moyang terakhir simpanse.  Peneliti juga menduga bahasa yang digunakan simpanse merupakan semacam  pendahulu bagaimana bahasa manusia berevolusi.

Dengan penelitian ini, mulai mengubah pandangan ilmuwan tentang  sintaksis manusia. Hal ini dapat membantu memperkuat ikatan antara  evolusi manusia dan hewan simpanse.
</description><content:encoded>SIMPANSE memang dikenal sebagai hewan yang berkerabat dekat dengan manusia. Maka tak heran jika mereka punya kemiripan dengan manusia, termasuk cara berkomunikasi.

Baru-baru ini para peneliti telah menemukan sebuah fakta bahwa simpanse ternyata kode bahasa sebagai bentuk komunikasi antar sesamanya. Mereka punya bahasa khusus yang dapat digabungkan menunjukkan &quot;sturktur seperti sintaksis&quot;.

BACA JUGA:
8 Hewan Paling Pintar di Muka Bumi, Nomor 6 Tak Pernah Disangka


Penelitian dimulai dari asumsi bahwa simpanse kemungkinan akan menggabungkan suara yang berbeda saat bertemu makhluk tertentu, seperti ular.

Demi menguji kebenarannya, para peneliti menghadirkan ular dan mencatat bagaimana respon simpanse saat melihatnya. Hasil temuan menunjukkan bahw simpanse mengeluarkan suara &quot;alarm-huus&quot; dan &quot;waa-barks&quot; ketika bertemu ular.

BACA JUGA:
Berapa Umur TV LED dan OLED TV?


Seperti dikutip dari BGR, simpanse memang punya bahasa dan kata sendiri yang menandakan mereka terkejut, dalam bahaya, atau meminta kedatangan cepat simpanse lainnya.

Dalam kasus simpanse dan ular, peneliti melihat kecenderungan simpanse menggabungkan suara tersebut. Hal ini mengkomunikasikan keterkejutan dan panggilan untuk simpanse lain yang berada di sekitar simpanse utama bersuara.Penelitian ini membuktikan bahwa ada kemiripan komunikasi antara  hewan dengan manusia. Berdasarkan hasil studi peneliti menyimpulkan  struktur komposisi bahasanya mungkin tidak berevolusi secara de novo  dalam garis keturunan manusia.

Justru, blok bangunan kognitif simpanse yang memfasilitasi sintaksis,  kemungkinan telah ada sejak zaman nenek moyang terakhir simpanse.  Peneliti juga menduga bahasa yang digunakan simpanse merupakan semacam  pendahulu bagaimana bahasa manusia berevolusi.

Dengan penelitian ini, mulai mengubah pandangan ilmuwan tentang  sintaksis manusia. Hal ini dapat membantu memperkuat ikatan antara  evolusi manusia dan hewan simpanse.
</content:encoded></item></channel></rss>
