<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Shoei X-15 Dijual di Indonesia, Helm Terbaru Marc Marquez Cocok Dipakai Ngebut</title><description>PT Prakarsa Bangun Sarana (PBS) juga memperkenalkan produk terbaru Shoei X-Fifteen (X-15). Apa saja keunggulan helm Marc Marquez ini?</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/26/86/2820768/shoei-x-15-dijual-di-indonesia-helm-terbaru-marc-marquez-cocok-dipakai-ngebut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/26/86/2820768/shoei-x-15-dijual-di-indonesia-helm-terbaru-marc-marquez-cocok-dipakai-ngebut"/><item><title>Shoei X-15 Dijual di Indonesia, Helm Terbaru Marc Marquez Cocok Dipakai Ngebut</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/26/86/2820768/shoei-x-15-dijual-di-indonesia-helm-terbaru-marc-marquez-cocok-dipakai-ngebut</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/26/86/2820768/shoei-x-15-dijual-di-indonesia-helm-terbaru-marc-marquez-cocok-dipakai-ngebut</guid><pubDate>Jum'at 26 Mei 2023 01:00 WIB</pubDate><dc:creator>Citra Dara Vresti Trisna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/26/86/2820768/shoei-x-15-dijual-di-indonesia-helm-terbaru-marc-marquez-cocok-dipakai-ngebut-CvtggAeet6.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Peluncuran Shoei X-15. (Foto: Okezone/Citra D)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/26/86/2820768/shoei-x-15-dijual-di-indonesia-helm-terbaru-marc-marquez-cocok-dipakai-ngebut-CvtggAeet6.jpeg</image><title>Peluncuran Shoei X-15. (Foto: Okezone/Citra D)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Berbarengan dengan peluncuran produk Nolan N30-4, PT Prakarsa Bangun Sarana (PBS) juga memperkenalkan produk helm terbaru Shoei X-Fifteen (X-15) pada Kamis (25/5/2023).
Serangkaian pengujian di fasilitas lorong angin (wind tunnel testing) membuat Shoei X-15 jadi beberapa tingkat lebih canggih dibandingkan produk sebelumnya (X-14).
Kecanggihan Shoei X-15 memberikan kenyamanan ekstra pada penggunanya. Tidak heran jika produk ini kemudian merevolusi dunia balap motor atau racing.
Hadirnya produk terbaru ini didasarkan pada pengalaman dan data analisa tekanan. Hal itu membuat Shoei X-15 menjadi helm yang memiliki minimal tekanan udara.

BACA JUGA:
Nolan Rilis N30-4 di Indonesia, Lebih Ringan dan Kaya Ventilasi

Perubahan yang ada pada produk helm premium terbaru ini memiliki tingkat aerodinamis yang tinggi sehingga tetap stabil untuk melaju di jalanan dengan kecepatan tinggi lebih dari 350 km per jam.

Shoei X-15 dirancang dengan lift 1,6 persen dan drag 6,1 persen sehingga menjadikan helm ini aman pada kecepatan tinggi.
&amp;ldquo;X-15 mengurangi terjadinya helm terangkat sekitar 1,6 persen dan risio helm tertarik sebesar 6,1 persen dibandingkan dengan produk sebelumnya,&amp;rdquo; kata Manager PT Prakarsa Bangun Sarana (PBS) Boy Sapta, Kamis (25/5/2023).

BACA JUGA:
Sandiaga Uno Sambut Kedatangan Tim Gresini Racing di Jakarta, Dapat Hadiah Helm Milik Enea Bastianini

Jika dilihat dari dekat, pada bagian atas helm terdapat aksen garis lurus pada bagian kanan kiri memberi ciri khas tersendiri serta performa aerodinamik yang tinggi.
&amp;ldquo;Kami menggunakan bentuk yang menyempit dari palang dagu ke bagian belakang helm. Perubahan tersebut meningkatkan efek baik secara signifikan,&amp;rdquo; jelas Boy.
Sedangkan adanya penstabil belakang berfungsi untuk menarik aliran udara ke ruang yang nampak seperti terowongan pada kiri dan kanan cangkang helm agar lebih stabil.Helm ini didesain menggunakan analisis tekanan udara untuk menentukan peletakan ventilasi yang ideal agar lebih efisien dan nyaman digunakan saat balapan.
Boy menyebut, kinerja ventilasi X-15 lebih unggul 1,5 kali dibanding produk sebelumnya. Selain itu, ditempatkan juga lubang outlet di terowongan stabilizer belakang.
Terdapat juga tujuh lubang ventilasi pipi terbaru atau dua kali lipat lebih banyak dibanding generasi sebelumnya.

BACA JUGA:
Berikut Kelebihan dan Kekurangan Helm Flat Visor

Sementara pada bagian perisai (visor), X-15 dilengkapi dengan sistem kunci tengah untuk mencegah angin masuk dan hujan.
Kemudian pengelihatan yang dirasakan pengendara akan lebih jelas berkat adanya lembaran anti kabut yang menutup seluruh area saat dipasang.

BACA JUGA:
Cara Mencuci Helm Sendiri di Rumah, Ternyata Gampang Banget

Pengguna helm ini juga dimanjakan dengan adanya bidang pengelihatan atas yang lebih tinggi dibandingkan produk sebelumnya. Peningkatan tersebut membuat pandangan pengendara lebih lega.
&amp;ldquo;Kami telah menaikkan posisi lubang mata X-15 sebesar 5 mm dibanding sebelumnya. Pergeseran tersebut telah memperluas bidang pandang atas tanpa harus mengubah posisi kepala saat berkendara sehingga tidak mengobankan keseimbangan bidang pandang dalam arah vertical,&amp;rdquo; jelas Boy.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Berbarengan dengan peluncuran produk Nolan N30-4, PT Prakarsa Bangun Sarana (PBS) juga memperkenalkan produk helm terbaru Shoei X-Fifteen (X-15) pada Kamis (25/5/2023).
Serangkaian pengujian di fasilitas lorong angin (wind tunnel testing) membuat Shoei X-15 jadi beberapa tingkat lebih canggih dibandingkan produk sebelumnya (X-14).
Kecanggihan Shoei X-15 memberikan kenyamanan ekstra pada penggunanya. Tidak heran jika produk ini kemudian merevolusi dunia balap motor atau racing.
Hadirnya produk terbaru ini didasarkan pada pengalaman dan data analisa tekanan. Hal itu membuat Shoei X-15 menjadi helm yang memiliki minimal tekanan udara.

BACA JUGA:
Nolan Rilis N30-4 di Indonesia, Lebih Ringan dan Kaya Ventilasi

Perubahan yang ada pada produk helm premium terbaru ini memiliki tingkat aerodinamis yang tinggi sehingga tetap stabil untuk melaju di jalanan dengan kecepatan tinggi lebih dari 350 km per jam.

Shoei X-15 dirancang dengan lift 1,6 persen dan drag 6,1 persen sehingga menjadikan helm ini aman pada kecepatan tinggi.
&amp;ldquo;X-15 mengurangi terjadinya helm terangkat sekitar 1,6 persen dan risio helm tertarik sebesar 6,1 persen dibandingkan dengan produk sebelumnya,&amp;rdquo; kata Manager PT Prakarsa Bangun Sarana (PBS) Boy Sapta, Kamis (25/5/2023).

BACA JUGA:
Sandiaga Uno Sambut Kedatangan Tim Gresini Racing di Jakarta, Dapat Hadiah Helm Milik Enea Bastianini

Jika dilihat dari dekat, pada bagian atas helm terdapat aksen garis lurus pada bagian kanan kiri memberi ciri khas tersendiri serta performa aerodinamik yang tinggi.
&amp;ldquo;Kami menggunakan bentuk yang menyempit dari palang dagu ke bagian belakang helm. Perubahan tersebut meningkatkan efek baik secara signifikan,&amp;rdquo; jelas Boy.
Sedangkan adanya penstabil belakang berfungsi untuk menarik aliran udara ke ruang yang nampak seperti terowongan pada kiri dan kanan cangkang helm agar lebih stabil.Helm ini didesain menggunakan analisis tekanan udara untuk menentukan peletakan ventilasi yang ideal agar lebih efisien dan nyaman digunakan saat balapan.
Boy menyebut, kinerja ventilasi X-15 lebih unggul 1,5 kali dibanding produk sebelumnya. Selain itu, ditempatkan juga lubang outlet di terowongan stabilizer belakang.
Terdapat juga tujuh lubang ventilasi pipi terbaru atau dua kali lipat lebih banyak dibanding generasi sebelumnya.

BACA JUGA:
Berikut Kelebihan dan Kekurangan Helm Flat Visor

Sementara pada bagian perisai (visor), X-15 dilengkapi dengan sistem kunci tengah untuk mencegah angin masuk dan hujan.
Kemudian pengelihatan yang dirasakan pengendara akan lebih jelas berkat adanya lembaran anti kabut yang menutup seluruh area saat dipasang.

BACA JUGA:
Cara Mencuci Helm Sendiri di Rumah, Ternyata Gampang Banget

Pengguna helm ini juga dimanjakan dengan adanya bidang pengelihatan atas yang lebih tinggi dibandingkan produk sebelumnya. Peningkatan tersebut membuat pandangan pengendara lebih lega.
&amp;ldquo;Kami telah menaikkan posisi lubang mata X-15 sebesar 5 mm dibanding sebelumnya. Pergeseran tersebut telah memperluas bidang pandang atas tanpa harus mengubah posisi kepala saat berkendara sehingga tidak mengobankan keseimbangan bidang pandang dalam arah vertical,&amp;rdquo; jelas Boy.</content:encoded></item></channel></rss>
