<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mesin Pencari Google Akhirnya Punya AI Generatif, Apa Perbedaannya?</title><description>Google akhirnya mengumumkan bahwa mereka mulai membuka akses ke Google  SGE.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/26/54/2820422/mesin-pencari-google-akhirnya-punya-ai-generatif-apa-perbedaannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/26/54/2820422/mesin-pencari-google-akhirnya-punya-ai-generatif-apa-perbedaannya"/><item><title>Mesin Pencari Google Akhirnya Punya AI Generatif, Apa Perbedaannya?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/26/54/2820422/mesin-pencari-google-akhirnya-punya-ai-generatif-apa-perbedaannya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/26/54/2820422/mesin-pencari-google-akhirnya-punya-ai-generatif-apa-perbedaannya</guid><pubDate>Jum'at 26 Mei 2023 13:27 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/26/54/2820422/mesin-pencari-google-akhirnya-punya-ai-generatif-apa-perbedaannya-PExOc47F7S.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Google. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/26/54/2820422/mesin-pencari-google-akhirnya-punya-ai-generatif-apa-perbedaannya-PExOc47F7S.jpeg</image><title>Google. (Foto: Freepik)</title></images><description>HAMPIR setiap perusahaan teknologi raksasa kini berlomba untuk mengembangkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Salah satu perusahaan yang dengan masif menggembangkan AI adalah Google.

Google memang telah mengembangkan AI secara masif, bahkan sempat menggandeng Father of AI, Geoffrey Hinton, untuk mengembangkan AI dalam Search Generative Experience (SGE). Setelah melalui uji coba, Google akhirnya mengumumkan bahwa mereka mulai membuka akses ke Google  SGE.

BACA JUGA:
Setelah Dipikir Ulang, Samsung Pilih Tetap Google daripada Bing


Ini merupakan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) generatif. Nantinya pengguna dimungkinkan memperluas snapshot, menambahkan kartu yang menampilkan artikel sumber, dan dapat mengajukan pertanyaan lanjutan.

Sebagaimana dihimpun dari Engadget, penelusuran bertenaga AI Google yang inovatif ini menggunakan bilah masukan yang sama dengan yang biasa digunakan pada Google Search versi biasa, bukan bidang chatbot terpisah seperti di Bing.

BACA JUGA:
Senggol Tiket Coldplay, Tiket DOTA 2 Bali Major Rp13 Juta Ludes dalam Hitungan Jam


Selain menambah AI generatif di Search, Google juga membuka akses ke Search Labs lainnya, termasuk Code Tips dan Add to Sheets. Code Tips memanfaatkan kekuatan model bahasa besar untuk memberikan petunjuk untuk menulis kode lebih cepat dan lebih cerdas.Ini memungkinkan calon pengembang mengajukan pertanyaan tentang  cara-cara tentang bahasa pemrograman (C, C++, Go, Java, JavaScript,  Kotlin, Python, dan TypeScript), tools (Docker, Git, shell) dan  algoritme.

Sementara itu, seperti namanya, Add to Sheets memungkinkan pengguna  memasukkan hasil pencarian langsung ke aplikasi spreadsheet Google.  Dengan mengetuk ikon Lembar di sebelah kiri hasil pencarian akan  memunculkan daftar dokumen terbaru pengguna.

Sayangnya pembaruan ini baru tersedia untul pengguna Google di  wilayah Amerika Serikat. Perusahaan belum mengumumkan seberapa cepat  atau luas akses yang akan dibuka ke pengguna di negara lainnya.
</description><content:encoded>HAMPIR setiap perusahaan teknologi raksasa kini berlomba untuk mengembangkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Salah satu perusahaan yang dengan masif menggembangkan AI adalah Google.

Google memang telah mengembangkan AI secara masif, bahkan sempat menggandeng Father of AI, Geoffrey Hinton, untuk mengembangkan AI dalam Search Generative Experience (SGE). Setelah melalui uji coba, Google akhirnya mengumumkan bahwa mereka mulai membuka akses ke Google  SGE.

BACA JUGA:
Setelah Dipikir Ulang, Samsung Pilih Tetap Google daripada Bing


Ini merupakan teknologi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) generatif. Nantinya pengguna dimungkinkan memperluas snapshot, menambahkan kartu yang menampilkan artikel sumber, dan dapat mengajukan pertanyaan lanjutan.

Sebagaimana dihimpun dari Engadget, penelusuran bertenaga AI Google yang inovatif ini menggunakan bilah masukan yang sama dengan yang biasa digunakan pada Google Search versi biasa, bukan bidang chatbot terpisah seperti di Bing.

BACA JUGA:
Senggol Tiket Coldplay, Tiket DOTA 2 Bali Major Rp13 Juta Ludes dalam Hitungan Jam


Selain menambah AI generatif di Search, Google juga membuka akses ke Search Labs lainnya, termasuk Code Tips dan Add to Sheets. Code Tips memanfaatkan kekuatan model bahasa besar untuk memberikan petunjuk untuk menulis kode lebih cepat dan lebih cerdas.Ini memungkinkan calon pengembang mengajukan pertanyaan tentang  cara-cara tentang bahasa pemrograman (C, C++, Go, Java, JavaScript,  Kotlin, Python, dan TypeScript), tools (Docker, Git, shell) dan  algoritme.

Sementara itu, seperti namanya, Add to Sheets memungkinkan pengguna  memasukkan hasil pencarian langsung ke aplikasi spreadsheet Google.  Dengan mengetuk ikon Lembar di sebelah kiri hasil pencarian akan  memunculkan daftar dokumen terbaru pengguna.

Sayangnya pembaruan ini baru tersedia untul pengguna Google di  wilayah Amerika Serikat. Perusahaan belum mengumumkan seberapa cepat  atau luas akses yang akan dibuka ke pengguna di negara lainnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
