<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Top 3 Perusahaan Teknologi yang Paling Banyak Pecat Karyawannya</title><description>Beberapa perusahaan teknologi pun sudah melakukan PHK ratusan bahkan ribuan karyawannya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/25/54/2819914/top-3-perusahaan-teknologi-yang-paling-banyak-pecat-karyawannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/25/54/2819914/top-3-perusahaan-teknologi-yang-paling-banyak-pecat-karyawannya"/><item><title>Top 3 Perusahaan Teknologi yang Paling Banyak Pecat Karyawannya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/25/54/2819914/top-3-perusahaan-teknologi-yang-paling-banyak-pecat-karyawannya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/25/54/2819914/top-3-perusahaan-teknologi-yang-paling-banyak-pecat-karyawannya</guid><pubDate>Kamis 25 Mei 2023 15:34 WIB</pubDate><dc:creator>Martin Bagya Kertiyasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/25/54/2819914/top-3-perusahaan-teknologi-yang-paling-banyak-pecat-karyawannya-AoV7OaK9wR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">IPO GoTo. (Foto: MNC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/25/54/2819914/top-3-perusahaan-teknologi-yang-paling-banyak-pecat-karyawannya-AoV7OaK9wR.jpg</image><title>IPO GoTo. (Foto: MNC)</title></images><description>KONDISI makroekonomi global yang tidak stabil mengakibatkan beberapa perusahaan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara massal, tidak terkecuali di Indonesia. Beberapa perusahaan teknologi pun sudah melakukan PHK ratusan bahkan ribuan karyawannya.
Lembaga riset RevoU pun mencatat ada beberapa perusahaan yang telah melakukan PHK massal. Nah, berikut top 3 perusahaan teknologi yang mengalami pertumbuhan negatif dalam 6 bulan terakhir.

BACA JUGA:
Daftar Pertumbuhan Karyawan Perusahaan Teknologi di Indonesia, Siapa Paling Banyak Serap Tenaga Kerja?

Moladin
Moladin menjadi perusahaan dengan persentase pertumbuhan karyawan tertinggi di riset data RevoU 2022 Tech Employee Growth sebesar +567% &amp;ndash; Dari 97 karyawan menjadi 647 karyawan.
Dibandingkan dengan riset sebelumnya, Moladin masih memiliki pertumbuhan positif di periode Mei 2022 - Mei 2023 sebesar +15.1% (+144 orang). Namun, terlihat dari data 6 bulan terakhir (November 2022 - Mei 2023), Moladin memiliki penurunan karyawan sebesar -18.8% atau sebanyak -253 karyawan.
Moladin pun telah melakukan layoff terhadap 360 karyawannya. Keputusan yang sulit ini dilakukan untuk memperbaiki sustainability jangka panjang bisnis Moladin.

BACA JUGA:
8 Hewan Paling Pintar di Muka Bumi, Nomor 6 Tak Pernah Disangka

Ruangguru
Pada riset data 2022 Tech Employee Growth, Ruangguru menduduki peringkat pertama dengan jumlah karyawan baru terbanyak &amp;ndash; Dari 3,921 orang menjadi 6,272 dengan total +2,351 karyawan baru. Dibandingkan dengan kondisi tahun lalu, kali ini Ruangguru mengalami penurunan karyawan sebanyak -916 orang (-17.4%) dalam periode 6 bulan terakhir.
Pada masa pandemi, Ruangguru memang memiliki kenaikan peminat yang berujung pada perekrutan besar-besaran untuk bisa mempertahankan dan meningkatkan growth. Namun, kondisi ekonomi global pasca-pandemi memburuk dan berdampak negatif pada Ruangguru.Gojek &amp;amp; Tokopedia (GoTo)
Duo perusahaan teknologi besar Indonesia menjadi perusahaan teknologi  lokal dengan jumlah karyawan baru terbanyak di riset RevoU 2022 Tech  Employee Growth &amp;ndash;Tokopedia duduk di posisi kedua dengan +1,837 karyawan  baru, sedangkan Gojek duduk di posisi keempat dengan +1,180 karyawan  baru.
Dibandingkan dengan tahun lalu, selama periode Mei 2022 - Mei 2023  Gojek mengalami penambahan karyawan sebanyak +1.5% (+389 orang) dan  Tokopedia mengalami pengurangan karyawan sebanyak -4.1% (-338 orang).
Namun keduanya mengalami penurunan jumlah karyawan yang cukup banyak  di 6 bulan terakhir &amp;ndash; Gojek berkurang -0.5% karyawannya (-134 orang) dan  Tokopedia berkurang -8.2% karyawannya (-717 orang).
Kondisi yang sama juga terjadi dalam perusahaan merger Gojek dan  Tokopedia, yaitu GoTo Group. Dilansir oleh CNBC Indonesia, GoTo telah  melakukan dua kali pemangkasan karyawan pada bulan November 2022 sebesar  -12% (-1300 orang). Pada bulan Maret 2023 sebesar -600 orang. Kondisi  ini didorong dalam upaya untuk memperkuat operasional perusahaan.</description><content:encoded>KONDISI makroekonomi global yang tidak stabil mengakibatkan beberapa perusahaan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara massal, tidak terkecuali di Indonesia. Beberapa perusahaan teknologi pun sudah melakukan PHK ratusan bahkan ribuan karyawannya.
Lembaga riset RevoU pun mencatat ada beberapa perusahaan yang telah melakukan PHK massal. Nah, berikut top 3 perusahaan teknologi yang mengalami pertumbuhan negatif dalam 6 bulan terakhir.

BACA JUGA:
Daftar Pertumbuhan Karyawan Perusahaan Teknologi di Indonesia, Siapa Paling Banyak Serap Tenaga Kerja?

Moladin
Moladin menjadi perusahaan dengan persentase pertumbuhan karyawan tertinggi di riset data RevoU 2022 Tech Employee Growth sebesar +567% &amp;ndash; Dari 97 karyawan menjadi 647 karyawan.
Dibandingkan dengan riset sebelumnya, Moladin masih memiliki pertumbuhan positif di periode Mei 2022 - Mei 2023 sebesar +15.1% (+144 orang). Namun, terlihat dari data 6 bulan terakhir (November 2022 - Mei 2023), Moladin memiliki penurunan karyawan sebesar -18.8% atau sebanyak -253 karyawan.
Moladin pun telah melakukan layoff terhadap 360 karyawannya. Keputusan yang sulit ini dilakukan untuk memperbaiki sustainability jangka panjang bisnis Moladin.

BACA JUGA:
8 Hewan Paling Pintar di Muka Bumi, Nomor 6 Tak Pernah Disangka

Ruangguru
Pada riset data 2022 Tech Employee Growth, Ruangguru menduduki peringkat pertama dengan jumlah karyawan baru terbanyak &amp;ndash; Dari 3,921 orang menjadi 6,272 dengan total +2,351 karyawan baru. Dibandingkan dengan kondisi tahun lalu, kali ini Ruangguru mengalami penurunan karyawan sebanyak -916 orang (-17.4%) dalam periode 6 bulan terakhir.
Pada masa pandemi, Ruangguru memang memiliki kenaikan peminat yang berujung pada perekrutan besar-besaran untuk bisa mempertahankan dan meningkatkan growth. Namun, kondisi ekonomi global pasca-pandemi memburuk dan berdampak negatif pada Ruangguru.Gojek &amp;amp; Tokopedia (GoTo)
Duo perusahaan teknologi besar Indonesia menjadi perusahaan teknologi  lokal dengan jumlah karyawan baru terbanyak di riset RevoU 2022 Tech  Employee Growth &amp;ndash;Tokopedia duduk di posisi kedua dengan +1,837 karyawan  baru, sedangkan Gojek duduk di posisi keempat dengan +1,180 karyawan  baru.
Dibandingkan dengan tahun lalu, selama periode Mei 2022 - Mei 2023  Gojek mengalami penambahan karyawan sebanyak +1.5% (+389 orang) dan  Tokopedia mengalami pengurangan karyawan sebanyak -4.1% (-338 orang).
Namun keduanya mengalami penurunan jumlah karyawan yang cukup banyak  di 6 bulan terakhir &amp;ndash; Gojek berkurang -0.5% karyawannya (-134 orang) dan  Tokopedia berkurang -8.2% karyawannya (-717 orang).
Kondisi yang sama juga terjadi dalam perusahaan merger Gojek dan  Tokopedia, yaitu GoTo Group. Dilansir oleh CNBC Indonesia, GoTo telah  melakukan dua kali pemangkasan karyawan pada bulan November 2022 sebesar  -12% (-1300 orang). Pada bulan Maret 2023 sebesar -600 orang. Kondisi  ini didorong dalam upaya untuk memperkuat operasional perusahaan.</content:encoded></item></channel></rss>
