<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Teleskop Terbesar di Dunia Berhasil Tangkap Gambar Matahari dalam Siklus Puncaknya</title><description>Foto menunjukan bahwa Matahari sedang meningkatkan aktivitasnya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/24/54/2819220/teleskop-terbesar-di-dunia-berhasil-tangkap-gambar-matahari-dalam-siklus-puncaknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/24/54/2819220/teleskop-terbesar-di-dunia-berhasil-tangkap-gambar-matahari-dalam-siklus-puncaknya"/><item><title>Teleskop Terbesar di Dunia Berhasil Tangkap Gambar Matahari dalam Siklus Puncaknya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/24/54/2819220/teleskop-terbesar-di-dunia-berhasil-tangkap-gambar-matahari-dalam-siklus-puncaknya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/24/54/2819220/teleskop-terbesar-di-dunia-berhasil-tangkap-gambar-matahari-dalam-siklus-puncaknya</guid><pubDate>Rabu 24 Mei 2023 17:18 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/24/54/2819220/teleskop-terbesar-di-dunia-berhasil-tangkap-gambar-matahari-dalam-siklus-puncaknya-g8FN8dHUQl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Siklus Matahari dalam Puncaknya. (Foto: NSF)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/24/54/2819220/teleskop-terbesar-di-dunia-berhasil-tangkap-gambar-matahari-dalam-siklus-puncaknya-g8FN8dHUQl.jpg</image><title>Siklus Matahari dalam Puncaknya. (Foto: NSF)</title></images><description>MATAHARI sebagai pusat tata surya menjadi sumber kehidupan banyak mahluk. Meskipun terlihat memberikan banyak manfaat, pada dasarnya matahari sangat berbahaya loh, apalagi radiasinya.

Matahari sendiri, memiliki komposisi 75% hidrogen, 24% helium, dengan sejumlah kecil unsur oksigen, karbon, neon dan besi. Layaknya sebuah planet, matahari pun memiliki aktivitasnya sendiri.

BACA JUGA:
Harganya Rp13 Juta, Casing AirPods Pro 2 Ini Lebih Mahal dari iPad


Foto Matahari terbaru yang diambil menggunakan Daniel K. Inouye Solar Telescope berhasil mengungkap misteri di masa mendatang. Foto menunjukan bahwa Matahari sedang meningkatkan aktivitasnya.

Untuk diketahui, Teleskop Surya Inouye adalah yang terbesar dan terkuat di dunia, jadi tidak hanya mendapatkan gambar yang sangat detail tapi juga secara perlahan mengungkapkan rahasia alam semesta.

Sebagaimana dilansir dari IFL Science, setelah lebih dari satu tahun pengamatan, didapat setidaknya delapan foto menunjukkan beberapa sorotan dari aktivitas yang terjadi di pusat tata surya tersebut.

BACA JUGA:
Fenomena Matahari Merah Muncul di New York hingga Iowa


Salah satu foto berfokus pada fotosfer, wilayah yang biasa disebut sebagai permukaan Matahari. Dalam foto menunjukkan area Matahari sebagian besar tenang dengan beberapa area yang lebih aktif dari biasanya.

Di daerah yang lebih tenang, bisa dilihat perincian fotosfer. Plasma yang lebih panas naik dari bagian dalam Matahari, membuat bintik-bintik lebih terang, dengan plasma yang lebih dingin membentuk garis yang sedikit lebih gelap di antara setiap sel.Namun jika melihat daerah yang benar-benar gelap di permukaan  Matahari, terlihat bahwa Matahari sedang menuju aktivitas maksimum,  momen ketika aktivitasnya memuncak selama siklus 11 tahunnya.

Bintik Matahari sendiri dapat memiliki kutub utara dan selatan,  seperti magnet biasa. Mereka juga dapat berinteraksi dengan bintik  Matahari lainnya. Mereka bisa menjadi sistem yang cukup kompleks.

Terkadang energi magnetik yang terbentuk di sekitarnya dilepaskan  dalam peristiwa eksplosif seperti semburan Matahari dan lontaran massa  koronal. Peristiwa ini bisa sangat berbahaya jika terjadi.

Bukan tanpa alasan, mengingat hal itu bisa mengubah cuaca luar  angkasa di sekitar planet, memengaruhi satelit, saluran listrik, dan  teknologi lainnya. Sampai saat ini para ilmuwan masih terus mengamati  pergerakan tersebut.
</description><content:encoded>MATAHARI sebagai pusat tata surya menjadi sumber kehidupan banyak mahluk. Meskipun terlihat memberikan banyak manfaat, pada dasarnya matahari sangat berbahaya loh, apalagi radiasinya.

Matahari sendiri, memiliki komposisi 75% hidrogen, 24% helium, dengan sejumlah kecil unsur oksigen, karbon, neon dan besi. Layaknya sebuah planet, matahari pun memiliki aktivitasnya sendiri.

BACA JUGA:
Harganya Rp13 Juta, Casing AirPods Pro 2 Ini Lebih Mahal dari iPad


Foto Matahari terbaru yang diambil menggunakan Daniel K. Inouye Solar Telescope berhasil mengungkap misteri di masa mendatang. Foto menunjukan bahwa Matahari sedang meningkatkan aktivitasnya.

Untuk diketahui, Teleskop Surya Inouye adalah yang terbesar dan terkuat di dunia, jadi tidak hanya mendapatkan gambar yang sangat detail tapi juga secara perlahan mengungkapkan rahasia alam semesta.

Sebagaimana dilansir dari IFL Science, setelah lebih dari satu tahun pengamatan, didapat setidaknya delapan foto menunjukkan beberapa sorotan dari aktivitas yang terjadi di pusat tata surya tersebut.

BACA JUGA:
Fenomena Matahari Merah Muncul di New York hingga Iowa


Salah satu foto berfokus pada fotosfer, wilayah yang biasa disebut sebagai permukaan Matahari. Dalam foto menunjukkan area Matahari sebagian besar tenang dengan beberapa area yang lebih aktif dari biasanya.

Di daerah yang lebih tenang, bisa dilihat perincian fotosfer. Plasma yang lebih panas naik dari bagian dalam Matahari, membuat bintik-bintik lebih terang, dengan plasma yang lebih dingin membentuk garis yang sedikit lebih gelap di antara setiap sel.Namun jika melihat daerah yang benar-benar gelap di permukaan  Matahari, terlihat bahwa Matahari sedang menuju aktivitas maksimum,  momen ketika aktivitasnya memuncak selama siklus 11 tahunnya.

Bintik Matahari sendiri dapat memiliki kutub utara dan selatan,  seperti magnet biasa. Mereka juga dapat berinteraksi dengan bintik  Matahari lainnya. Mereka bisa menjadi sistem yang cukup kompleks.

Terkadang energi magnetik yang terbentuk di sekitarnya dilepaskan  dalam peristiwa eksplosif seperti semburan Matahari dan lontaran massa  koronal. Peristiwa ini bisa sangat berbahaya jika terjadi.

Bukan tanpa alasan, mengingat hal itu bisa mengubah cuaca luar  angkasa di sekitar planet, memengaruhi satelit, saluran listrik, dan  teknologi lainnya. Sampai saat ini para ilmuwan masih terus mengamati  pergerakan tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
