<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berkat AI Terbarunya, Bing Salip Baidu Jadi Mesin Pencari Paling Populer di China</title><description>Berdasarkan data terbaru diketahui pangsa pasar Bing lebih unggul dibanding mesin pencari China tersebut.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/24/54/2819048/berkat-ai-terbarunya-bing-salip-baidu-jadi-mesin-pencari-paling-populer-di-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/24/54/2819048/berkat-ai-terbarunya-bing-salip-baidu-jadi-mesin-pencari-paling-populer-di-china"/><item><title>Berkat AI Terbarunya, Bing Salip Baidu Jadi Mesin Pencari Paling Populer di China</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/24/54/2819048/berkat-ai-terbarunya-bing-salip-baidu-jadi-mesin-pencari-paling-populer-di-china</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/24/54/2819048/berkat-ai-terbarunya-bing-salip-baidu-jadi-mesin-pencari-paling-populer-di-china</guid><pubDate>Rabu 24 Mei 2023 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Anjasman Situmorang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/24/54/2819048/berkat-ai-terbarunya-bing-salip-baidu-jadi-mesin-pencari-paling-populer-di-china-oQaGfZjpnP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Microsoft Bing. (Foto: Time)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/24/54/2819048/berkat-ai-terbarunya-bing-salip-baidu-jadi-mesin-pencari-paling-populer-di-china-oQaGfZjpnP.jpg</image><title>Microsoft Bing. (Foto: Time)</title></images><description>GOOGLE mungkin menjadi mesin pencari paling terkenal di dunia, tapi tidak di China. Di China, mesin pencari paling digemari adalah Baidu, buatan China.

Tapi, belakangan Microsoft Bing berhasil menyalip Baidu sebagai mesin pencari terkemuka di China. Berdasarkan data terbaru diketahui pangsa pasar Bing lebih unggul dibanding mesin pencari China tersebut, bahkan dengan selisih cukup besar.

Data dari StatCounter menungkapkan bahwa Bing telah mencapai pangsa pasar sebesar 37,4% pada April 2023 lalu. Microsoft berhasil mengalahkan mesin pencari populer lainnya seperti Baidu, Yandex, hingga Google.

BACA JUGA:
Harganya Rp13 Juta, Casing AirPods Pro 2 Ini Lebih Mahal dari iPad


Tercatat, pangsa pasar Baidu kini telah turun menjadi 27,01% yang membuatnya berada di peringkat kedua. Sementara itu di posisi selanjutnya ada Sogou yang memiliki pangsa pasar 16,36%, Yandex sebesar 7,45%, Haosou dengan 6,25%, dan Google 5,2%.

Laporan ini membuktikan bahwa persaingan mesin pencari di China yang cukup ketat. Keberhasilan Microsoft Bing ini tidak terlepas dari kemampuan AI atau kecerdasan buatan dari mesin pencarinya yang luar biasa.

Seperti diketahui mesin pencari bertenaga AI belakangan ini begitu populer semenjak kehadiran ChatGPT tahun lalu. Dengan ditenagai AI, Bing tentunya dapat memberikan pengalaman pencarian yang lebih baik kepada pengguna.

BACA JUGA:
Bagaimana Jadinya Jika AI Ciptakan Buku Tahunan Sekolah Harry Potter?


Microsoft terus berkomitmen meningkatkan kemampuan Bing. Terbukti, beberapa bulan lalu Microsoft telah mengatakan bahwa mesin pencari Bing telah terintegrasi GPT-4, iterasi termutakhir dari ChatGPT OpenAI.

Selain karena kemampuannya, Bing kian populer integrasinya dengan beberapa produk dan layanan Microsoft lainnya. Beberapa di antaranya seperti Windows, Office, dan Xbox.Kelebihan inilah yang membawa Bing untuk lebih dikenal serta  menjangkau basis pengguna yang semakin luas di China, demikian dikutip  dari Neowin.

Mesin pencari bertenaga AI diprediksi akan semakin berkembang di masa  depan. Hal ini selaras dengan pernyataan salah satu pendiri perusahaan  DeepMind, Mustafa Suleyman.

Suleyman mengatakan bahwa tren pencarian dalam 10 tahun ke depan akan  segera berubah. Metode pencarian konvensional mulai ditinggalkan dan  beralih menjadi pencarian interaktif.

Hal ini mulai terlihat pada Microsoft Bing dan mesin pencari lainnya.  Beberapa perusahaan terus mencoba membuat inovasi dan mengintegrasikan  teknologi baru untuk memberi pengalaman pencarian yang lebih canggih.

Ketika mesin pencari makin cerdas, memaksimalkan algoritme konten  dalam pencarian interaktif merupakan hal yang penting. Hal ini demi  menjamin visibilitas dan keterlibatan audiens.
</description><content:encoded>GOOGLE mungkin menjadi mesin pencari paling terkenal di dunia, tapi tidak di China. Di China, mesin pencari paling digemari adalah Baidu, buatan China.

Tapi, belakangan Microsoft Bing berhasil menyalip Baidu sebagai mesin pencari terkemuka di China. Berdasarkan data terbaru diketahui pangsa pasar Bing lebih unggul dibanding mesin pencari China tersebut, bahkan dengan selisih cukup besar.

Data dari StatCounter menungkapkan bahwa Bing telah mencapai pangsa pasar sebesar 37,4% pada April 2023 lalu. Microsoft berhasil mengalahkan mesin pencari populer lainnya seperti Baidu, Yandex, hingga Google.

BACA JUGA:
Harganya Rp13 Juta, Casing AirPods Pro 2 Ini Lebih Mahal dari iPad


Tercatat, pangsa pasar Baidu kini telah turun menjadi 27,01% yang membuatnya berada di peringkat kedua. Sementara itu di posisi selanjutnya ada Sogou yang memiliki pangsa pasar 16,36%, Yandex sebesar 7,45%, Haosou dengan 6,25%, dan Google 5,2%.

Laporan ini membuktikan bahwa persaingan mesin pencari di China yang cukup ketat. Keberhasilan Microsoft Bing ini tidak terlepas dari kemampuan AI atau kecerdasan buatan dari mesin pencarinya yang luar biasa.

Seperti diketahui mesin pencari bertenaga AI belakangan ini begitu populer semenjak kehadiran ChatGPT tahun lalu. Dengan ditenagai AI, Bing tentunya dapat memberikan pengalaman pencarian yang lebih baik kepada pengguna.

BACA JUGA:
Bagaimana Jadinya Jika AI Ciptakan Buku Tahunan Sekolah Harry Potter?


Microsoft terus berkomitmen meningkatkan kemampuan Bing. Terbukti, beberapa bulan lalu Microsoft telah mengatakan bahwa mesin pencari Bing telah terintegrasi GPT-4, iterasi termutakhir dari ChatGPT OpenAI.

Selain karena kemampuannya, Bing kian populer integrasinya dengan beberapa produk dan layanan Microsoft lainnya. Beberapa di antaranya seperti Windows, Office, dan Xbox.Kelebihan inilah yang membawa Bing untuk lebih dikenal serta  menjangkau basis pengguna yang semakin luas di China, demikian dikutip  dari Neowin.

Mesin pencari bertenaga AI diprediksi akan semakin berkembang di masa  depan. Hal ini selaras dengan pernyataan salah satu pendiri perusahaan  DeepMind, Mustafa Suleyman.

Suleyman mengatakan bahwa tren pencarian dalam 10 tahun ke depan akan  segera berubah. Metode pencarian konvensional mulai ditinggalkan dan  beralih menjadi pencarian interaktif.

Hal ini mulai terlihat pada Microsoft Bing dan mesin pencari lainnya.  Beberapa perusahaan terus mencoba membuat inovasi dan mengintegrasikan  teknologi baru untuk memberi pengalaman pencarian yang lebih canggih.

Ketika mesin pencari makin cerdas, memaksimalkan algoritme konten  dalam pencarian interaktif merupakan hal yang penting. Hal ini demi  menjamin visibilitas dan keterlibatan audiens.
</content:encoded></item></channel></rss>
