<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berapa Umur TV LED dan OLED TV?</title><description>TV dengan spesifikasi LED berarti televisi tersebut menggunakan panel LCD dengan pencahayaan LED.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/23/54/2818817/berapa-umur-tv-led-dan-oled-tv</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/23/54/2818817/berapa-umur-tv-led-dan-oled-tv"/><item><title>Berapa Umur TV LED dan OLED TV?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/23/54/2818817/berapa-umur-tv-led-dan-oled-tv</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/23/54/2818817/berapa-umur-tv-led-dan-oled-tv</guid><pubDate>Rabu 24 Mei 2023 06:07 WIB</pubDate><dc:creator>Anjasman Situmorang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/23/54/2818817/berapa-umur-tv-led-dan-oled-tv-VaqIy5Jhe0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi TV LED. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/23/54/2818817/berapa-umur-tv-led-dan-oled-tv-VaqIy5Jhe0.jpg</image><title>Ilustrasi TV LED. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>PERKEMBANGAN teknologi membawa pengaruh besar dalam industri televisi (TV). Mulai dari televisi tabung yang berukuran besar dan tebal dengan warna hitam putih. Kini TV berwarna telah hadir lebih bervariasi dari bentuknya yang lebih tipis dan sederhana.

Sebagai sarana hiburan, saat ini tersedia berbagai jenis TV di pasaran. Beberapa yang cukup populer yaitu jenis TV Light Emitting Diode (LED) dan Organic Light Emitting Diode (OLED) TV.

Kedua jenis TV ini memiliki masa pakai atau umur yang berbeda. Hal ini karena teknologi LED dan OLED TV tidak sama sehingga cara kerjanya pun berbeda.

BACA JUGA:
Bagaimana Jadinya Jika AI Ciptakan Buku Tahunan Sekolah Harry Potter?


Sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber, TV LED sebenarnya bentuk baru dari LCD. TV dengan spesifikasi LED berarti televisi tersebut menggunakan panel LCD dengan pencahayaan LED.

Cara kerjanya didasarkan pada teknologi LCD yang terdiri dari larutan kristal cair yang ditempatkan pada dua bahan polarisasi. Saat dialiri listrik keduanya kristal cairnya akan melewati atau memblokir cahaya sehingga menghasilkan gambar.

TV LED mempunyai ukuran yang lebih kecil, mengonsumsi lebih sedikit daya, dan memiliki tingkat kecerahan yang lebih tinggi dibandingkan TV LCD. TV LED umumnya sudah dilengkapi dengan panel IPS yang memiliki warna bervariasi dan sudut pandang lebih baik.

BACA JUGA:
Penjelasan Sains kenapa Kecoak Bisa Kebal Radiasi Nuklir


Sementara itu, TV OLED berfungsi seperti layar LED. Namun bedanya, OLED tidak membutuhkan pengaturan lampu latar untuk menghasilkan cahaya.

Ketika dioda dilewatkan pada dioda ini, mereka menghasilkan cahaya dan kualitas gambar yang jelas. Karena tidak punya pengaturan lampu latar, TV OLED biasanya lebih tipis dibanding LED.

Berbicara soal usianya TV LED bertahan cukup lama. Dengan kecerahan maksimum, TV LED punya usia rata-rata sekitar 40.000 hingga 60.000 jam atau 4,5 hingga 6,8 tahun.Meskipun begitu kebanyakan TV sekarang butuh pemeliharaan rutin soal perangkat lunaknya yang disebut pembaruan firmware.

Kualitas perangkat lunak TV ini tentunya tergantung merek  masing-masing. Bahkan tidak jarang beberapa televisi LED yang memiliki  masa pakai di atas 75.000 jam. Namun sebaik apapun Anda menjaga kondisi  TV LED, dia akan tetap mulai mengalami penurunam performa pada usia 6  atau 7 tahun.

Kemudian untuk usia TV OLED lebih bervariasi. Berdasarkan laporan  Departemen Energi Amerika Serikat tahun 2016, perkiraan masa pakai layar  OLED sekitar 10.000 jam pada kecerahan maksimal dan 40.000 jam dengan  kecerahan 25%.

Artinya semakin tinggi tingkat kecerahan, maka masa pakainya pun bisa  lebih singkat. Beberapa produsen OLED TV seperti LG, mampu membuat TV  bertahan hingga 36.000 jam. Kemudian tahun 2016, Vice President LG  Electronics melaporkan bahwa umur TV OLED telah diperpanjang menjadi  100.000 jam.

Terlepas dari teknologi yang diusungnya, usia TV LED dan OLED juga  dipengaruhi oleh cara pemakaian dan perawatan dari pengguna.  Membersihkan debu yang menempel jadi salah satu tips untuk membuat TV  tahan lama. Selain itu menggunakan TV dalam batas waktu yang tidak  berlebihan juga mampu memperpanjang usia TV.
</description><content:encoded>PERKEMBANGAN teknologi membawa pengaruh besar dalam industri televisi (TV). Mulai dari televisi tabung yang berukuran besar dan tebal dengan warna hitam putih. Kini TV berwarna telah hadir lebih bervariasi dari bentuknya yang lebih tipis dan sederhana.

Sebagai sarana hiburan, saat ini tersedia berbagai jenis TV di pasaran. Beberapa yang cukup populer yaitu jenis TV Light Emitting Diode (LED) dan Organic Light Emitting Diode (OLED) TV.

Kedua jenis TV ini memiliki masa pakai atau umur yang berbeda. Hal ini karena teknologi LED dan OLED TV tidak sama sehingga cara kerjanya pun berbeda.

BACA JUGA:
Bagaimana Jadinya Jika AI Ciptakan Buku Tahunan Sekolah Harry Potter?


Sebagaimana dirangkum dari berbagai sumber, TV LED sebenarnya bentuk baru dari LCD. TV dengan spesifikasi LED berarti televisi tersebut menggunakan panel LCD dengan pencahayaan LED.

Cara kerjanya didasarkan pada teknologi LCD yang terdiri dari larutan kristal cair yang ditempatkan pada dua bahan polarisasi. Saat dialiri listrik keduanya kristal cairnya akan melewati atau memblokir cahaya sehingga menghasilkan gambar.

TV LED mempunyai ukuran yang lebih kecil, mengonsumsi lebih sedikit daya, dan memiliki tingkat kecerahan yang lebih tinggi dibandingkan TV LCD. TV LED umumnya sudah dilengkapi dengan panel IPS yang memiliki warna bervariasi dan sudut pandang lebih baik.

BACA JUGA:
Penjelasan Sains kenapa Kecoak Bisa Kebal Radiasi Nuklir


Sementara itu, TV OLED berfungsi seperti layar LED. Namun bedanya, OLED tidak membutuhkan pengaturan lampu latar untuk menghasilkan cahaya.

Ketika dioda dilewatkan pada dioda ini, mereka menghasilkan cahaya dan kualitas gambar yang jelas. Karena tidak punya pengaturan lampu latar, TV OLED biasanya lebih tipis dibanding LED.

Berbicara soal usianya TV LED bertahan cukup lama. Dengan kecerahan maksimum, TV LED punya usia rata-rata sekitar 40.000 hingga 60.000 jam atau 4,5 hingga 6,8 tahun.Meskipun begitu kebanyakan TV sekarang butuh pemeliharaan rutin soal perangkat lunaknya yang disebut pembaruan firmware.

Kualitas perangkat lunak TV ini tentunya tergantung merek  masing-masing. Bahkan tidak jarang beberapa televisi LED yang memiliki  masa pakai di atas 75.000 jam. Namun sebaik apapun Anda menjaga kondisi  TV LED, dia akan tetap mulai mengalami penurunam performa pada usia 6  atau 7 tahun.

Kemudian untuk usia TV OLED lebih bervariasi. Berdasarkan laporan  Departemen Energi Amerika Serikat tahun 2016, perkiraan masa pakai layar  OLED sekitar 10.000 jam pada kecerahan maksimal dan 40.000 jam dengan  kecerahan 25%.

Artinya semakin tinggi tingkat kecerahan, maka masa pakainya pun bisa  lebih singkat. Beberapa produsen OLED TV seperti LG, mampu membuat TV  bertahan hingga 36.000 jam. Kemudian tahun 2016, Vice President LG  Electronics melaporkan bahwa umur TV OLED telah diperpanjang menjadi  100.000 jam.

Terlepas dari teknologi yang diusungnya, usia TV LED dan OLED juga  dipengaruhi oleh cara pemakaian dan perawatan dari pengguna.  Membersihkan debu yang menempel jadi salah satu tips untuk membuat TV  tahan lama. Selain itu menggunakan TV dalam batas waktu yang tidak  berlebihan juga mampu memperpanjang usia TV.
</content:encoded></item></channel></rss>
