<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>NASA Temukan Planet dengan Gunung Berapi Paling Aktif di Tata Surya</title><description>Para astronom memperkirakan LP 791-18 d hanya sedikit lebih besar dan lebih masif dari Bumi.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/22/56/2817954/nasa-temukan-planet-dengan-gunung-berapi-paling-aktif-di-tata-surya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/22/56/2817954/nasa-temukan-planet-dengan-gunung-berapi-paling-aktif-di-tata-surya"/><item><title>NASA Temukan Planet dengan Gunung Berapi Paling Aktif di Tata Surya</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/22/56/2817954/nasa-temukan-planet-dengan-gunung-berapi-paling-aktif-di-tata-surya</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/22/56/2817954/nasa-temukan-planet-dengan-gunung-berapi-paling-aktif-di-tata-surya</guid><pubDate>Senin 22 Mei 2023 17:49 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/22/56/2817954/nasa-temukan-planet-dengan-gunung-berapi-paling-aktif-di-tata-surya-ucTToJOnMH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Planet Baru. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/22/56/2817954/nasa-temukan-planet-dengan-gunung-berapi-paling-aktif-di-tata-surya-ucTToJOnMH.jpg</image><title>Ilustrasi Planet Baru. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>PARA peneliti memang terus mencari berbagai hal baru di luar angkasa, mulai dari tanda-tanda kehidupan hingga fenomena alam. Nah, baru-baru ini para peneliti pun menemukan planet baru yang memiliki gunung.

Lembaga Antariksa Amerika Serikat (NASA) kembali menemukan planet baru yang memiliki gunung berapi. Disebut LP 791-18 d, planet bisa mengalami ledakan vulkanik sesering bulan Jupiter.

BACA JUGA:
Saturnus Ambil Kembali Predikat Planet dengan Jumlah Satelit Terbanyak dari Jupiter


NASA menyebut planet baru ini sebagai benda vulkanik paling aktif di tata surya. Adapun lokasi planet terletak sekitar 90 tahun cahaya di kawah konstelasi selatan, seperti dihimpun dari Metro.

Para astronom memperkirakan LP 791-18 d hanya sedikit lebih besar dan lebih masif dari Bumi. Bahkan lebih besar 20% dan lebih padat massanya dari dua planet yang juga ditemukan sebelumnya, yakni LP 791-18 b dan c.

BACA JUGA:
Mirip Film Planet of The Apes, Ilmuwan Berhasil Tanamkan Chip pada Otak Monyet


Selain berukuran besar, planet d juga disebut dapat berubah bentuk setiap kali mengelilingi bintang. Deformasi ini dapat menciptakan gesekan internal yang cukup untuk memanaskan bagian dalam planet danmenghasilkan aktivitas vulkanik di permukaannya.Planet d berada di tepi dalam zona layak huni, kisaran jarak  tradisional dari bintang tempat para ilmuwan berhipotesis air cair bisa  ada di permukaan planet. Jika planet ini aktif secara geologis seperti  yang diduga oleh tim peneliti, ia dapat mempertahankan atmosfer.

&quot;Sebuah pertanyaan besar dalam astrobiologi, bidang yang secara luas  mempelajari asal-usul kehidupan di Bumi dan sekitarnya, apakah aktivitas  tektonik atau vulkanik diperlukan untuk kehidupan,&quot; kata Jessie  Christiansen, seorang ilmuwan penelitian di NASA's Exoplanet Science  Institute.

&quot;Selain berpotensi menyediakan atmosfer, proses ini dapat mengaduk  bahan yang akan tenggelam dan terperangkap di kerak bumi, termasuk yang  kami anggap penting bagi kehidupan, seperti karbon,&quot; lanjutnya.
</description><content:encoded>PARA peneliti memang terus mencari berbagai hal baru di luar angkasa, mulai dari tanda-tanda kehidupan hingga fenomena alam. Nah, baru-baru ini para peneliti pun menemukan planet baru yang memiliki gunung.

Lembaga Antariksa Amerika Serikat (NASA) kembali menemukan planet baru yang memiliki gunung berapi. Disebut LP 791-18 d, planet bisa mengalami ledakan vulkanik sesering bulan Jupiter.

BACA JUGA:
Saturnus Ambil Kembali Predikat Planet dengan Jumlah Satelit Terbanyak dari Jupiter


NASA menyebut planet baru ini sebagai benda vulkanik paling aktif di tata surya. Adapun lokasi planet terletak sekitar 90 tahun cahaya di kawah konstelasi selatan, seperti dihimpun dari Metro.

Para astronom memperkirakan LP 791-18 d hanya sedikit lebih besar dan lebih masif dari Bumi. Bahkan lebih besar 20% dan lebih padat massanya dari dua planet yang juga ditemukan sebelumnya, yakni LP 791-18 b dan c.

BACA JUGA:
Mirip Film Planet of The Apes, Ilmuwan Berhasil Tanamkan Chip pada Otak Monyet


Selain berukuran besar, planet d juga disebut dapat berubah bentuk setiap kali mengelilingi bintang. Deformasi ini dapat menciptakan gesekan internal yang cukup untuk memanaskan bagian dalam planet danmenghasilkan aktivitas vulkanik di permukaannya.Planet d berada di tepi dalam zona layak huni, kisaran jarak  tradisional dari bintang tempat para ilmuwan berhipotesis air cair bisa  ada di permukaan planet. Jika planet ini aktif secara geologis seperti  yang diduga oleh tim peneliti, ia dapat mempertahankan atmosfer.

&quot;Sebuah pertanyaan besar dalam astrobiologi, bidang yang secara luas  mempelajari asal-usul kehidupan di Bumi dan sekitarnya, apakah aktivitas  tektonik atau vulkanik diperlukan untuk kehidupan,&quot; kata Jessie  Christiansen, seorang ilmuwan penelitian di NASA's Exoplanet Science  Institute.

&quot;Selain berpotensi menyediakan atmosfer, proses ini dapat mengaduk  bahan yang akan tenggelam dan terperangkap di kerak bumi, termasuk yang  kami anggap penting bagi kehidupan, seperti karbon,&quot; lanjutnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
