<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BRIN Janji Bakal Jaga Pohon Keramat di IKN Nusantara</title><description>Memindahkan sebuah Ibu Kota bukanlah tugas yang mudah, banyak hal yang masih harus menjadi pertimbangan.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/22/56/2817928/brin-janji-bakal-jaga-pohon-keramat-di-ikn-nusantara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/22/56/2817928/brin-janji-bakal-jaga-pohon-keramat-di-ikn-nusantara"/><item><title>BRIN Janji Bakal Jaga Pohon Keramat di IKN Nusantara</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/22/56/2817928/brin-janji-bakal-jaga-pohon-keramat-di-ikn-nusantara</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/22/56/2817928/brin-janji-bakal-jaga-pohon-keramat-di-ikn-nusantara</guid><pubDate>Senin 22 Mei 2023 14:40 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Sukardi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/22/56/2817928/brin-janji-bakal-jaga-pohon-keramat-di-ikn-nusantara-pKRxnMNMlY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Pohon Keramat. (Foto: Departemen Konservasi New Zeland)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/22/56/2817928/brin-janji-bakal-jaga-pohon-keramat-di-ikn-nusantara-pKRxnMNMlY.jpg</image><title>Ilustrasi Pohon Keramat. (Foto: Departemen Konservasi New Zeland)</title></images><description>IBU Kota Negara (IKN) Nusantara memang menajdi cikal bakal Ibu Kota baru Indonesia menggantikan Jakarta. Meski demikian, memindahkan sebuah Ibu Kota bukanlah tugas yang mudah, banyak hal yang masih harus menjadi pertimbangan.

Salah satu yang menjadi persoalan adalah tata kota, sehingga bisa menyelaraskan alam dan kemajuan teknologi. Inilah yang coba dilakukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

BACA JUGA:
Masih Ada Transaksi Jual Beli Lahan di IKN Nusantara, Begini Langkah BPN


&quot;Kami pastikan pembangunan IKN tidak serta merta menghilangkan keanekaragaman hayati yang ada di sana. Kami upayakan, keaslian tetap terjaga,&quot; ungkap Kepala BRIN Laksana Tri Handoko saat ditemui langsung MNC Portal di Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Soekarno BRIN, Cibinong, Jawa Barat.

&quot;Karena itu, kalau pun memang nanti dalam pembangunannya ditemukan pohon tua, pohon yang sudah terancam punah, atau pohon keramat, itu akan kami identifikasi dan sebisa mungkin tidak dihilangkan,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
Proyek IKN Nusantara Jadi Keuntungan Produsen Semen


Upaya ini ternyata masuk dalam penelitian yang dilakukan BRIN dalam pembangunan IKN Nusantara. Jadi, BRIN dengan segenap peneliti di dalamnya coba memberikan masukan dari kacamata ilmu pengetahuan terkait dengan ekosistem yang ada di IKN tersebut.&quot;Gak cuma soal flora dan fauna yang tidak akan dihilangkan, tapi kami  juga menjaga sosial budaya yang berkembang alami di IKN,&quot; tambah Tri  Handoko.

Makanya, lanjut dia, beberapa antropolog budaya dan sosial ikut  dilibatkan. Dengan begitu, keaslian dari apa yang ada di IKN tidak punah  begitu saja.

&quot;Kalau misal dalam ekspedisi IKN ini ditemukan arca, tanda  peninggalan masa lampau lainnya, pun tanaman langka, maka akan diteliti  lebih lanjut oleh BRIN,&quot; ungkap Tri Handoko.
</description><content:encoded>IBU Kota Negara (IKN) Nusantara memang menajdi cikal bakal Ibu Kota baru Indonesia menggantikan Jakarta. Meski demikian, memindahkan sebuah Ibu Kota bukanlah tugas yang mudah, banyak hal yang masih harus menjadi pertimbangan.

Salah satu yang menjadi persoalan adalah tata kota, sehingga bisa menyelaraskan alam dan kemajuan teknologi. Inilah yang coba dilakukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

BACA JUGA:
Masih Ada Transaksi Jual Beli Lahan di IKN Nusantara, Begini Langkah BPN


&quot;Kami pastikan pembangunan IKN tidak serta merta menghilangkan keanekaragaman hayati yang ada di sana. Kami upayakan, keaslian tetap terjaga,&quot; ungkap Kepala BRIN Laksana Tri Handoko saat ditemui langsung MNC Portal di Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Soekarno BRIN, Cibinong, Jawa Barat.

&quot;Karena itu, kalau pun memang nanti dalam pembangunannya ditemukan pohon tua, pohon yang sudah terancam punah, atau pohon keramat, itu akan kami identifikasi dan sebisa mungkin tidak dihilangkan,&quot; jelasnya.

BACA JUGA:
Proyek IKN Nusantara Jadi Keuntungan Produsen Semen


Upaya ini ternyata masuk dalam penelitian yang dilakukan BRIN dalam pembangunan IKN Nusantara. Jadi, BRIN dengan segenap peneliti di dalamnya coba memberikan masukan dari kacamata ilmu pengetahuan terkait dengan ekosistem yang ada di IKN tersebut.&quot;Gak cuma soal flora dan fauna yang tidak akan dihilangkan, tapi kami  juga menjaga sosial budaya yang berkembang alami di IKN,&quot; tambah Tri  Handoko.

Makanya, lanjut dia, beberapa antropolog budaya dan sosial ikut  dilibatkan. Dengan begitu, keaslian dari apa yang ada di IKN tidak punah  begitu saja.

&quot;Kalau misal dalam ekspedisi IKN ini ditemukan arca, tanda  peninggalan masa lampau lainnya, pun tanaman langka, maka akan diteliti  lebih lanjut oleh BRIN,&quot; ungkap Tri Handoko.
</content:encoded></item></channel></rss>
