<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tim Cook undang Pakar AI untuk Kerja di Apple</title><description>Upaya ini diyakini sebagai langkah Apple dalam menghadirkan AI generatif ke dalam sektor bisnisnya.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/22/54/2818112/tim-cook-undang-pakar-ai-untuk-kerja-di-apple</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/22/54/2818112/tim-cook-undang-pakar-ai-untuk-kerja-di-apple"/><item><title>Tim Cook undang Pakar AI untuk Kerja di Apple</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/22/54/2818112/tim-cook-undang-pakar-ai-untuk-kerja-di-apple</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/22/54/2818112/tim-cook-undang-pakar-ai-untuk-kerja-di-apple</guid><pubDate>Senin 22 Mei 2023 20:21 WIB</pubDate><dc:creator>Anjasman Situmorang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/22/54/2818112/tim-cook-undang-pakar-ai-untuk-kerja-di-apple-Ss7DkgoV1O.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Apple. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/22/54/2818112/tim-cook-undang-pakar-ai-untuk-kerja-di-apple-Ss7DkgoV1O.jpg</image><title>Apple. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>APPLE telah melarang para karyawannya menggunakan ChatGPT untuk membantu pekerjaan mereka. Pasalnya, ada potensi kebocoran data jika karyawan mereka menggunakan ChatGPT.

Sudah menjadi rahasia umum, jika data yang kita masukkan ke ChatGPT akan diteruskan ke pengembang, untuk mengembangkan kemampuan AI lebih lanjut. Oleh karena itu,  Apple pun memilih untuk mengembangkan AI mereka sendiri. Kini, mereka pun mencari partener untuk bekerja sama membentuk AI.

BACA JUGA:
Banyak yang Menipu, Apple Hapus 186 Ribu Aplikasi di Appstore


Upaya ini diyakini sebagai langkah Apple dalam menghadirkan AI generatif ke dalam sektor bisnisnya. Lowongan pekerjaan ini telah diposting Apple dalam halaman kariernya untuk mencari para spesialis AI sejak 27 April 2023 dan terus berlanjut hingga minggu lalu.

Keinginan perusahaan merekrut pakar AI muncul setelah sang CEO Tim Cook menyatakan ketertarikan mereka terhadap kecerdasan buatan. Dia pun sempat menyatakan bahwa perusahaannya akan banyak menghadirkan produk berbasis AI di masa mendatang.

BACA JUGA:
Belum Juga iPhone 15 Rilis, Spek iPhone 16 Sudah Dibocorkan


Namun Cook mengatakan tak ingin tergesa-gesa ikut dalam persaingan. Hal ini mengingat beberapa pendahulunya seperti Google dan OpenAI meluncurkan chatbot AI dengan banyak kritikan terkait keamanan.

Beberapa waktu lalu Apple juga dilaporkan sedang dalam proses membuat AI mereka sendiri. Kabar ini muncul setelah ChatGPT hadir di perangkat iOS pengguna Amerika Serikat.Maka dari itu, laporan The Wall Sreet Journal menyebutkan bahwa Apple  sedang mengerjakan AI generatifnya. Perusahaan ingin mempekerjakan  lebih banyak ahli AI yang dapat membantu tujuan perusahaan. Beberapa  yang pembukaan ada di posisi Integrated System Experience, Input  Experience NLP, Machine Learning R&amp;amp;D, dan Technology Development  Group.

Beberapa peran nanti akan berfokus pada aplikasi AI generatif visual.  Namun tidak diketahui secara jelas apakah karyawan ini akan membuat  produk baru atau penyegaran yang sudah ada sebelumnya, demikian dikutip  dari TechCrunch.

Upaya Apple untuk melebarkan sayap dalam persaingan AI tidak terlalu  mengejutkan. Beberapa pesaingnya justru sudah lebih maju lebih dulu,  seperti Google Bard dan ChatGPT dari OpenAI.

Meskipun terkesan lambat, Apple sedang mencari jalannya sendiri untuk  mengembangkan AI perusahaan. Terlebih lagi Apple tidak asing dengan  teknologi ini karena telah meluncurkan aplikasi AI asisten suara Siri di  iPhone tahun 2011 silam.
</description><content:encoded>APPLE telah melarang para karyawannya menggunakan ChatGPT untuk membantu pekerjaan mereka. Pasalnya, ada potensi kebocoran data jika karyawan mereka menggunakan ChatGPT.

Sudah menjadi rahasia umum, jika data yang kita masukkan ke ChatGPT akan diteruskan ke pengembang, untuk mengembangkan kemampuan AI lebih lanjut. Oleh karena itu,  Apple pun memilih untuk mengembangkan AI mereka sendiri. Kini, mereka pun mencari partener untuk bekerja sama membentuk AI.

BACA JUGA:
Banyak yang Menipu, Apple Hapus 186 Ribu Aplikasi di Appstore


Upaya ini diyakini sebagai langkah Apple dalam menghadirkan AI generatif ke dalam sektor bisnisnya. Lowongan pekerjaan ini telah diposting Apple dalam halaman kariernya untuk mencari para spesialis AI sejak 27 April 2023 dan terus berlanjut hingga minggu lalu.

Keinginan perusahaan merekrut pakar AI muncul setelah sang CEO Tim Cook menyatakan ketertarikan mereka terhadap kecerdasan buatan. Dia pun sempat menyatakan bahwa perusahaannya akan banyak menghadirkan produk berbasis AI di masa mendatang.

BACA JUGA:
Belum Juga iPhone 15 Rilis, Spek iPhone 16 Sudah Dibocorkan


Namun Cook mengatakan tak ingin tergesa-gesa ikut dalam persaingan. Hal ini mengingat beberapa pendahulunya seperti Google dan OpenAI meluncurkan chatbot AI dengan banyak kritikan terkait keamanan.

Beberapa waktu lalu Apple juga dilaporkan sedang dalam proses membuat AI mereka sendiri. Kabar ini muncul setelah ChatGPT hadir di perangkat iOS pengguna Amerika Serikat.Maka dari itu, laporan The Wall Sreet Journal menyebutkan bahwa Apple  sedang mengerjakan AI generatifnya. Perusahaan ingin mempekerjakan  lebih banyak ahli AI yang dapat membantu tujuan perusahaan. Beberapa  yang pembukaan ada di posisi Integrated System Experience, Input  Experience NLP, Machine Learning R&amp;amp;D, dan Technology Development  Group.

Beberapa peran nanti akan berfokus pada aplikasi AI generatif visual.  Namun tidak diketahui secara jelas apakah karyawan ini akan membuat  produk baru atau penyegaran yang sudah ada sebelumnya, demikian dikutip  dari TechCrunch.

Upaya Apple untuk melebarkan sayap dalam persaingan AI tidak terlalu  mengejutkan. Beberapa pesaingnya justru sudah lebih maju lebih dulu,  seperti Google Bard dan ChatGPT dari OpenAI.

Meskipun terkesan lambat, Apple sedang mencari jalannya sendiri untuk  mengembangkan AI perusahaan. Terlebih lagi Apple tidak asing dengan  teknologi ini karena telah meluncurkan aplikasi AI asisten suara Siri di  iPhone tahun 2011 silam.
</content:encoded></item></channel></rss>
