<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Selain Game, Ini Daftar Sektor yang Kena Serangan Bot Jahat</title><description>Bot jahat dapat digunakan untuk mengambil data dari sebuah situs web tanpa adanya izin.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/19/54/2816470/selain-game-ini-daftar-sektor-yang-kena-serangan-bot-jahat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/19/54/2816470/selain-game-ini-daftar-sektor-yang-kena-serangan-bot-jahat"/><item><title>Selain Game, Ini Daftar Sektor yang Kena Serangan Bot Jahat</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/19/54/2816470/selain-game-ini-daftar-sektor-yang-kena-serangan-bot-jahat</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/19/54/2816470/selain-game-ini-daftar-sektor-yang-kena-serangan-bot-jahat</guid><pubDate>Jum'at 19 Mei 2023 11:18 WIB</pubDate><dc:creator>Anjasman Situmorang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/19/54/2816470/selain-game-ini-daftar-sektor-yang-kena-serangan-bot-jahat-3fvhqOQyXo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Bot Jahat. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/19/54/2816470/selain-game-ini-daftar-sektor-yang-kena-serangan-bot-jahat-3fvhqOQyXo.jpg</image><title>Ilustrasi Bot Jahat. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>PENGEMBANGAN teknologi memang dimaksudkan untuk mempermudah kehidupan kita. Tapi, tentu saja dengan perkembangan ini ada juga yang memanfaatkannya untuk kejahatan.

Nah, salah satu teknologi yang kerap disalahgunakan adalah teknologi bot. Dikutip dari TechSpot, perusahaan Imperva, memecah kategori lalu lintas bot menjadi dua, yaitu bot baik dan jahat. Bot jahat biasanya melaksanakan kegiatan dengan ditujukan untuk kejahatan.

BACA JUGA:
Hampir Separuh Aktivitas Internet Ternyata Dijalankan oleh Bot


Imperva sendiri adalah perusahaan perangkat lunak dan layanan keamanan dunia maya yang menyediakan perlindungan terhadap data perusahaan dan aplikasi perangkat lunak.

Bot jahat dapat digunakan untuk mengambil data dari sebuah situs web tanpa adanya izin atau membuat serangan distributed denial of service (DDoS). Bahkan tak jarang bot buruk memfasilitasi penipuan dan pencurian.

BACA JUGA:
Bisakah Menang War Tiket Coldplay Pakai Bot?


Bot jahat ini umumnya menyerang industri, tapi beberapa bidang lain juga tak luput dari pengaruhnya. Beberapa sektor yang paling terpukul menurut Imperva seperti situs game, telekomunikasi dan ISP, situs hukum dan pemerintah, halaman ritel, layanan keuangan, situs komunitas dan masyarakat, hingga situs perjalanan.

Data Imperva juga menunjukkan bahwa Amerika Serikat (AS) menjadi negara yang paling banyak ditargetkan oleh bot jahat. Kemudian Australia menyusul di posisi kedua dengan jumlah serangan yang tidak sampai setengah dari AS.Sementara bot buruk merugikan instansi, bot baik justru lebih banyak  melakukan aktivitas yang berguna untuk situs web. Misalnya, mengindeks  situs web untuk mesin telusur atau memantau soal kinerja sebuah situs  web.

Lalu lintas bot yang meningkat membuat aktivitas manusia di internet  otomatis menurun. Data Imperva menunjukkan, lalu lintas manusia anjlok  dari 57,7% tahun 2021 menjadi 52,6% pada tahun 2022.

Angka tertinggi pernah diraih pada tahun 2019 silam dengan angka lalu  lintas manusia di internet mencapai 62,8%. Namun setelah itu, jumlahnya  terus mengalami penurunan hingga tahun lalu.
</description><content:encoded>PENGEMBANGAN teknologi memang dimaksudkan untuk mempermudah kehidupan kita. Tapi, tentu saja dengan perkembangan ini ada juga yang memanfaatkannya untuk kejahatan.

Nah, salah satu teknologi yang kerap disalahgunakan adalah teknologi bot. Dikutip dari TechSpot, perusahaan Imperva, memecah kategori lalu lintas bot menjadi dua, yaitu bot baik dan jahat. Bot jahat biasanya melaksanakan kegiatan dengan ditujukan untuk kejahatan.

BACA JUGA:
Hampir Separuh Aktivitas Internet Ternyata Dijalankan oleh Bot


Imperva sendiri adalah perusahaan perangkat lunak dan layanan keamanan dunia maya yang menyediakan perlindungan terhadap data perusahaan dan aplikasi perangkat lunak.

Bot jahat dapat digunakan untuk mengambil data dari sebuah situs web tanpa adanya izin atau membuat serangan distributed denial of service (DDoS). Bahkan tak jarang bot buruk memfasilitasi penipuan dan pencurian.

BACA JUGA:
Bisakah Menang War Tiket Coldplay Pakai Bot?


Bot jahat ini umumnya menyerang industri, tapi beberapa bidang lain juga tak luput dari pengaruhnya. Beberapa sektor yang paling terpukul menurut Imperva seperti situs game, telekomunikasi dan ISP, situs hukum dan pemerintah, halaman ritel, layanan keuangan, situs komunitas dan masyarakat, hingga situs perjalanan.

Data Imperva juga menunjukkan bahwa Amerika Serikat (AS) menjadi negara yang paling banyak ditargetkan oleh bot jahat. Kemudian Australia menyusul di posisi kedua dengan jumlah serangan yang tidak sampai setengah dari AS.Sementara bot buruk merugikan instansi, bot baik justru lebih banyak  melakukan aktivitas yang berguna untuk situs web. Misalnya, mengindeks  situs web untuk mesin telusur atau memantau soal kinerja sebuah situs  web.

Lalu lintas bot yang meningkat membuat aktivitas manusia di internet  otomatis menurun. Data Imperva menunjukkan, lalu lintas manusia anjlok  dari 57,7% tahun 2021 menjadi 52,6% pada tahun 2022.

Angka tertinggi pernah diraih pada tahun 2019 silam dengan angka lalu  lintas manusia di internet mencapai 62,8%. Namun setelah itu, jumlahnya  terus mengalami penurunan hingga tahun lalu.
</content:encoded></item></channel></rss>
