<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hampir Separuh Aktivitas Internet Ternyata Dijalankan oleh Bot</title><description>Imperva kemudian memecah kategori lalu lintas bot menjadi dua, yaitu bot baik dan jahat.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/19/54/2816423/hampir-separuh-aktivitas-internet-ternyata-dijalankan-oleh-bot</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/19/54/2816423/hampir-separuh-aktivitas-internet-ternyata-dijalankan-oleh-bot"/><item><title>Hampir Separuh Aktivitas Internet Ternyata Dijalankan oleh Bot</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/19/54/2816423/hampir-separuh-aktivitas-internet-ternyata-dijalankan-oleh-bot</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/19/54/2816423/hampir-separuh-aktivitas-internet-ternyata-dijalankan-oleh-bot</guid><pubDate>Jum'at 19 Mei 2023 10:12 WIB</pubDate><dc:creator>Anjasman Situmorang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/19/54/2816423/hampir-separuh-aktivitas-intenet-ternyata-dijalankan-oleh-bot-dmXB5Dl8g9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penggunaan Bot di INternet. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/19/54/2816423/hampir-separuh-aktivitas-intenet-ternyata-dijalankan-oleh-bot-dmXB5Dl8g9.jpg</image><title>Penggunaan Bot di INternet. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>ISTILAH bot mungkin sudah tidak lagi asing di telinga kita, apalagi dengan war tiket Coldplay kemarin. Bot pun tidak hanya digunakan untuk berburu tiket saja, tapi masih banyak tujuan lainnya.
Tidak heran, jika banyak orang memepercayakan kegiatan mereka pada bot. Bahkan, pada 2022 silam bot yang melakukan aktivitas di internet terbukti mengalami peningkatan setiap tahunnya.

BACA JUGA:
Bisakah Menang War Tiket Coldplay Pakai Bot?

Berdasarkan laporan tahunan perusahaan Imperva, ditemukan fakta mengejutkan bahwa 47,4% dari semua lalu lintas internet tahun lalu berasal dari bot. Angka ini naik 5,1% dari tahun 2021yang sebelumnya mencatat 42,3% aktivitas bot.
Imperva kemudian memecah kategori lalu lintas bot menjadi dua, yaitu bot baik dan jahat. Bot jahat biasanya melaksanakan kegiatan dengan ditujukan untuk kejahatan.

BACA JUGA:
Napak Tilas Jim Geovedi, Hacker Indonesia yang Mampu Hack Satelit China

Bot jahat dapat digunakan untuk mengambil data dari sebuah situs web tanpa adanya izin atau membuat serangan distributed denial of service (DDoS). Bahkan tak jarang bot buruk memfasilitasi penipuan dan pencurian.
Dikutip dari TechSpot, pada tahun 2022 lalu, sekitar 51,2% bot jahat dianggap lebih baik dalam hal kecanggihannya, dibandingkan dengan bot sederhana (33,4%) dan bot sedang (15,4%).Lalu lintas bot yang meningkat membuat aktivitas manusia di internet  otomatis menurun. Data Imperva menunjukkan, lalu lintas manusia anjlok  dari 57,7% tahun 2021 menjadi 52,6% pada tahun 2022.
Angka tertinggi pernah diraih pada tahun 2019 silam dengan angka lalu  lintas manusia di internet mencapai 62,8%. Namun setelah itu, jumlahnya  terus mengalami penurunan hingga tahun lalu.
Laporan ini merupakan tahunan ke-10 Imperva. Aktivitas bot di internet selama satu dekade terakhir memang tak bisa diprediksi.
Namun tren yang selalu meningkat dalam beberapa tahun belakangan  sudah membuktikan peran bot di internet makin banyak digunakan. Tak  menutup kemungkinan beberapa tahun depan akan menyamai atau bahkan  menyalip jumlah lalu lintas manusia.</description><content:encoded>ISTILAH bot mungkin sudah tidak lagi asing di telinga kita, apalagi dengan war tiket Coldplay kemarin. Bot pun tidak hanya digunakan untuk berburu tiket saja, tapi masih banyak tujuan lainnya.
Tidak heran, jika banyak orang memepercayakan kegiatan mereka pada bot. Bahkan, pada 2022 silam bot yang melakukan aktivitas di internet terbukti mengalami peningkatan setiap tahunnya.

BACA JUGA:
Bisakah Menang War Tiket Coldplay Pakai Bot?

Berdasarkan laporan tahunan perusahaan Imperva, ditemukan fakta mengejutkan bahwa 47,4% dari semua lalu lintas internet tahun lalu berasal dari bot. Angka ini naik 5,1% dari tahun 2021yang sebelumnya mencatat 42,3% aktivitas bot.
Imperva kemudian memecah kategori lalu lintas bot menjadi dua, yaitu bot baik dan jahat. Bot jahat biasanya melaksanakan kegiatan dengan ditujukan untuk kejahatan.

BACA JUGA:
Napak Tilas Jim Geovedi, Hacker Indonesia yang Mampu Hack Satelit China

Bot jahat dapat digunakan untuk mengambil data dari sebuah situs web tanpa adanya izin atau membuat serangan distributed denial of service (DDoS). Bahkan tak jarang bot buruk memfasilitasi penipuan dan pencurian.
Dikutip dari TechSpot, pada tahun 2022 lalu, sekitar 51,2% bot jahat dianggap lebih baik dalam hal kecanggihannya, dibandingkan dengan bot sederhana (33,4%) dan bot sedang (15,4%).Lalu lintas bot yang meningkat membuat aktivitas manusia di internet  otomatis menurun. Data Imperva menunjukkan, lalu lintas manusia anjlok  dari 57,7% tahun 2021 menjadi 52,6% pada tahun 2022.
Angka tertinggi pernah diraih pada tahun 2019 silam dengan angka lalu  lintas manusia di internet mencapai 62,8%. Namun setelah itu, jumlahnya  terus mengalami penurunan hingga tahun lalu.
Laporan ini merupakan tahunan ke-10 Imperva. Aktivitas bot di internet selama satu dekade terakhir memang tak bisa diprediksi.
Namun tren yang selalu meningkat dalam beberapa tahun belakangan  sudah membuktikan peran bot di internet makin banyak digunakan. Tak  menutup kemungkinan beberapa tahun depan akan menyamai atau bahkan  menyalip jumlah lalu lintas manusia.</content:encoded></item></channel></rss>
