<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Google Bakal Berbenah, Hapus Email Tak Aktif Akhir Tahun Ini</title><description>Ini sebagai langkah untuk meredakan masalah keamanan yang muncul karena akun tidak aktif.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/18/54/2816214/google-bakal-berbenah-hapus-email-tak-aktif-akhir-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/18/54/2816214/google-bakal-berbenah-hapus-email-tak-aktif-akhir-tahun-ini"/><item><title>Google Bakal Berbenah, Hapus Email Tak Aktif Akhir Tahun Ini</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/18/54/2816214/google-bakal-berbenah-hapus-email-tak-aktif-akhir-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/18/54/2816214/google-bakal-berbenah-hapus-email-tak-aktif-akhir-tahun-ini</guid><pubDate>Jum'at 19 Mei 2023 08:03 WIB</pubDate><dc:creator>Anjasman Situmorang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/18/54/2816214/google-bakal-berbenah-hapus-email-tak-aktif-akhir-tahun-ini-MR1bj7Fy2A.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Google Mail. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/18/54/2816214/google-bakal-berbenah-hapus-email-tak-aktif-akhir-tahun-ini-MR1bj7Fy2A.jpg</image><title>Google Mail. (Foto: Freepik)</title></images><description>GOOGLE berencana menghapus akun yang sudah tidak aktif selama lebih dari 2 tahun. Mereka pun akan mulai menerapkan aturan ini pada Desember 2023.

Perusahaan yang dipimpin Sundar Pichai itu mengklaim kebijakannya sebagai langkah untuk memperkuat keamanan bagi penggunanya yang sangat luas. Dalam sebuah postingan resmi perusahaan, Google menyebut segera menghapus akun jika penggunanya belum mengakses salah satu dari layanannya dalam kurun waktu dua tahun.

BACA JUGA:
Cara Melacak HP dengan Gmail yang Mungkin Belum Anda Ketahui


Upaya itu juga disertai dengan penghapusan berbagai konten yang disimpan pengguna di Google Workspace, YouTube, dan Google Photos. Ini sebagai langkah untuk meredakan masalah keamanan yang muncul karena akun tidak aktif.

&quot;Analisis internal kami menunjukkan akun yang ditinggalkan setidaknya 10x lebih kecil kemungkinannya dibandingkan akun aktif untuk menyiapkan verifikasi 2 langkah,&quot; jelas Google, dikutip dari TechCrunch.

BACA JUGA:
Gmail Kini Punya Centang Biru Juga, Tenang Gratis Kok


&quot;Artinya, akun-akun ini seringkali rentan, dan begitu akun dikompromikan, itu dapat digunakan untuk apa saja mulai dari pencurian identitas hingga vektor untuk konten yang tidak diinginkan atau bahkan berbahaya, seperti spam,&quot; tambah Google.

Rencana penghapusan akun ini tidak dilakukan secara mendadak. Google terlebih dahulu akan memberikan pemberitahuan selama beberapa bulan menjelang penghapusan dimulai.Google juga mengatakan, kebijakan baru ini nantinya akan berlaku pada  akun pribadi. Artinya, akun bisnis perusahaan tidak akan terpengaruh  sama sekali.

Google menyebut bahwa syarat akun aktif sebenarnya tidaklah sulit.  Beberapa aktivitas bisa menjadi solusi untuk menjaga akun Google tetap  aktif. Mulai dari membaca dan mengirim email, mengakses Google Drive,  menonton YouTube, unduh aplikasi Play Store, akses akun Google pada  layanan pihak ketiga, hingga melakukan penelusuran Google.

Tidak diketahui apa rencana Google dengan akun yang telah dihapus itu  nantinya. Untuk menghindari akun terhapus, maka penting untuk melakukan  aktivitas yang disarankan.
</description><content:encoded>GOOGLE berencana menghapus akun yang sudah tidak aktif selama lebih dari 2 tahun. Mereka pun akan mulai menerapkan aturan ini pada Desember 2023.

Perusahaan yang dipimpin Sundar Pichai itu mengklaim kebijakannya sebagai langkah untuk memperkuat keamanan bagi penggunanya yang sangat luas. Dalam sebuah postingan resmi perusahaan, Google menyebut segera menghapus akun jika penggunanya belum mengakses salah satu dari layanannya dalam kurun waktu dua tahun.

BACA JUGA:
Cara Melacak HP dengan Gmail yang Mungkin Belum Anda Ketahui


Upaya itu juga disertai dengan penghapusan berbagai konten yang disimpan pengguna di Google Workspace, YouTube, dan Google Photos. Ini sebagai langkah untuk meredakan masalah keamanan yang muncul karena akun tidak aktif.

&quot;Analisis internal kami menunjukkan akun yang ditinggalkan setidaknya 10x lebih kecil kemungkinannya dibandingkan akun aktif untuk menyiapkan verifikasi 2 langkah,&quot; jelas Google, dikutip dari TechCrunch.

BACA JUGA:
Gmail Kini Punya Centang Biru Juga, Tenang Gratis Kok


&quot;Artinya, akun-akun ini seringkali rentan, dan begitu akun dikompromikan, itu dapat digunakan untuk apa saja mulai dari pencurian identitas hingga vektor untuk konten yang tidak diinginkan atau bahkan berbahaya, seperti spam,&quot; tambah Google.

Rencana penghapusan akun ini tidak dilakukan secara mendadak. Google terlebih dahulu akan memberikan pemberitahuan selama beberapa bulan menjelang penghapusan dimulai.Google juga mengatakan, kebijakan baru ini nantinya akan berlaku pada  akun pribadi. Artinya, akun bisnis perusahaan tidak akan terpengaruh  sama sekali.

Google menyebut bahwa syarat akun aktif sebenarnya tidaklah sulit.  Beberapa aktivitas bisa menjadi solusi untuk menjaga akun Google tetap  aktif. Mulai dari membaca dan mengirim email, mengakses Google Drive,  menonton YouTube, unduh aplikasi Play Store, akses akun Google pada  layanan pihak ketiga, hingga melakukan penelusuran Google.

Tidak diketahui apa rencana Google dengan akun yang telah dihapus itu  nantinya. Untuk menghindari akun terhapus, maka penting untuk melakukan  aktivitas yang disarankan.
</content:encoded></item></channel></rss>
