<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>15 Juta Data Nasabah BSI Mulai Disebar di Darkweb oleh Hacker LockBit</title><description>Sejumlah data manajemen dan nasabah juga sudah dipajang kelompok hacker LockBit.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/16/54/2814782/15-juta-data-nasabah-bsi-mulai-disebar-di-darkweb-oleh-hacker-lockbit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/16/54/2814782/15-juta-data-nasabah-bsi-mulai-disebar-di-darkweb-oleh-hacker-lockbit"/><item><title>15 Juta Data Nasabah BSI Mulai Disebar di Darkweb oleh Hacker LockBit</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/16/54/2814782/15-juta-data-nasabah-bsi-mulai-disebar-di-darkweb-oleh-hacker-lockbit</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/16/54/2814782/15-juta-data-nasabah-bsi-mulai-disebar-di-darkweb-oleh-hacker-lockbit</guid><pubDate>Selasa 16 Mei 2023 12:06 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/16/54/2814782/15-juta-data-nasabah-bsi-mulai-disebar-di-darkweb-oleh-hacker-lockbit-Z1jjbXBn1A.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Hacker. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/16/54/2814782/15-juta-data-nasabah-bsi-mulai-disebar-di-darkweb-oleh-hacker-lockbit-Z1jjbXBn1A.jpg</image><title>Ilustrasi Hacker. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>DATA salah satu perbankan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Bank Syariah Indonesia (BSI), dicuri oleh para hacker. Dari pencurian data tersebut, ada 15 juta data pelanggan yang menjadi korban para hacker tersebut.
Hacker LockBit pun mengaku bertanggung jawab atas peretasan 1,5 TB data pribadi yang ada di BSI tersebut. Mereka pun meminta sejumlah uang tebusan, jika tidak ingin data tersebut dibocorkan di internet. Pihak BSI pun memilih tidak menggubris permintaan tersebut.

BACA JUGA:
Napak Tilas Jim Geovedi, Hacker Indonesia yang Mampu Hack Satelit China

Corporate Secretary BSI Gunawan A. Hartoyo  pun memastikan data dan dana nasabah aman, serta aman dalam bertransaksi. BSI juga melakukan investigasi internal dan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, baik Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta instansi lainnya.

Oleh karena itu, seperti dilansir dari akun Twitter @darktracer_int, Hacker LockBit pun memilih membocorkan data tersebut di darkweb. Bisa dilihat dari screenshot, sejumlah data manajemen dan nasabah juga sudah dipajang kelompok hacker LockBit.

BACA JUGA:
Bank BUMN BSI Kena Hack, 15 Juta Data Pengguna Dicolong

&quot;Masa negosiasi telah berakhir, dan grup ransomware LockBit akhirnya mempublikasikan semua data yang dicuri dari Bank Syariah Indonesia di web gelap,&quot; cuit akun @darktracer_int.
Tidak hanya mengumbar data sensitif perseroan, LockBit turut memberikan beberapa wejangan kepada para nasabah. Dalam keterangannya LockBit mengimbau semua nasabah untuk menghentikan penggunaan BSI.Adapun surat terbuka LockBit untuk nasabah BSI adalah sebagai berikut:
&quot;Rekomendasi kami untuk semua pelanggan yang menderita karena tidak bertanggung jawab dan tidak kompetennya orang-orang ini:
&amp;nbsp;
1. Yang terpenting, hentikan penggunaan BSI. Orang-orang ini tidak  tahu bagaimana melindungi uang dan informasi pribadi Anda dari penjahat.  Mereka bahkan tidak bisa mendapatkan situs mereka dalam seminggu. Hal  terbaik yang bisa dilakukan penjahat kecil ini adalah membohongi wajah  klien mereka, menghapus komentar di Twitter, dan membesarkan perut.
&amp;nbsp;
2. Mintalah keluarga dan teman Anda untuk berhenti menggunakan BSI.  Hal ini menjadi poin yang tidak kalah penting karena peringatan kami  tentang tidak bertanggung jawabnya bank ini tidak akan sampai ke semua  nasabah BSI.
&amp;nbsp;
3. BSI harus memberikan kompensasi kepada Anda atas masalah yang Anda  timbulkan. Jika Anda menemukan satu baris pun tentang diri Anda (Anda  akan menemukannya) - pergi ke pengadilan, ajukan gugatan class action  terhadap BSI. Mereka melanggar undang-undang privasi data dengan  membocorkan informasi dan membuat Anda menunggu dan khawatir saat  &quot;pekerjaan teknis&quot; sedang berlangsung, ketika mereka dapat membayar kami  dan itu akan bekerja pada hari yang sama.
&amp;nbsp;
Kami tidak mengungkapkan kerentanan di BS! sistem dan staf bank yang  dikompromikan, jadi kami menyimpan sebagian kecil dari data yang paling  menarik untuk diri kami sendiri untuk pasca-eksploitasi. Sampai berjumpa  lagi.
&amp;nbsp;
DATA BSI:
P.S. Tentang korespondensi yang dilampirkan pada posting ini. Sangat  bodoh untuk berpikir bahwa dalam waktu yang kami habiskan di jaringan  perusahaan BSI sebelum kami menyerang (sekitar 2 bulan), kami tidak akan  dapat menemukan dan mencuri semua yang kami butuhkan.
&amp;nbsp;
SEMUA DATA YANG TERSEDIA DITERBITKAN!&quot;</description><content:encoded>DATA salah satu perbankan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Bank Syariah Indonesia (BSI), dicuri oleh para hacker. Dari pencurian data tersebut, ada 15 juta data pelanggan yang menjadi korban para hacker tersebut.
Hacker LockBit pun mengaku bertanggung jawab atas peretasan 1,5 TB data pribadi yang ada di BSI tersebut. Mereka pun meminta sejumlah uang tebusan, jika tidak ingin data tersebut dibocorkan di internet. Pihak BSI pun memilih tidak menggubris permintaan tersebut.

BACA JUGA:
Napak Tilas Jim Geovedi, Hacker Indonesia yang Mampu Hack Satelit China

Corporate Secretary BSI Gunawan A. Hartoyo  pun memastikan data dan dana nasabah aman, serta aman dalam bertransaksi. BSI juga melakukan investigasi internal dan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, baik Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta instansi lainnya.

Oleh karena itu, seperti dilansir dari akun Twitter @darktracer_int, Hacker LockBit pun memilih membocorkan data tersebut di darkweb. Bisa dilihat dari screenshot, sejumlah data manajemen dan nasabah juga sudah dipajang kelompok hacker LockBit.

BACA JUGA:
Bank BUMN BSI Kena Hack, 15 Juta Data Pengguna Dicolong

&quot;Masa negosiasi telah berakhir, dan grup ransomware LockBit akhirnya mempublikasikan semua data yang dicuri dari Bank Syariah Indonesia di web gelap,&quot; cuit akun @darktracer_int.
Tidak hanya mengumbar data sensitif perseroan, LockBit turut memberikan beberapa wejangan kepada para nasabah. Dalam keterangannya LockBit mengimbau semua nasabah untuk menghentikan penggunaan BSI.Adapun surat terbuka LockBit untuk nasabah BSI adalah sebagai berikut:
&quot;Rekomendasi kami untuk semua pelanggan yang menderita karena tidak bertanggung jawab dan tidak kompetennya orang-orang ini:
&amp;nbsp;
1. Yang terpenting, hentikan penggunaan BSI. Orang-orang ini tidak  tahu bagaimana melindungi uang dan informasi pribadi Anda dari penjahat.  Mereka bahkan tidak bisa mendapatkan situs mereka dalam seminggu. Hal  terbaik yang bisa dilakukan penjahat kecil ini adalah membohongi wajah  klien mereka, menghapus komentar di Twitter, dan membesarkan perut.
&amp;nbsp;
2. Mintalah keluarga dan teman Anda untuk berhenti menggunakan BSI.  Hal ini menjadi poin yang tidak kalah penting karena peringatan kami  tentang tidak bertanggung jawabnya bank ini tidak akan sampai ke semua  nasabah BSI.
&amp;nbsp;
3. BSI harus memberikan kompensasi kepada Anda atas masalah yang Anda  timbulkan. Jika Anda menemukan satu baris pun tentang diri Anda (Anda  akan menemukannya) - pergi ke pengadilan, ajukan gugatan class action  terhadap BSI. Mereka melanggar undang-undang privasi data dengan  membocorkan informasi dan membuat Anda menunggu dan khawatir saat  &quot;pekerjaan teknis&quot; sedang berlangsung, ketika mereka dapat membayar kami  dan itu akan bekerja pada hari yang sama.
&amp;nbsp;
Kami tidak mengungkapkan kerentanan di BS! sistem dan staf bank yang  dikompromikan, jadi kami menyimpan sebagian kecil dari data yang paling  menarik untuk diri kami sendiri untuk pasca-eksploitasi. Sampai berjumpa  lagi.
&amp;nbsp;
DATA BSI:
P.S. Tentang korespondensi yang dilampirkan pada posting ini. Sangat  bodoh untuk berpikir bahwa dalam waktu yang kami habiskan di jaringan  perusahaan BSI sebelum kami menyerang (sekitar 2 bulan), kami tidak akan  dapat menemukan dan mencuri semua yang kami butuhkan.
&amp;nbsp;
SEMUA DATA YANG TERSEDIA DITERBITKAN!&quot;</content:encoded></item></channel></rss>
