<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Cuma Smartphone, Headphone hingga Earbud Bakal Bisa Dicari Pakai Find My Device</title><description>Google I/O sendiri, adalah sebuah konferensi pengembang tahunan yang diadakan oleh Google di Mountain View.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/15/57/2814337/tak-cuma-smartphone-headphone-hingga-earbud-bakal-bisa-dicari-pakai-find-my-device</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/15/57/2814337/tak-cuma-smartphone-headphone-hingga-earbud-bakal-bisa-dicari-pakai-find-my-device"/><item><title>Tak Cuma Smartphone, Headphone hingga Earbud Bakal Bisa Dicari Pakai Find My Device</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/15/57/2814337/tak-cuma-smartphone-headphone-hingga-earbud-bakal-bisa-dicari-pakai-find-my-device</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/15/57/2814337/tak-cuma-smartphone-headphone-hingga-earbud-bakal-bisa-dicari-pakai-find-my-device</guid><pubDate>Senin 15 Mei 2023 17:14 WIB</pubDate><dc:creator>Anjasman Situmorang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/15/57/2814337/tak-cuma-smartphone-headphone-hingga-earbud-bakal-bisa-dicari-pakai-find-my-device-5uTT0n7os1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Google I/O. (Foto: Google)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/15/57/2814337/tak-cuma-smartphone-headphone-hingga-earbud-bakal-bisa-dicari-pakai-find-my-device-5uTT0n7os1.jpg</image><title>Google I/O. (Foto: Google)</title></images><description>PENGEMBANGAN kecerdasan buatan atau kerap disebut Artificial Intelligence (AI) memang terus dilakukan oleh Google, meskipun Geoffrey Hinton sudah mundur dari perusahaan tersebut. Bahkan, Google pun telah memperkenalkan berbagai AI pada konferensi Google I/O.

Google I/O sendiri, adalah sebuah konferensi pengembang tahunan yang diadakan oleh Google di Mountain View, California. Nama &quot;I/O&quot; diambil dari angka googol, dengan &quot;I&quot; mewakili &quot;1&quot; di googol dan &quot;O&quot; mewakili angka &quot;0&quot; pertama.

Google I/O yang dilaksanakan beberapa waktu lalu telah memperkenalkan berbagai produk AI dari perusahaan. Perusahaan yang dipimpin Sundar Pichai tersebut juga memperluas fungsi Find My Device ke berbagai jenis perangkat.

BACA JUGA:
Pengguna Google Pixel 6 dan 7 Frustrasi, Update Terbaru Malah Sebabkan Baterai Boros dan Overheating


Perluasan ini nantinya dapat memungkinkan pengguna menemukan lebih banyak perangkat yang hilang. Hal itu disampaikan Vice President Product Management Google, Sameer Samat.

Dia telah mengumumkan bahwa Google akan menambahkan headphone, earbud, tablet, dan kategori produk lainnya ke layanan Find My Device dalam beberapa bulan mendatang. Beberapa di antaranya sudah didukung, namun masih ada perangkat lainnya yang akan segera menyusul.

BACA JUGA:
Microsoft Gandeng AMD untuk Perangi Chip AI Nvidia


Pembaruan ini akan memanfaatkan miliaran perangkat Android di seluruh dunia untuk melakukan ping ke perangkat yang hilang. Setelah itu, pengguna akan mendapat pelacakan lokasi yang akurat.

Dikutip dari TechSpot, jaringan perangkat ini telah dirancang untuk menjaga privasi penggunanya. Artinya, Google pun tidak dapat melihat data lokasi perangkat yang terenkripsi.Samat juga membahas soal pelacakan atau tracker yang terkadang  digunakan untuk tujuan kejahatan seperti penguntitan. Find My Device  akan mampu mengidentifikasi perangkat pelacak Bluetooth yang kompatibel,  termasuk Apple AirTags dan Tile.

Awal bulan ini Apple dan Google telah bekerja sama menyusun standar  baru untuk memerangi penyalahgunaan tracker Bluetooth. Hal ini demi  meminimalisir upaya penguntit. Perusahaan pun akhirnya membuat pelacak  Bluetooth kompatibel di seluruh platform.

Fitur ini mirip dengan apa yang diterapkan di Tile yang disebut Scan  and Secure untuk pelacak Bluetooth. Pengguna dapat mengetahui perangkat  terdekat yang mendukung Tile jika mereka mengikuti pengguna.

Perlu diketahui bahwa fitur semacam ini memang sangat berguna untuk  menemukan perangkat yang hilang. Tapi tidak tertutup kemungkinan  disalahgunakan untuk melacak pengguna.

Maka dari itu keamanan dan keselamatan menjadi fokus utama dalam  fitur Find My Device. Belum ada tanggal pasti kapan pembaruan ini akan  hadir. Namun, Google menyebutnya akan segera meluncur musim panas 2023.
</description><content:encoded>PENGEMBANGAN kecerdasan buatan atau kerap disebut Artificial Intelligence (AI) memang terus dilakukan oleh Google, meskipun Geoffrey Hinton sudah mundur dari perusahaan tersebut. Bahkan, Google pun telah memperkenalkan berbagai AI pada konferensi Google I/O.

Google I/O sendiri, adalah sebuah konferensi pengembang tahunan yang diadakan oleh Google di Mountain View, California. Nama &quot;I/O&quot; diambil dari angka googol, dengan &quot;I&quot; mewakili &quot;1&quot; di googol dan &quot;O&quot; mewakili angka &quot;0&quot; pertama.

Google I/O yang dilaksanakan beberapa waktu lalu telah memperkenalkan berbagai produk AI dari perusahaan. Perusahaan yang dipimpin Sundar Pichai tersebut juga memperluas fungsi Find My Device ke berbagai jenis perangkat.

BACA JUGA:
Pengguna Google Pixel 6 dan 7 Frustrasi, Update Terbaru Malah Sebabkan Baterai Boros dan Overheating


Perluasan ini nantinya dapat memungkinkan pengguna menemukan lebih banyak perangkat yang hilang. Hal itu disampaikan Vice President Product Management Google, Sameer Samat.

Dia telah mengumumkan bahwa Google akan menambahkan headphone, earbud, tablet, dan kategori produk lainnya ke layanan Find My Device dalam beberapa bulan mendatang. Beberapa di antaranya sudah didukung, namun masih ada perangkat lainnya yang akan segera menyusul.

BACA JUGA:
Microsoft Gandeng AMD untuk Perangi Chip AI Nvidia


Pembaruan ini akan memanfaatkan miliaran perangkat Android di seluruh dunia untuk melakukan ping ke perangkat yang hilang. Setelah itu, pengguna akan mendapat pelacakan lokasi yang akurat.

Dikutip dari TechSpot, jaringan perangkat ini telah dirancang untuk menjaga privasi penggunanya. Artinya, Google pun tidak dapat melihat data lokasi perangkat yang terenkripsi.Samat juga membahas soal pelacakan atau tracker yang terkadang  digunakan untuk tujuan kejahatan seperti penguntitan. Find My Device  akan mampu mengidentifikasi perangkat pelacak Bluetooth yang kompatibel,  termasuk Apple AirTags dan Tile.

Awal bulan ini Apple dan Google telah bekerja sama menyusun standar  baru untuk memerangi penyalahgunaan tracker Bluetooth. Hal ini demi  meminimalisir upaya penguntit. Perusahaan pun akhirnya membuat pelacak  Bluetooth kompatibel di seluruh platform.

Fitur ini mirip dengan apa yang diterapkan di Tile yang disebut Scan  and Secure untuk pelacak Bluetooth. Pengguna dapat mengetahui perangkat  terdekat yang mendukung Tile jika mereka mengikuti pengguna.

Perlu diketahui bahwa fitur semacam ini memang sangat berguna untuk  menemukan perangkat yang hilang. Tapi tidak tertutup kemungkinan  disalahgunakan untuk melacak pengguna.

Maka dari itu keamanan dan keselamatan menjadi fokus utama dalam  fitur Find My Device. Belum ada tanggal pasti kapan pembaruan ini akan  hadir. Namun, Google menyebutnya akan segera meluncur musim panas 2023.
</content:encoded></item></channel></rss>
