<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ogah Pakai Teknologi Modern, Bank Ini Tak Punya ATM ataupun Website</title><description>Menariknya,  bank terkecil di Amerika  tersebut sudah ada selama lebih dari 100 tahun.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/12/54/2812800/ogah-pakai-teknologi-modern-bank-ini-tak-punya-atm-ataupun-website</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/12/54/2812800/ogah-pakai-teknologi-modern-bank-ini-tak-punya-atm-ataupun-website"/><item><title>Ogah Pakai Teknologi Modern, Bank Ini Tak Punya ATM ataupun Website</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/12/54/2812800/ogah-pakai-teknologi-modern-bank-ini-tak-punya-atm-ataupun-website</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/12/54/2812800/ogah-pakai-teknologi-modern-bank-ini-tak-punya-atm-ataupun-website</guid><pubDate>Jum'at 12 Mei 2023 15:14 WIB</pubDate><dc:creator>Raden Yusuf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/12/54/2812800/ogah-pakai-teknologi-modern-bank-ini-tak-punya-atm-ataupun-website-GEAAEt5ZGN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Bank. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/12/54/2812800/ogah-pakai-teknologi-modern-bank-ini-tak-punya-atm-ataupun-website-GEAAEt5ZGN.jpg</image><title>Ilustrasi Bank. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>BANK biasanya memiliki sebuah bangunan megah dan modern, apalagi jika mereka adalah kantor pusat. Apalagi jika bank tersebut berada di sebuah negara maju seperti Amerika Serikat (AS).

Nama-nama bank raksasa di Amerika seperti JPMorgan Chase, Morgan Stanley, Citigroup, Wells Fargo dan Bank of America mungkin sudah tidak asing lagi. Tapi, ada suatu bank di Amerika yang sangat kecil, dan bisa terbilang salah satu yang terkecil di dunia. Bank tersebut ialah Kentland Federal Savings and Loan.

BACA JUGA:
Tubuhnya Dimutilasi dan Direbus, Wajah Abby Choi Bakal Direkonstruksi dengan Printer 3D untuk Upacara Pemakaman


Kentland Federal Savings and Loan yang cukup unik, dengan aset  USD3 juta atau sekira Rp44 miliar itu, bank tersebut hanya memiliki dua karyawan, tanpa ATM, tanpa website, dan tanpa biaya transaksi.. Menariknya,  bank terkecil di Amerika  tersebut sudah ada selama lebih dari 100 tahun.

Bank Kentland Federal Savings and Loan seperti  'ikan terkecil yang ada di kolam besar', karena secara resmi diakui bank tersebut merupakan bank terkecil di Amerika Serikat.

BACA JUGA:
Elon Musk Tunjuk Seorang Perempuan untuk Pimpin Twitter, Kira-Kira Siapa Ya?


Seperti yang dilansir dari laman odditycentral Bank tersebut didirikan pada tahun 1920 oleh kakek buyut dari CEO-nya saat ini. Di mana lembaga keuangan kecil itu hanya memiliki satu cabang, yakni di Kentland, Indiana, dan hanya menawarkan tiga layanan.

Adapun layanan yang ditawarkan yakni memperoleh hipotek rumah, membuka rekening tabungan dan membuka sertifikat deposito. &quot;Kami adalah satu-satunya institusi yang tidak tutup selama bencana bursa di akhir 1920-an, Orang-orang merasa aman bahwa uang mereka tidak ke mana-mana,&quot; ucap CEO  bank tersebut, James A. Sammons kepada Bloomberg.Namun, iklim perbankan di Amerika sudah berubah dalam satu abad  terakhir ini, jadi Kentland Federal Savings and Loan seperti melihat ke  masa lalu. Meski demikian, baik CEO James A. Sammons maupun teller paruh  waktunya, dikabarkan tidak menyukai teknologi dan lebih suka  menggunakan perangkat mekanis, seperti mesin pengkodean tradisional  untuk menulis cek.

Hal itu merupakan salah satu alasan Sammons percaya, bahwa caranya  berbisnis mungkin berakhir dengan dirinya. &quot;Saat saya selesai, apakah  regulator menekan kami untuk diserap atau saya pergi, kami harus  diakuisisi,&quot; kata CEO berusia 55 tahun tersebut.

Kemudian, alasan lain kemungkinan kematian Kentland Federal Savings  and Loan yang akan datang, yaitu kecilnya margin keuntungan yang  dipraktikkan oleh bank terkecil di Amerika.
</description><content:encoded>BANK biasanya memiliki sebuah bangunan megah dan modern, apalagi jika mereka adalah kantor pusat. Apalagi jika bank tersebut berada di sebuah negara maju seperti Amerika Serikat (AS).

Nama-nama bank raksasa di Amerika seperti JPMorgan Chase, Morgan Stanley, Citigroup, Wells Fargo dan Bank of America mungkin sudah tidak asing lagi. Tapi, ada suatu bank di Amerika yang sangat kecil, dan bisa terbilang salah satu yang terkecil di dunia. Bank tersebut ialah Kentland Federal Savings and Loan.

BACA JUGA:
Tubuhnya Dimutilasi dan Direbus, Wajah Abby Choi Bakal Direkonstruksi dengan Printer 3D untuk Upacara Pemakaman


Kentland Federal Savings and Loan yang cukup unik, dengan aset  USD3 juta atau sekira Rp44 miliar itu, bank tersebut hanya memiliki dua karyawan, tanpa ATM, tanpa website, dan tanpa biaya transaksi.. Menariknya,  bank terkecil di Amerika  tersebut sudah ada selama lebih dari 100 tahun.

Bank Kentland Federal Savings and Loan seperti  'ikan terkecil yang ada di kolam besar', karena secara resmi diakui bank tersebut merupakan bank terkecil di Amerika Serikat.

BACA JUGA:
Elon Musk Tunjuk Seorang Perempuan untuk Pimpin Twitter, Kira-Kira Siapa Ya?


Seperti yang dilansir dari laman odditycentral Bank tersebut didirikan pada tahun 1920 oleh kakek buyut dari CEO-nya saat ini. Di mana lembaga keuangan kecil itu hanya memiliki satu cabang, yakni di Kentland, Indiana, dan hanya menawarkan tiga layanan.

Adapun layanan yang ditawarkan yakni memperoleh hipotek rumah, membuka rekening tabungan dan membuka sertifikat deposito. &quot;Kami adalah satu-satunya institusi yang tidak tutup selama bencana bursa di akhir 1920-an, Orang-orang merasa aman bahwa uang mereka tidak ke mana-mana,&quot; ucap CEO  bank tersebut, James A. Sammons kepada Bloomberg.Namun, iklim perbankan di Amerika sudah berubah dalam satu abad  terakhir ini, jadi Kentland Federal Savings and Loan seperti melihat ke  masa lalu. Meski demikian, baik CEO James A. Sammons maupun teller paruh  waktunya, dikabarkan tidak menyukai teknologi dan lebih suka  menggunakan perangkat mekanis, seperti mesin pengkodean tradisional  untuk menulis cek.

Hal itu merupakan salah satu alasan Sammons percaya, bahwa caranya  berbisnis mungkin berakhir dengan dirinya. &quot;Saat saya selesai, apakah  regulator menekan kami untuk diserap atau saya pergi, kami harus  diakuisisi,&quot; kata CEO berusia 55 tahun tersebut.

Kemudian, alasan lain kemungkinan kematian Kentland Federal Savings  and Loan yang akan datang, yaitu kecilnya margin keuntungan yang  dipraktikkan oleh bank terkecil di Amerika.
</content:encoded></item></channel></rss>
