<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Begini Cara Unik Menghilangkan Kantuk ala Sopir, Tak Sekadar Minum Suplemen</title><description>Selain kelelahan, rasa kantuk adalah musuh utama sopir truk atau bus yang mengemudi pada malam hari. Berikut tips hilangkan kantuk.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/11/87/2812074/begini-cara-unik-menghilangkan-kantuk-ala-sopir-tak-sekadar-minum-suplemen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/11/87/2812074/begini-cara-unik-menghilangkan-kantuk-ala-sopir-tak-sekadar-minum-suplemen"/><item><title>Begini Cara Unik Menghilangkan Kantuk ala Sopir, Tak Sekadar Minum Suplemen</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/11/87/2812074/begini-cara-unik-menghilangkan-kantuk-ala-sopir-tak-sekadar-minum-suplemen</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/11/87/2812074/begini-cara-unik-menghilangkan-kantuk-ala-sopir-tak-sekadar-minum-suplemen</guid><pubDate>Kamis 11 Mei 2023 12:00 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/11/87/2812074/begini-cara-unik-menghilangkan-kantuk-ala-sopir-tak-sekadar-minum-suplemen-QTG6TPPwQB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi pengendara yang sedang mengantuk di jalan. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/11/87/2812074/begini-cara-unik-menghilangkan-kantuk-ala-sopir-tak-sekadar-minum-suplemen-QTG6TPPwQB.jpg</image><title>Ilustrasi pengendara yang sedang mengantuk di jalan. (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Selain kelelahan, rasa kantuk adalah musuh utama sopir truk atau bus yang mengemudi pada malam hari. Jika dibiarkan, rasa kantuk dapat membahayakan penumpang, diri sendiri dan pengendara lain.&amp;nbsp;
Rasa kantuk dapat mengakibatkan sopir mengalami microsleep atau tiba-tiba tertidur sejenak sambil mengemudi sehingga menghilangkan konsentrasi.
Setiap sopir yang ditutut mengemudi pada malam hari mau tidak mau harus mencari cara agar dapat tetap bekerja tanpa halangan kantuk.

BACA JUGA:
5 Tips Berkendara agar Irit Bensin saat Arus Balik Lebaran

Banyak cara digunakan oleh para sopir tersebut, mulai dari yang wajar sampai yang terkesan ekstrem. Cara menghilangkan kantuk yang unik dari sopir ini jadi pertanyaan banyak orang.
Berdasarkan penuturan Budi, salah seorang sopir pribadi yang sering berkendara pada malam hari, rasa kantuk dapat dilawan dengan buang air kecil.
Budi mengaku selalu berhenti di SPBU, rest area, toilet umum dan bahkan buang air di pinggir jalan ketika rasa kantuk menyerang. Menurutnya, usai buang air kecil rasa kantuk akan hilang dengan sendirinya.

BACA JUGA:
Berkaca dari Kecelakaan Hermanto Dardak, Ini Tips Berkendara di Belakang Truk

&amp;ldquo;Setiap ngantuk saat menyetir di jalan, coba dirasakan. Pasti ada rasa ingin buang air kecil. Kalau pun ndak terasa, bawa saja ke kamar kecil. Pasti keluar urin dan setelah itu rasa kantuk menghilang,&amp;rdquo; jelas Budi kepada Okezone, Kamis (11/5/2023).
Ketika ditanya tanggapannya terkait menghilangkan rasa kantuk menggunakan suplemen, ia mengaku tak memakai cara tersebut. Menurutnya, cara tersebut dapat merugikan kesehatan dan tidak baik dilakukan dalam jangka panjang.
&amp;ldquo;Ginjal bisa rusak, bos. Ada juga sopir-sopir ngawur yang pakai minuman seperti itu. Kalau saya ndak berani. Ya, itu tadi (buang air kecil) yang saya pakai kalau mengantuk waktu nyetir di jalan,&amp;rdquo; tegasnya.Dikutip dari YouTube Channel Jelajah Ndeso, John, seorang sopir bus Antar Lintas Sumatera (ALS) mengaku lebih senang minum madu ketika rasa kantuk menyerang. Jhon menilai, madu adalah suplemen yang ampuh menahan kantuk.
&amp;ldquo;Kalau saya cuma minum madu aja. Abis minum madu badan langsung agak segar. Dari dulu gak pernah yang lain, kopi juga enggak. Madu saja,&amp;rdquo; ungkap Jhon, dikutip Kamis (11/5/2023).

BACA JUGA:
6 Tips Berkendara dengan Aman di Luar Negeri

Jhon juga menyarankan untuk tidak terlalu banyak makan saat bertugas. Menurutnya, makan berlebihan dapat membuat tubuh lemas dan kurang bertenaga.
&amp;ldquo;Jangan terlalu kenyang karena kalao kenyang akan ngantuk. Saya setiap sampai di rumah makan, makan hanya sedikit saja,&amp;rdquo; imbuhnya.

BACA JUGA:
 Selain Perhatikan Suhu AC Mobil, Simak 6 Tips Berkendara Hemat Bahan Bakar

Ada juga sopir yang menyarankan untuk banyak minum air putih dan makan sehat. Selain itu, ada sopir tertentu yang menyanyi keras-keras ketika mengantuk di jalan.
&amp;ldquo;Biasanya kalau ngantuk nyani-nyanyi, putar lagu dengan volume keras. Kalau sedang sendiri di tempat sepi saya juga biasa teriak-teriak. Tapi kalau gak bisa juga, saya berhenti di tempat aman,&amp;rdquo; kata seorang sopir yang enggan disebut namanya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Selain kelelahan, rasa kantuk adalah musuh utama sopir truk atau bus yang mengemudi pada malam hari. Jika dibiarkan, rasa kantuk dapat membahayakan penumpang, diri sendiri dan pengendara lain.&amp;nbsp;
Rasa kantuk dapat mengakibatkan sopir mengalami microsleep atau tiba-tiba tertidur sejenak sambil mengemudi sehingga menghilangkan konsentrasi.
Setiap sopir yang ditutut mengemudi pada malam hari mau tidak mau harus mencari cara agar dapat tetap bekerja tanpa halangan kantuk.

BACA JUGA:
5 Tips Berkendara agar Irit Bensin saat Arus Balik Lebaran

Banyak cara digunakan oleh para sopir tersebut, mulai dari yang wajar sampai yang terkesan ekstrem. Cara menghilangkan kantuk yang unik dari sopir ini jadi pertanyaan banyak orang.
Berdasarkan penuturan Budi, salah seorang sopir pribadi yang sering berkendara pada malam hari, rasa kantuk dapat dilawan dengan buang air kecil.
Budi mengaku selalu berhenti di SPBU, rest area, toilet umum dan bahkan buang air di pinggir jalan ketika rasa kantuk menyerang. Menurutnya, usai buang air kecil rasa kantuk akan hilang dengan sendirinya.

BACA JUGA:
Berkaca dari Kecelakaan Hermanto Dardak, Ini Tips Berkendara di Belakang Truk

&amp;ldquo;Setiap ngantuk saat menyetir di jalan, coba dirasakan. Pasti ada rasa ingin buang air kecil. Kalau pun ndak terasa, bawa saja ke kamar kecil. Pasti keluar urin dan setelah itu rasa kantuk menghilang,&amp;rdquo; jelas Budi kepada Okezone, Kamis (11/5/2023).
Ketika ditanya tanggapannya terkait menghilangkan rasa kantuk menggunakan suplemen, ia mengaku tak memakai cara tersebut. Menurutnya, cara tersebut dapat merugikan kesehatan dan tidak baik dilakukan dalam jangka panjang.
&amp;ldquo;Ginjal bisa rusak, bos. Ada juga sopir-sopir ngawur yang pakai minuman seperti itu. Kalau saya ndak berani. Ya, itu tadi (buang air kecil) yang saya pakai kalau mengantuk waktu nyetir di jalan,&amp;rdquo; tegasnya.Dikutip dari YouTube Channel Jelajah Ndeso, John, seorang sopir bus Antar Lintas Sumatera (ALS) mengaku lebih senang minum madu ketika rasa kantuk menyerang. Jhon menilai, madu adalah suplemen yang ampuh menahan kantuk.
&amp;ldquo;Kalau saya cuma minum madu aja. Abis minum madu badan langsung agak segar. Dari dulu gak pernah yang lain, kopi juga enggak. Madu saja,&amp;rdquo; ungkap Jhon, dikutip Kamis (11/5/2023).

BACA JUGA:
6 Tips Berkendara dengan Aman di Luar Negeri

Jhon juga menyarankan untuk tidak terlalu banyak makan saat bertugas. Menurutnya, makan berlebihan dapat membuat tubuh lemas dan kurang bertenaga.
&amp;ldquo;Jangan terlalu kenyang karena kalao kenyang akan ngantuk. Saya setiap sampai di rumah makan, makan hanya sedikit saja,&amp;rdquo; imbuhnya.

BACA JUGA:
 Selain Perhatikan Suhu AC Mobil, Simak 6 Tips Berkendara Hemat Bahan Bakar

Ada juga sopir yang menyarankan untuk banyak minum air putih dan makan sehat. Selain itu, ada sopir tertentu yang menyanyi keras-keras ketika mengantuk di jalan.
&amp;ldquo;Biasanya kalau ngantuk nyani-nyanyi, putar lagu dengan volume keras. Kalau sedang sendiri di tempat sepi saya juga biasa teriak-teriak. Tapi kalau gak bisa juga, saya berhenti di tempat aman,&amp;rdquo; kata seorang sopir yang enggan disebut namanya.</content:encoded></item></channel></rss>
