<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jangan Senang Dulu, USB Type C di iPhone 15 Dikabarkan Cuma Bisa Pakai Kabel Khusus</title><description>Jika tidak, dikabarkan maka pengisian daya di iPhone tersebut tidak akan berjalan maksimal.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/08/57/2810473/jangan-senang-dulu-usb-type-c-di-iphone-15-dikabarkan-cuma-bisa-pakai-kabel-khusus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/08/57/2810473/jangan-senang-dulu-usb-type-c-di-iphone-15-dikabarkan-cuma-bisa-pakai-kabel-khusus"/><item><title>Jangan Senang Dulu, USB Type C di iPhone 15 Dikabarkan Cuma Bisa Pakai Kabel Khusus</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/08/57/2810473/jangan-senang-dulu-usb-type-c-di-iphone-15-dikabarkan-cuma-bisa-pakai-kabel-khusus</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/08/57/2810473/jangan-senang-dulu-usb-type-c-di-iphone-15-dikabarkan-cuma-bisa-pakai-kabel-khusus</guid><pubDate>Senin 08 Mei 2023 22:14 WIB</pubDate><dc:creator>Anjasman Situmorang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/08/57/2810473/jangan-senang-dulu-usb-type-c-di-iphone-15-dikabarkan-cuma-bisa-pakai-kabel-khusus-CAg96VHUXB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">iPhone 15. (Foto: 9to5mac)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/08/57/2810473/jangan-senang-dulu-usb-type-c-di-iphone-15-dikabarkan-cuma-bisa-pakai-kabel-khusus-CAg96VHUXB.jpg</image><title>iPhone 15. (Foto: 9to5mac)</title></images><description>iPHONE 15 dikabarkan akan mengusung USB type C untuk pertama kalinya. Tapi, USB Type C tersebut harus mendapat sertifikasi MFi (Made For iPhone), sertifikat dari Apple agar suatu produk dapat bekerja maksimal pada perangkat buatan mereka.

Jika tidak, dikabarkan maka pengisian daya di iPhone tersebut tidak akan berjalan maksimal.  Oleh karena itu, regulator Uni Eropa dikabarkan telah menyurati Apple agar tidak membatasi kecepatan pengisian daya kabel USB Type-C yang tidak bersertifikat.

BACA JUGA:
iPhone 15 Dirumorkan Pakai Thunderbolt 3, Transfer Ratenya Tembus 40 Gbps!


Seorang leaker kenamaan, ShrimpApplePro pada Februari lalu mengatakan bahwa perusahaan Apple berencana untuk menurunkan kemampuan charge ponsel dengan kabel USB-C tanpa sertifikasi. Hal itu disampaikannya melalui cuitan di akun Twitter miliknya.

Kabar itu cukup masuk akal karena Apple telah lama memiliki chip iPhone yang mampu mendeteksi suatu aksesori bersertifikasi MFi atau tidak. Kemudian sebulan setelahnya, seorang analis Apple, Ming-Chi Kuo juga sempat menyebutkan bahwa Apple sedang mengoptimalkan kinerja pengisian cepat pengisi daya MFi untuk iPhone 15.

BACA JUGA:
5 Alasan iPhone 15 Bakal Lebih Baik dari iPhone 14


Sebenarnya tidak ada pernyataan dari Apple bahwa mereka akan menurunkan atau membatasi kecepatan pengisian daya non-MFi. Namun asumsi yang beredar di publik membuat sejumlah pengguna khawatir pembatasan tersebut akan menjadi kenyataan.

Sadar akan rumor dan spekulasi yang beredar, Uni Eropa melalui Komisaris Thierry Breton dilaporkan telah melayangkan surat kepada Apple. Isi surat itu memperingatkan perusahaan bahwa mereka tidak diizinkan membatasi fungsi kabel USB Type-C.Apabila Apple tidak memenuhi syarat tersebut, maka dengan sangat  terpaksa produk iPhone perusahaan tidak dapat lagi dijual di Uni Eropa  saat undang-undang terbaru berlaku mulai 2024.

Namun berdasarkan klaim dari ShrimpApplePro, Apple telah memproduksi  secara massal kabel USB Type-C bersertifikat MFi berkat kerja sama  dengan Foxconn. Mereka pun masih memiliki waktu hingga akhir 2024 untuk  memperbanyak kabel MFi demi mengurangi produk non-sertifikasi.

Seperti diketahui, bahwa Uni Eropa tahun 2022 lalu telah meneken  undang-undang baru yang mewajibkan seluruh perangkat elektronik  mendukung pengisian daya kabel dengan port USB Type-C.

Peraturan ini akan dijalankan mulai 28 Desember 2024. Apple pun tidak  keberatan dengan keputusan tersebut dan berkomitmen akan mengikuti  peraturan yang berlaku.
</description><content:encoded>iPHONE 15 dikabarkan akan mengusung USB type C untuk pertama kalinya. Tapi, USB Type C tersebut harus mendapat sertifikasi MFi (Made For iPhone), sertifikat dari Apple agar suatu produk dapat bekerja maksimal pada perangkat buatan mereka.

Jika tidak, dikabarkan maka pengisian daya di iPhone tersebut tidak akan berjalan maksimal.  Oleh karena itu, regulator Uni Eropa dikabarkan telah menyurati Apple agar tidak membatasi kecepatan pengisian daya kabel USB Type-C yang tidak bersertifikat.

BACA JUGA:
iPhone 15 Dirumorkan Pakai Thunderbolt 3, Transfer Ratenya Tembus 40 Gbps!


Seorang leaker kenamaan, ShrimpApplePro pada Februari lalu mengatakan bahwa perusahaan Apple berencana untuk menurunkan kemampuan charge ponsel dengan kabel USB-C tanpa sertifikasi. Hal itu disampaikannya melalui cuitan di akun Twitter miliknya.

Kabar itu cukup masuk akal karena Apple telah lama memiliki chip iPhone yang mampu mendeteksi suatu aksesori bersertifikasi MFi atau tidak. Kemudian sebulan setelahnya, seorang analis Apple, Ming-Chi Kuo juga sempat menyebutkan bahwa Apple sedang mengoptimalkan kinerja pengisian cepat pengisi daya MFi untuk iPhone 15.

BACA JUGA:
5 Alasan iPhone 15 Bakal Lebih Baik dari iPhone 14


Sebenarnya tidak ada pernyataan dari Apple bahwa mereka akan menurunkan atau membatasi kecepatan pengisian daya non-MFi. Namun asumsi yang beredar di publik membuat sejumlah pengguna khawatir pembatasan tersebut akan menjadi kenyataan.

Sadar akan rumor dan spekulasi yang beredar, Uni Eropa melalui Komisaris Thierry Breton dilaporkan telah melayangkan surat kepada Apple. Isi surat itu memperingatkan perusahaan bahwa mereka tidak diizinkan membatasi fungsi kabel USB Type-C.Apabila Apple tidak memenuhi syarat tersebut, maka dengan sangat  terpaksa produk iPhone perusahaan tidak dapat lagi dijual di Uni Eropa  saat undang-undang terbaru berlaku mulai 2024.

Namun berdasarkan klaim dari ShrimpApplePro, Apple telah memproduksi  secara massal kabel USB Type-C bersertifikat MFi berkat kerja sama  dengan Foxconn. Mereka pun masih memiliki waktu hingga akhir 2024 untuk  memperbanyak kabel MFi demi mengurangi produk non-sertifikasi.

Seperti diketahui, bahwa Uni Eropa tahun 2022 lalu telah meneken  undang-undang baru yang mewajibkan seluruh perangkat elektronik  mendukung pengisian daya kabel dengan port USB Type-C.

Peraturan ini akan dijalankan mulai 28 Desember 2024. Apple pun tidak  keberatan dengan keputusan tersebut dan berkomitmen akan mengikuti  peraturan yang berlaku.
</content:encoded></item></channel></rss>
