<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelanggan Twitter Blue Turun Lebih dari 50 Persen</title><description>Dari sekira 150.000 pelanggan awal Twitter Blue, hanya sekitar 68.157 yang bertahan</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/08/54/2810332/pelanggan-twitter-blue-turun-lebih-dari-50-persen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/08/54/2810332/pelanggan-twitter-blue-turun-lebih-dari-50-persen"/><item><title>Pelanggan Twitter Blue Turun Lebih dari 50 Persen</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/08/54/2810332/pelanggan-twitter-blue-turun-lebih-dari-50-persen</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/08/54/2810332/pelanggan-twitter-blue-turun-lebih-dari-50-persen</guid><pubDate>Senin 08 Mei 2023 16:37 WIB</pubDate><dc:creator>Raden Yusuf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/08/54/2810332/pelanggan-twitter-blue-turun-lebih-dari-50-persen-CTct6PSM7u.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Twitter. (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/08/54/2810332/pelanggan-twitter-blue-turun-lebih-dari-50-persen-CTct6PSM7u.jpg</image><title>Ilustrasi Twitter. (Foto: Freepik)</title></images><description>TWITTER memang telah mematok harga USD8 atau sekira Rp117 ribu per bulan bagi mereka yang ingin memiliki centang biru. Hal ini dilakukan guna menambah pemasukan Twitter yang saat ini memiliki utang triliunan Rupiah.

Sayangnya, berdasarkan laporan dari Mashable, dari sekira 150.000 pelanggan awal Twitter Blue, hanya sekitar 68.157 yang bertahan serta mempertahankan langganan berbayar per 30 April.

BACA JUGA:
Twitter Akhirnya Akui Adanya Bug di Beberapa User


Seperti yang dilansir dari laman gadgetsnow, berdasarkan data yang dikumpulkan oleh peneliti independen Travis Brown, laporan itu mengatakan bahwa tidak banyak pelanggan Twitter Blue yang bertahan.

Musk atau twitter pun belum mengomentari angka yang dikutip pada laporan tersebut. Di mana laporan tahun lalu menunjukan bahwa total 150.000 pengguna awalnya mendaftar ke Twitter Blue hanya dalam beberapa hari setelah peluncurannya di bulan November tahun lalu.

BACA JUGA:
Posting Ujaran Kebencian di Twitter Kini Bakal Dapat Label Ini


Tidak hanya itu, Twitter juga untuk sementara waktu menonaktifkan pendaftaran baru selama sekitar satu bulan. Menurut laporan itu, berarti sekira 81.843 pengguna, atau 54,5 persen pengguna twitter yang awalnya berlangganan Blue sudah membatalkan langganannya.Ketika Musk memaksa setiap pengguna membayar di Twitter mulai 20  April 2023 lalu, laporan sebelumnya mengungkap bahwa setengah dari  pelanggan layanan Twitter Blue, memiliki kurang dari 1.000 pengikut di  platform.

Terlebih lagi terdapat 2.270 pelanggan berbayar di Twitter Blue yang  tidak memiliki pengikut. Borwn menjelaskan, Twitter Blue saat ini  memiliki total 444.435 pelanggan berbayar.

Sekitar setengah dari semua pelanggan twitter berbayar yang jumlahnya  sekitar 220.132, memiliki kurang dari 1.000 pengikut. Kemudian, pada  tanggal 20 April 2023 lalu, terjadi kekacauan pada twitter, ketika Elon  Musk menghapus semua akun lama yang diverifikasi dengan tanda centang  biru, tapi mengizinkan beberapa artis untuk mempertahankannya.
</description><content:encoded>TWITTER memang telah mematok harga USD8 atau sekira Rp117 ribu per bulan bagi mereka yang ingin memiliki centang biru. Hal ini dilakukan guna menambah pemasukan Twitter yang saat ini memiliki utang triliunan Rupiah.

Sayangnya, berdasarkan laporan dari Mashable, dari sekira 150.000 pelanggan awal Twitter Blue, hanya sekitar 68.157 yang bertahan serta mempertahankan langganan berbayar per 30 April.

BACA JUGA:
Twitter Akhirnya Akui Adanya Bug di Beberapa User


Seperti yang dilansir dari laman gadgetsnow, berdasarkan data yang dikumpulkan oleh peneliti independen Travis Brown, laporan itu mengatakan bahwa tidak banyak pelanggan Twitter Blue yang bertahan.

Musk atau twitter pun belum mengomentari angka yang dikutip pada laporan tersebut. Di mana laporan tahun lalu menunjukan bahwa total 150.000 pengguna awalnya mendaftar ke Twitter Blue hanya dalam beberapa hari setelah peluncurannya di bulan November tahun lalu.

BACA JUGA:
Posting Ujaran Kebencian di Twitter Kini Bakal Dapat Label Ini


Tidak hanya itu, Twitter juga untuk sementara waktu menonaktifkan pendaftaran baru selama sekitar satu bulan. Menurut laporan itu, berarti sekira 81.843 pengguna, atau 54,5 persen pengguna twitter yang awalnya berlangganan Blue sudah membatalkan langganannya.Ketika Musk memaksa setiap pengguna membayar di Twitter mulai 20  April 2023 lalu, laporan sebelumnya mengungkap bahwa setengah dari  pelanggan layanan Twitter Blue, memiliki kurang dari 1.000 pengikut di  platform.

Terlebih lagi terdapat 2.270 pelanggan berbayar di Twitter Blue yang  tidak memiliki pengikut. Borwn menjelaskan, Twitter Blue saat ini  memiliki total 444.435 pelanggan berbayar.

Sekitar setengah dari semua pelanggan twitter berbayar yang jumlahnya  sekitar 220.132, memiliki kurang dari 1.000 pengikut. Kemudian, pada  tanggal 20 April 2023 lalu, terjadi kekacauan pada twitter, ketika Elon  Musk menghapus semua akun lama yang diverifikasi dengan tanda centang  biru, tapi mengizinkan beberapa artis untuk mempertahankannya.
</content:encoded></item></channel></rss>
