<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Microsoft Gandeng AMD untuk Perangi Chip AI Nvidia</title><description>Kini, Microsoft yang menggandeng AMD untuk meningkatkan ekspansi prosesor AI.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/06/54/2809514/microsoft-gandeng-amd-untuk-perangi-chip-ai-nvidia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/06/54/2809514/microsoft-gandeng-amd-untuk-perangi-chip-ai-nvidia"/><item><title>Microsoft Gandeng AMD untuk Perangi Chip AI Nvidia</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/06/54/2809514/microsoft-gandeng-amd-untuk-perangi-chip-ai-nvidia</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/06/54/2809514/microsoft-gandeng-amd-untuk-perangi-chip-ai-nvidia</guid><pubDate>Minggu 07 Mei 2023 07:27 WIB</pubDate><dc:creator>Anjasman Situmorang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/06/54/2809514/microsoft-gandeng-amd-untuk-perangi-chip-ai-nvidia-nbSRstI1Ta.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Microsoft. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/06/54/2809514/microsoft-gandeng-amd-untuk-perangi-chip-ai-nvidia-nbSRstI1Ta.jpg</image><title>Microsoft. (Foto: Reuters)</title></images><description>PENGEMBANGAN Artificial Intelliegence (AI) memang terus didorong bahkan dipercepat. Kini perusahaan-perusahaan besar pun mulai bekerja sama demi mengembangakan AI.

Kini, Microsoft yang menggandeng AMD untuk meningkatkan ekspansi prosesor AI. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memerangi Nvidia yang telah menguasai 80% pasar prosesor AI secara global.

BACA JUGA:
Microsoft Akhirnya Buka Pengujian Chatbot AI pada Bing untuk Umum


Microsoft dan AMD nantinya akan berbagi peran. Menurut laporan Bloomberg, Microsoft menyediakan sumber daya teknik untuk mendukung AMD mengembangkan prosesor di masa depan. AMD juga telah menyetujui kolaborasi dengan Microsoft.

Sebelumnya ada dilaporkan bahwa AMD membantu Microsoft mengembangkan chip AI yang diberi nama Athena. Ratusan karyawan Microsoft dari divisi silikon pun tengah mengerjakan proyek tersebut.Tak tanggung-tanggung, perkiraan total biaya yang dikeluarkan untuk pengembangannya mencapai USD2 miliar.

BACA JUGA:
Elon Musk Tuduh Microsoft Latih AI-nya Secara Ilegal di Twitter


Popularitas layanan AI seperti ChatGPT membuat permintaan prosesor bertenaga kuat semakin banyak. Prosesor ini nantinya diharapkan mampu menampung beban kerja komputasi besar dalam menjalankan kecerdasan buatan.

Sebagaimana dilansir dari The Verge, pangsa pasar Nvidia untuk Graphic Processing Unit (GPU) sangat mendominasi sektor ini. Hal ini karena chip tersebut khusus dirancang menyediakan daya komputasi yang cocok dengan AI. Tingginya permintaan membuat chip GPU khusus Nvidia semakin langka.Sampai saat ini tidak ada chip lain yang kompatibel dengan teknologi  tersebut. Hal ini tentunya menjadi masalah bagi Microsoft yang  menjalankan layanan AI. Perusahaan mau tidak mau harus membeli prosesor  Nvidia yang harganya mahal.

Di tengah persaingan AI yang memanas, AMD menyatakan bahwa perusahaan  juga fokus untuk mengembangkan AI. &quot;Kami sangat senang dengan peluang  kami di AI. Ini adalah prioritas strategis nomor satu kami,&quot; kata Chief  Executive Officer AMD, Lisa Su.

Su mengklaim bahwa AMD memiliki posisi yang baik untuk membuat chip  yang dapat digunakan oleh pelanggan mereka di pusat data AI. Dia juga  menyatakan bahwa AMD punya portofolio IP yang sangat lengkap, seperti  CPU, GPU, FPGA, SoC adaptif, hingga DPU.

AMD juga meyakini bahwa chip Instinct MI300 bisa diadaptasi untuk  beban kerja AI generatif. &quot;MI300 sebenarnya memiliki posisi yang sangat  baik untuk beban kerja HPC atau superkomputer serta untuk beban kerja  AI,&quot; ungkap Su.
</description><content:encoded>PENGEMBANGAN Artificial Intelliegence (AI) memang terus didorong bahkan dipercepat. Kini perusahaan-perusahaan besar pun mulai bekerja sama demi mengembangakan AI.

Kini, Microsoft yang menggandeng AMD untuk meningkatkan ekspansi prosesor AI. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memerangi Nvidia yang telah menguasai 80% pasar prosesor AI secara global.

BACA JUGA:
Microsoft Akhirnya Buka Pengujian Chatbot AI pada Bing untuk Umum


Microsoft dan AMD nantinya akan berbagi peran. Menurut laporan Bloomberg, Microsoft menyediakan sumber daya teknik untuk mendukung AMD mengembangkan prosesor di masa depan. AMD juga telah menyetujui kolaborasi dengan Microsoft.

Sebelumnya ada dilaporkan bahwa AMD membantu Microsoft mengembangkan chip AI yang diberi nama Athena. Ratusan karyawan Microsoft dari divisi silikon pun tengah mengerjakan proyek tersebut.Tak tanggung-tanggung, perkiraan total biaya yang dikeluarkan untuk pengembangannya mencapai USD2 miliar.

BACA JUGA:
Elon Musk Tuduh Microsoft Latih AI-nya Secara Ilegal di Twitter


Popularitas layanan AI seperti ChatGPT membuat permintaan prosesor bertenaga kuat semakin banyak. Prosesor ini nantinya diharapkan mampu menampung beban kerja komputasi besar dalam menjalankan kecerdasan buatan.

Sebagaimana dilansir dari The Verge, pangsa pasar Nvidia untuk Graphic Processing Unit (GPU) sangat mendominasi sektor ini. Hal ini karena chip tersebut khusus dirancang menyediakan daya komputasi yang cocok dengan AI. Tingginya permintaan membuat chip GPU khusus Nvidia semakin langka.Sampai saat ini tidak ada chip lain yang kompatibel dengan teknologi  tersebut. Hal ini tentunya menjadi masalah bagi Microsoft yang  menjalankan layanan AI. Perusahaan mau tidak mau harus membeli prosesor  Nvidia yang harganya mahal.

Di tengah persaingan AI yang memanas, AMD menyatakan bahwa perusahaan  juga fokus untuk mengembangkan AI. &quot;Kami sangat senang dengan peluang  kami di AI. Ini adalah prioritas strategis nomor satu kami,&quot; kata Chief  Executive Officer AMD, Lisa Su.

Su mengklaim bahwa AMD memiliki posisi yang baik untuk membuat chip  yang dapat digunakan oleh pelanggan mereka di pusat data AI. Dia juga  menyatakan bahwa AMD punya portofolio IP yang sangat lengkap, seperti  CPU, GPU, FPGA, SoC adaptif, hingga DPU.

AMD juga meyakini bahwa chip Instinct MI300 bisa diadaptasi untuk  beban kerja AI generatif. &quot;MI300 sebenarnya memiliki posisi yang sangat  baik untuk beban kerja HPC atau superkomputer serta untuk beban kerja  AI,&quot; ungkap Su.
</content:encoded></item></channel></rss>
