<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Malah Bikin Salah Pengertian, Google Akhirnya Ganti Ikon Kunci Gembok di Chrome</title><description>Google berencana untuk mengganti ikon kunci gembok yang muncul pada kolom URL Google Chrome.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/04/57/2808455/malah-bikin-salah-pengertian-google-akhirnya-ganti-ikon-kunci-gembok-di-chrome</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/04/57/2808455/malah-bikin-salah-pengertian-google-akhirnya-ganti-ikon-kunci-gembok-di-chrome"/><item><title>Malah Bikin Salah Pengertian, Google Akhirnya Ganti Ikon Kunci Gembok di Chrome</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/04/57/2808455/malah-bikin-salah-pengertian-google-akhirnya-ganti-ikon-kunci-gembok-di-chrome</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/04/57/2808455/malah-bikin-salah-pengertian-google-akhirnya-ganti-ikon-kunci-gembok-di-chrome</guid><pubDate>Kamis 04 Mei 2023 21:21 WIB</pubDate><dc:creator>Anjasman Situmorang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/04/57/2808455/malah-bikin-salah-pengertian-google-akhirnya-ganti-ikon-kunci-gembok-di-chrome-OF6lmabb9W.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Google Chrome. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/04/57/2808455/malah-bikin-salah-pengertian-google-akhirnya-ganti-ikon-kunci-gembok-di-chrome-OF6lmabb9W.jpg</image><title>Google Chrome. (Foto: Reuters)</title></images><description>PERNAHKAH Anda memperhatikan adanya ikon gembok ketika mengetik alamat URL sebuah situs? Bagi pengguna Chrome tentunya sudah tak asing lagi dengan tanda gembok yang terletak di samping bilah situs. Tapi, apa fungsi dari gembok tersebut ya?

Ternyata, tanda gembok tersebut merupakan sebuah indikator yang menunjukkan alamat situs menggunakan enkripsi Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS). Perbedaan HTTP/HTTPS adalah pada keamanannya, di mana HTTP adalah protokol yang belum menggunakan SSL/TLS, dan HTTPS adalah versi yang lebih aman karena sudah menggunakan SSL/TLS untuk mengenkripsi koneksi antara web browser dan web server.

BACA JUGA:
Google dan Apple Kolaborasi Buat Alat Pelacak Canggih


Google berencana untuk mengganti ikon kunci gembok yang muncul pada kolom URL Google Chrome. Langkah ini diambil lantaran sebagian besar pengguna Chrome tidak mengetahui secara persis arti dari ikon gembok tersebut.

Data Google menunjukkan bahwa 95 persen halaman yang dimuat di Windows melalui Chrome telah menggunakan koneksi terenkripsi HTTPS. Kemudian tahun 2016 Google mendesain ulang ikon gembok itu karena banyak pengguna yang salah memahami artinya

BACA JUGA:
10 Situs Translate Alternatif Selain Google


Meskipun sudah diterapkan sejak lama, nyatanya tetap saja masih banyak pengguna yang tidak mengetahui atau salah mengartikan kegunaan ikon tersebut. Hal ini dibuktikan dari hasil penelitian Google tahun 2021 lalu yang menunjukkan hanya 11% pengguna mengetahui arti dari ikon gembok.

Tapi, banyak diantara pengguna yang tidak menyadari bahwa ikon tersebut dapat diklik untuk melihat lebih banyak informasi situs yang diakses. Bahkan beberapa juga salah menafsirkan ikon kunci gembok sebagai pertanda sebuah situs dapat dipercaya, demikian sebagaimana dilansir dari TechSpot.Mengatasi masalah ini, Google akhirnya mengambil keputusan untuk  mengganti ikon gembok di Chrome menjadi ikon lagu atau disebut tune.  Google percaya bahwa ikon tune tidak mengartikan kepercayaan dan  keamanan sebagaimana tanda gembok yang diyakini banyak orang.

Tanda tune lebih bersifat netral. Google juga mengklaim ikon baru itu  nantinya akan lebih terlihat jelas dan mengundang pengguna untuk  mengklik. Dengan begitu, akses kontrol situs bisa dilakukan lebih mudah  karena sudah ditautkan ke pengaturan.

Ikon tune bisa menjadi fitur peringatan baru bagi pengguna apabila  mengakses sebuah situs yang tidak aman. Tanda tune dikabarkan hadir  untuk Chrome 117 pada awal September tahun ini. Fitur ini tersedia untuk  Android di waktu yang sama.
</description><content:encoded>PERNAHKAH Anda memperhatikan adanya ikon gembok ketika mengetik alamat URL sebuah situs? Bagi pengguna Chrome tentunya sudah tak asing lagi dengan tanda gembok yang terletak di samping bilah situs. Tapi, apa fungsi dari gembok tersebut ya?

Ternyata, tanda gembok tersebut merupakan sebuah indikator yang menunjukkan alamat situs menggunakan enkripsi Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS). Perbedaan HTTP/HTTPS adalah pada keamanannya, di mana HTTP adalah protokol yang belum menggunakan SSL/TLS, dan HTTPS adalah versi yang lebih aman karena sudah menggunakan SSL/TLS untuk mengenkripsi koneksi antara web browser dan web server.

BACA JUGA:
Google dan Apple Kolaborasi Buat Alat Pelacak Canggih


Google berencana untuk mengganti ikon kunci gembok yang muncul pada kolom URL Google Chrome. Langkah ini diambil lantaran sebagian besar pengguna Chrome tidak mengetahui secara persis arti dari ikon gembok tersebut.

Data Google menunjukkan bahwa 95 persen halaman yang dimuat di Windows melalui Chrome telah menggunakan koneksi terenkripsi HTTPS. Kemudian tahun 2016 Google mendesain ulang ikon gembok itu karena banyak pengguna yang salah memahami artinya

BACA JUGA:
10 Situs Translate Alternatif Selain Google


Meskipun sudah diterapkan sejak lama, nyatanya tetap saja masih banyak pengguna yang tidak mengetahui atau salah mengartikan kegunaan ikon tersebut. Hal ini dibuktikan dari hasil penelitian Google tahun 2021 lalu yang menunjukkan hanya 11% pengguna mengetahui arti dari ikon gembok.

Tapi, banyak diantara pengguna yang tidak menyadari bahwa ikon tersebut dapat diklik untuk melihat lebih banyak informasi situs yang diakses. Bahkan beberapa juga salah menafsirkan ikon kunci gembok sebagai pertanda sebuah situs dapat dipercaya, demikian sebagaimana dilansir dari TechSpot.Mengatasi masalah ini, Google akhirnya mengambil keputusan untuk  mengganti ikon gembok di Chrome menjadi ikon lagu atau disebut tune.  Google percaya bahwa ikon tune tidak mengartikan kepercayaan dan  keamanan sebagaimana tanda gembok yang diyakini banyak orang.

Tanda tune lebih bersifat netral. Google juga mengklaim ikon baru itu  nantinya akan lebih terlihat jelas dan mengundang pengguna untuk  mengklik. Dengan begitu, akses kontrol situs bisa dilakukan lebih mudah  karena sudah ditautkan ke pengaturan.

Ikon tune bisa menjadi fitur peringatan baru bagi pengguna apabila  mengakses sebuah situs yang tidak aman. Tanda tune dikabarkan hadir  untuk Chrome 117 pada awal September tahun ini. Fitur ini tersedia untuk  Android di waktu yang sama.
</content:encoded></item></channel></rss>
