<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Skandal Uji Tabrak Daihatsu, Toyota Pastikan Agya di Indonesia Aman</title><description>Dugaan kecurangan uji tabrak Daihatsu yang terjadi pada beberapa model juga menyeret nama Toyota.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/03/52/2807822/ada-skandal-uji-tabrak-daihatsu-toyota-pastikan-agya-di-indonesia-aman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/03/52/2807822/ada-skandal-uji-tabrak-daihatsu-toyota-pastikan-agya-di-indonesia-aman"/><item><title>Ada Skandal Uji Tabrak Daihatsu, Toyota Pastikan Agya di Indonesia Aman</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/03/52/2807822/ada-skandal-uji-tabrak-daihatsu-toyota-pastikan-agya-di-indonesia-aman</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/03/52/2807822/ada-skandal-uji-tabrak-daihatsu-toyota-pastikan-agya-di-indonesia-aman</guid><pubDate>Rabu 03 Mei 2023 21:33 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/03/52/2807822/ada-skandal-uji-tabrak-daihatsu-toyota-pastikan-agya-di-indonesia-aman-iaEQq9lKPC.png" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Carscoops)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/03/52/2807822/ada-skandal-uji-tabrak-daihatsu-toyota-pastikan-agya-di-indonesia-aman-iaEQq9lKPC.png</image><title>Ilustrasi. (Foto: Carscoops)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Beberapa waktu lalu pecinta otomotif dibuat kaget mengenai dugaan kecurangan pada hasil tes tabrak. Kecurangan yang terjadi pada beberapa model ini juga menyeret nama Toyota.
Menanggapi kasus kecurangan ini, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengaku telah mendapat informasi tersebut. Ia memastikan produk yang dipasarkan di Indonesia aman dari skandal tersebut.
&amp;ldquo;Sejauh kami berkoordinasi dengan principal terkait sertifikasi, maka unit-unit yang dipasarkan di Indonesia tidak terlibat ya,&amp;rdquo; kata Anton kepada MNC Portal, pada Rabu (3/5/2023).

BACA JUGA:
Diduga Ada Kecurangan Uji Tabrak, Toyota Agya dan Daihatsu Ayla Kena Recall

Anton menyebut produk-produk yang ada di Indonesia telah dihomologasi untuk dapat izin pemerintah untuk dipasarkan di Indonesia. Ia meminta konsumennya tenang dan tidak khawatir dengan masalah ini.
Dikutip dari Carscoops, kecurangan ini mengakibatkan 76.289 unit mobil Toyota Yaris ATIV produksi Thailand dan Malaysia harus di-recall. Masalah ini juga berdampak pada produksi 11.834 unit Daihatsu Ayla yang diproduksi di Malaysia.
Disebutkan, kecurangan uji tabrak juga ditemukan pada Toyota Agya yang bakal diproduksi pada Juni 2023 mendatang untuk diekspor ke Ekuador.

BACA JUGA:
Begini Hasil Uji Tabrak bZ4X, Mobil Listrik Pertama Toyota

Sumber internal Daihatsu menemukan ada lapisan dalam pintu depan yang dimodifikasi dengan cara tidak tepat agar lolos uji tabrak dan mendapat nilai sempurna.
Kasus ini juga ditanggapi oleh Ketua Dewan Toyota Akio Toyoda. Dia menegaskan bahwa kecurangan yang diduga dilakukan tidak dapat dibenarkan karena menyangkut keselamatan penumpang.&amp;ldquo;Kesalahan Daihatsu Motor Co., Ltd. adalah masalah yang menyangkut keselamatan, yang merupakan aspek terpenting dari kendaraan. Kami menganggap ini sebagai tindakan yang benar-benar tidak dapat diterima,&amp;rdquo; kata Toyoda dikutip dari Carscoops.
Sementara itu,pihak Daihatsu juga telah berkonsultasi dengan otoritas inspeksi dan sertifikasi guna menghentikan pengiriman model kendaraan yang terdampak.
Rencananya bakal dilakukan uji ulang kendaraan dengan melibatkan pihak eksternal untuk validasi. Jika lolos uji, maka pengiriman kendaraan akan dilanjutkan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Beberapa waktu lalu pecinta otomotif dibuat kaget mengenai dugaan kecurangan pada hasil tes tabrak. Kecurangan yang terjadi pada beberapa model ini juga menyeret nama Toyota.
Menanggapi kasus kecurangan ini, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy mengaku telah mendapat informasi tersebut. Ia memastikan produk yang dipasarkan di Indonesia aman dari skandal tersebut.
&amp;ldquo;Sejauh kami berkoordinasi dengan principal terkait sertifikasi, maka unit-unit yang dipasarkan di Indonesia tidak terlibat ya,&amp;rdquo; kata Anton kepada MNC Portal, pada Rabu (3/5/2023).

BACA JUGA:
Diduga Ada Kecurangan Uji Tabrak, Toyota Agya dan Daihatsu Ayla Kena Recall

Anton menyebut produk-produk yang ada di Indonesia telah dihomologasi untuk dapat izin pemerintah untuk dipasarkan di Indonesia. Ia meminta konsumennya tenang dan tidak khawatir dengan masalah ini.
Dikutip dari Carscoops, kecurangan ini mengakibatkan 76.289 unit mobil Toyota Yaris ATIV produksi Thailand dan Malaysia harus di-recall. Masalah ini juga berdampak pada produksi 11.834 unit Daihatsu Ayla yang diproduksi di Malaysia.
Disebutkan, kecurangan uji tabrak juga ditemukan pada Toyota Agya yang bakal diproduksi pada Juni 2023 mendatang untuk diekspor ke Ekuador.

BACA JUGA:
Begini Hasil Uji Tabrak bZ4X, Mobil Listrik Pertama Toyota

Sumber internal Daihatsu menemukan ada lapisan dalam pintu depan yang dimodifikasi dengan cara tidak tepat agar lolos uji tabrak dan mendapat nilai sempurna.
Kasus ini juga ditanggapi oleh Ketua Dewan Toyota Akio Toyoda. Dia menegaskan bahwa kecurangan yang diduga dilakukan tidak dapat dibenarkan karena menyangkut keselamatan penumpang.&amp;ldquo;Kesalahan Daihatsu Motor Co., Ltd. adalah masalah yang menyangkut keselamatan, yang merupakan aspek terpenting dari kendaraan. Kami menganggap ini sebagai tindakan yang benar-benar tidak dapat diterima,&amp;rdquo; kata Toyoda dikutip dari Carscoops.
Sementara itu,pihak Daihatsu juga telah berkonsultasi dengan otoritas inspeksi dan sertifikasi guna menghentikan pengiriman model kendaraan yang terdampak.
Rencananya bakal dilakukan uji ulang kendaraan dengan melibatkan pihak eksternal untuk validasi. Jika lolos uji, maka pengiriman kendaraan akan dilanjutkan.</content:encoded></item></channel></rss>
