<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenapa Serangga Kerap Terbang Mengelilingi Lampu?</title><description></description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/02/56/2807169/kenapa-serangga-kerap-terbang-mengelilingi-lampu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/02/56/2807169/kenapa-serangga-kerap-terbang-mengelilingi-lampu"/><item><title>Kenapa Serangga Kerap Terbang Mengelilingi Lampu?</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/02/56/2807169/kenapa-serangga-kerap-terbang-mengelilingi-lampu</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/02/56/2807169/kenapa-serangga-kerap-terbang-mengelilingi-lampu</guid><pubDate>Rabu 03 Mei 2023 06:26 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/02/56/2807169/kenapa-serangga-kerap-terbang-mengelilingi-lampu-rVwhpZ5zc9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Serangga. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/02/56/2807169/kenapa-serangga-kerap-terbang-mengelilingi-lampu-rVwhpZ5zc9.jpg</image><title>Ilustrasi Serangga. (Foto: Reuters)</title></images><description>SERANGGA memang biasanya sangat tertarik dengan cahaya, lihat saja laron yang kerap mengerubungi sumber cahaya. Lantas, kenapa serangga mencari cahaya? Meskipun bisa terbang dalam kegelapan.

Sebuah studi oleh Imperial College London dan Florida International University mengungkap, perilaku serangga ini mungkin merupakan hasil dari interferensi dengan fungsi otak mereka.

BACA JUGA:
Sering Dianggap Sama, Ini Perbedaan Serangga dan Arachnida


Serangga pada dasarnya memang tertarik dengan cahaya, namun yang menarik adalah alih-alih terbang langsung ke arah cahaya dengan didahului kepala, rupanya serangga terbang ke cahaya dengan didahului bokongnya.

Hal inilah yang membuat banyak serangga berkumpul di sekitar lampu saat malam hari. Mereka bukannya suka, tapi cenderung terjebak dan kebingungan dalam keramaian mereka sendiri, dihimpun dari Ubergizmo.

BACA JUGA:
Mengapa Beberapa Jenis Serangga Sangat Tertarik dengan Cahaya? Cek Faktanya!


Dalam melakukan studi, para peneliti menggunakan tangkapan gerak beresolusi tinggi dan videografi stereo untuk mengamati berbagai serangga termasuk juga kupu-kupu, capung, dan ngengat di lingkungan laboratorium.

Metode ini memungkinkan para peneliti untuk mempelajari pergerakan serangga secara detail sekaligus menentukan bagaimana serangga bereaksi terhadap berbagai jenis cahaya buatan.Temuan menunjukkan serangga cenderung tidak terpengaruh oleh lampu  yang menghadap ke bawah, yang mana lampu menghadap ke bawah bisa menjadi  cara ampuh untuk meminimalisir kedatangan rombongan serangga.

Penulis utama studi tersebut, Dr. Barrett Klein, menyerukan perubahan  dalam mendesain pencahayaan luar ruangan. Secara keseluruhan,  penelitian menunjukkan pentingnya mengambil pendekatan untuk memahami  alam.

Dengan memahami bagaimana cahaya buatan memengaruhi spesies serangga  yang berbeda, peneliti juga pada akhirnya dapat mulai mengembangkan  strategi yang lebih bertarget untuk melindungi populasi yang rentan.
</description><content:encoded>SERANGGA memang biasanya sangat tertarik dengan cahaya, lihat saja laron yang kerap mengerubungi sumber cahaya. Lantas, kenapa serangga mencari cahaya? Meskipun bisa terbang dalam kegelapan.

Sebuah studi oleh Imperial College London dan Florida International University mengungkap, perilaku serangga ini mungkin merupakan hasil dari interferensi dengan fungsi otak mereka.

BACA JUGA:
Sering Dianggap Sama, Ini Perbedaan Serangga dan Arachnida


Serangga pada dasarnya memang tertarik dengan cahaya, namun yang menarik adalah alih-alih terbang langsung ke arah cahaya dengan didahului kepala, rupanya serangga terbang ke cahaya dengan didahului bokongnya.

Hal inilah yang membuat banyak serangga berkumpul di sekitar lampu saat malam hari. Mereka bukannya suka, tapi cenderung terjebak dan kebingungan dalam keramaian mereka sendiri, dihimpun dari Ubergizmo.

BACA JUGA:
Mengapa Beberapa Jenis Serangga Sangat Tertarik dengan Cahaya? Cek Faktanya!


Dalam melakukan studi, para peneliti menggunakan tangkapan gerak beresolusi tinggi dan videografi stereo untuk mengamati berbagai serangga termasuk juga kupu-kupu, capung, dan ngengat di lingkungan laboratorium.

Metode ini memungkinkan para peneliti untuk mempelajari pergerakan serangga secara detail sekaligus menentukan bagaimana serangga bereaksi terhadap berbagai jenis cahaya buatan.Temuan menunjukkan serangga cenderung tidak terpengaruh oleh lampu  yang menghadap ke bawah, yang mana lampu menghadap ke bawah bisa menjadi  cara ampuh untuk meminimalisir kedatangan rombongan serangga.

Penulis utama studi tersebut, Dr. Barrett Klein, menyerukan perubahan  dalam mendesain pencahayaan luar ruangan. Secara keseluruhan,  penelitian menunjukkan pentingnya mengambil pendekatan untuk memahami  alam.

Dengan memahami bagaimana cahaya buatan memengaruhi spesies serangga  yang berbeda, peneliti juga pada akhirnya dapat mulai mengembangkan  strategi yang lebih bertarget untuk melindungi populasi yang rentan.
</content:encoded></item></channel></rss>
