<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dapat Email Online Reward Program dari Google? Awas Jadi Korban Penipuan</title><description>Pengguna yang membuka email palsu tersebut diberi tahu bahwa mereka akan mendapatkan hadiah.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/02/54/2806960/dapat-email-online-reward-program-dari-google-awas-jadi-korban-penipuan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/02/54/2806960/dapat-email-online-reward-program-dari-google-awas-jadi-korban-penipuan"/><item><title>Dapat Email Online Reward Program dari Google? Awas Jadi Korban Penipuan</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/02/54/2806960/dapat-email-online-reward-program-dari-google-awas-jadi-korban-penipuan</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/02/54/2806960/dapat-email-online-reward-program-dari-google-awas-jadi-korban-penipuan</guid><pubDate>Selasa 02 Mei 2023 17:11 WIB</pubDate><dc:creator>Tangguh Yudha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/02/54/2806960/dapat-email-online-reward-program-dari-google-awas-jadi-korban-penipuan-8lMuWKPz2K.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Google. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/02/54/2806960/dapat-email-online-reward-program-dari-google-awas-jadi-korban-penipuan-8lMuWKPz2K.jpg</image><title>Ilustrasi Google. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>PENIPUAN digital memang terus saja terjadi yang mengatasnamakan banyak pihak. Cara paling sering yang digunakan adalah mengirimkan email ke korban mengatasnamakan sebuah perusahaan.
Bahkan, perusahaan sekelas Google pun turut menjadi korban, lantaran beredar email phishing yang mengatasnamakan google. Perusahaan menyebut, email yang bisa menjadi gerbang untuk aksi serangan dunia maya ini menggunakan branding Google dan dikirim lewat Gmail dengan baris subjek yang bertuliskan &amp;ldquo;Online Reward Program&amp;rdquo;.

BACA JUGA:
Google Gandeng DeepMind, Bentuk Tim Percepat Pengembangan AI

Pengguna yang membuka email palsu tersebut diberi tahu bahwa mereka akan mendapatkan hadiah. Mereka disajikan dengan pesan seolah-olah mereka telah melakukan pencarian ke-18,25 miliar di Google.
&quot;Selamat! Anda adalah pengguna Google yang beruntung! Setiap 10 juta pencarian tercapai di seluruh dunia, kami akan mengumumkan pengguna yang beruntung untuk mengirimkan hadiah terima kasih. Anda adalah pengguna yang beruntung!&quot; bunyi email tersebut seperti dilansir dari gizchina.

BACA JUGA:
Google Kembangkan Mesin Pencari Baru Bertenaga AI, Segera Diumumkan Bulan Depan

Para penjahat akan meminta pengguna Gmail untuk mengklik tautan tertentu untuk bisa mendapatkan hadiahnya. Google mewanti-wanti kepada seluruh pengguna Gmail untuk jangan oernah mengklik tautan.
Menurut Google, ini hanyalah bentuk penipuan baru. Ini adalah cara bagi peretas untuk mengakses data pribadi. Dengan itu, penjahat dapat mencuri uang dan informasi sensitif sesuka mereka.Google mendesak pengguna untuk tetap waspada terhadap penipuan ini.  Selalu perhatikan baik-baik kotak masuk dan laporkan setiap sesuatu yang  mencurigakan kepada laman support Google.
&quot;Google tidak menawarkan hadiah spontan dalam format ini. Jadi, Anda  tidak akan memenangkan hadiah dengan menyelesaikan survei atau  memasukkan info pribadi. Tutup jendela pop-up dan jangan masukkan  informasi pribadi Anda,&quot; kata Google.
Dalam upaya untuk memperingatkan pengguna Gmail dan membantu  terhindar dari kerugian, ada beberapa tips yang dapat diikuti pengguna.  Adapun tipsnya adalah sebagai berikut:
- Luangkan waktu untuk mengajukan pertanyaan dan pikirkan baik-baik.
- Lakukan riset untuk memeriksa ulang detail yang Anda dapatkan.
- Pecayalah, tidak ada orang atau agensi terkemuka yang akan meminta pembayaran atau informasi pribadi untuk mengklaim hadiah.</description><content:encoded>PENIPUAN digital memang terus saja terjadi yang mengatasnamakan banyak pihak. Cara paling sering yang digunakan adalah mengirimkan email ke korban mengatasnamakan sebuah perusahaan.
Bahkan, perusahaan sekelas Google pun turut menjadi korban, lantaran beredar email phishing yang mengatasnamakan google. Perusahaan menyebut, email yang bisa menjadi gerbang untuk aksi serangan dunia maya ini menggunakan branding Google dan dikirim lewat Gmail dengan baris subjek yang bertuliskan &amp;ldquo;Online Reward Program&amp;rdquo;.

BACA JUGA:
Google Gandeng DeepMind, Bentuk Tim Percepat Pengembangan AI

Pengguna yang membuka email palsu tersebut diberi tahu bahwa mereka akan mendapatkan hadiah. Mereka disajikan dengan pesan seolah-olah mereka telah melakukan pencarian ke-18,25 miliar di Google.
&quot;Selamat! Anda adalah pengguna Google yang beruntung! Setiap 10 juta pencarian tercapai di seluruh dunia, kami akan mengumumkan pengguna yang beruntung untuk mengirimkan hadiah terima kasih. Anda adalah pengguna yang beruntung!&quot; bunyi email tersebut seperti dilansir dari gizchina.

BACA JUGA:
Google Kembangkan Mesin Pencari Baru Bertenaga AI, Segera Diumumkan Bulan Depan

Para penjahat akan meminta pengguna Gmail untuk mengklik tautan tertentu untuk bisa mendapatkan hadiahnya. Google mewanti-wanti kepada seluruh pengguna Gmail untuk jangan oernah mengklik tautan.
Menurut Google, ini hanyalah bentuk penipuan baru. Ini adalah cara bagi peretas untuk mengakses data pribadi. Dengan itu, penjahat dapat mencuri uang dan informasi sensitif sesuka mereka.Google mendesak pengguna untuk tetap waspada terhadap penipuan ini.  Selalu perhatikan baik-baik kotak masuk dan laporkan setiap sesuatu yang  mencurigakan kepada laman support Google.
&quot;Google tidak menawarkan hadiah spontan dalam format ini. Jadi, Anda  tidak akan memenangkan hadiah dengan menyelesaikan survei atau  memasukkan info pribadi. Tutup jendela pop-up dan jangan masukkan  informasi pribadi Anda,&quot; kata Google.
Dalam upaya untuk memperingatkan pengguna Gmail dan membantu  terhindar dari kerugian, ada beberapa tips yang dapat diikuti pengguna.  Adapun tipsnya adalah sebagai berikut:
- Luangkan waktu untuk mengajukan pertanyaan dan pikirkan baik-baik.
- Lakukan riset untuk memeriksa ulang detail yang Anda dapatkan.
- Pecayalah, tidak ada orang atau agensi terkemuka yang akan meminta pembayaran atau informasi pribadi untuk mengklaim hadiah.</content:encoded></item></channel></rss>
