<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Intip Spesifikasi Morris Minor, Mobil Langka Milik Dirut Waskita Tersangka Kasus Korupsi</title><description>Selain karena kasus yang menjerat Destiawan Soewarjo, koleksi mobil Morris Minor 1964 juga ikut jadi sorotan publik.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/01/86/2806502/intip-spesifikasi-morris-minor-mobil-langka-milik-dirut-waskita-tersangka-kasus-korupsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/01/86/2806502/intip-spesifikasi-morris-minor-mobil-langka-milik-dirut-waskita-tersangka-kasus-korupsi"/><item><title>Intip Spesifikasi Morris Minor, Mobil Langka Milik Dirut Waskita Tersangka Kasus Korupsi</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/01/86/2806502/intip-spesifikasi-morris-minor-mobil-langka-milik-dirut-waskita-tersangka-kasus-korupsi</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/05/01/86/2806502/intip-spesifikasi-morris-minor-mobil-langka-milik-dirut-waskita-tersangka-kasus-korupsi</guid><pubDate>Senin 01 Mei 2023 20:48 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/05/01/86/2806502/intip-spesifikasi-morris-minor-mobil-langka-milik-dirut-waskita-tersangka-kasus-korupsi-urhMMdhHk8.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Morris Minor. (Foto: Instagram/@jpamiras)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/05/01/86/2806502/intip-spesifikasi-morris-minor-mobil-langka-milik-dirut-waskita-tersangka-kasus-korupsi-urhMMdhHk8.jpeg</image><title>Morris Minor. (Foto: Instagram/@jpamiras)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Destiawan Soewardjono ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh Kejaksaan Agung. Selain karena kasus yang menjerat dirinya, koleksi mobil Morris Minor 1964 juga ikut jadi sorotan publik.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total harta kekayaan Destiawan Soewardjono mencapai Rp26,967 miliar pada tahun lalu. Dari jumlah tersebut, kekayaan yang berupa alat transportasi dan mesin mencapai Rp1,183 miliar.
Adapun alat transportasi yang dimiliki berupa tiga mobil dan dua unit motor. Menurut LHKPN, salah satu mobil miliknya, yakni Morris Minor tahun 1964, disebut berharga Rp150 juta. Padahal mobil buatan Inggris tersebut harganya jauh lebih tinggi dari estimasi di LHKPN.

BACA JUGA:
Berikut Isi Garasi Mahfud MD, Mobil Termahal Toyota Alphard

Bahkan, menjadi incaran kolektor karena populasinya yang sangat minim di Indonesia. Morris Minor kepunyaan Destiawan merupakan saudara dari Morris Minor Traveler yang dijadikan oplet dalam sinetron Si Doel.
Mobil ini hanya mampu menampung 4-5 orang, tak seperti oplet yang bisa membawa hingga 10 orang. Dilansir dari Unique Cars and Parts, Morris Minor diproduksi dari 1948 sampai 1971.
Mobil ini memiliki kemudi rack-and-pinion dan suspensi belakang independen torsion-bar. Ini membuat mobil memiliki kendali yang mulus dan halus.

BACA JUGA:
Isi Garasi Rafael Alun Trisambodo di Timoho, Yogyakarta, Viral di Twitter! Ada Apa Saja?

Dari segi dapur pacu, model awal mobil ini menggunakan mesin kepala datar Seri E bertenaga rendah, serta lampu depan rendah yang tetap digunakan sampai tahun 1950 ketika mobil menjadi dua pintu, atau lebih baru, empat pintu.
Pada tahun 1952 mesin Austin katup atas digunakan, dan pada tahun 1953 model Traveler setengah kayu diperkenalkan. Pada 1956, kapasitas mesin bertambah menjadi 948 cc dan mobil diberi lencana Minor 1000.Ini membuat mobil dapat menempuh kecepatan tertinggi hingga 112 km per jam dan juga membuat mobil ini menonjol karena jendela belakangnya yang lebih besar pada model sedan dan kaca depan satu bagian, tak terpisah seperti sebelumnya.
Jika dilihat dari sejarahnya, maka Morris Minor milik Dirut Waskita adalah Minor 1000 atau Series III yang keluar pada 1956-1971. Versi ini sudah mendapatkan beberapa pembaruan seperti gearbox dan mesin.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Direktur Utama PT Waskita Karya (Persero) Destiawan Soewardjono ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh Kejaksaan Agung. Selain karena kasus yang menjerat dirinya, koleksi mobil Morris Minor 1964 juga ikut jadi sorotan publik.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), total harta kekayaan Destiawan Soewardjono mencapai Rp26,967 miliar pada tahun lalu. Dari jumlah tersebut, kekayaan yang berupa alat transportasi dan mesin mencapai Rp1,183 miliar.
Adapun alat transportasi yang dimiliki berupa tiga mobil dan dua unit motor. Menurut LHKPN, salah satu mobil miliknya, yakni Morris Minor tahun 1964, disebut berharga Rp150 juta. Padahal mobil buatan Inggris tersebut harganya jauh lebih tinggi dari estimasi di LHKPN.

BACA JUGA:
Berikut Isi Garasi Mahfud MD, Mobil Termahal Toyota Alphard

Bahkan, menjadi incaran kolektor karena populasinya yang sangat minim di Indonesia. Morris Minor kepunyaan Destiawan merupakan saudara dari Morris Minor Traveler yang dijadikan oplet dalam sinetron Si Doel.
Mobil ini hanya mampu menampung 4-5 orang, tak seperti oplet yang bisa membawa hingga 10 orang. Dilansir dari Unique Cars and Parts, Morris Minor diproduksi dari 1948 sampai 1971.
Mobil ini memiliki kemudi rack-and-pinion dan suspensi belakang independen torsion-bar. Ini membuat mobil memiliki kendali yang mulus dan halus.

BACA JUGA:
Isi Garasi Rafael Alun Trisambodo di Timoho, Yogyakarta, Viral di Twitter! Ada Apa Saja?

Dari segi dapur pacu, model awal mobil ini menggunakan mesin kepala datar Seri E bertenaga rendah, serta lampu depan rendah yang tetap digunakan sampai tahun 1950 ketika mobil menjadi dua pintu, atau lebih baru, empat pintu.
Pada tahun 1952 mesin Austin katup atas digunakan, dan pada tahun 1953 model Traveler setengah kayu diperkenalkan. Pada 1956, kapasitas mesin bertambah menjadi 948 cc dan mobil diberi lencana Minor 1000.Ini membuat mobil dapat menempuh kecepatan tertinggi hingga 112 km per jam dan juga membuat mobil ini menonjol karena jendela belakangnya yang lebih besar pada model sedan dan kaca depan satu bagian, tak terpisah seperti sebelumnya.
Jika dilihat dari sejarahnya, maka Morris Minor milik Dirut Waskita adalah Minor 1000 atau Series III yang keluar pada 1956-1971. Versi ini sudah mendapatkan beberapa pembaruan seperti gearbox dan mesin.</content:encoded></item></channel></rss>
