<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perusahaan Rusia Ini Luncurkan GigaChat, Diklaim Mampu Saingi ChatGPT</title><description>Mereka pun telah meluncurkan chatbot mereka sendiri yang disebut GigaChat.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/04/26/54/2803990/perusahaan-rusia-ini-luncurkan-gigachat-diklaim-mampu-saingi-chatgpt</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/04/26/54/2803990/perusahaan-rusia-ini-luncurkan-gigachat-diklaim-mampu-saingi-chatgpt"/><item><title>Perusahaan Rusia Ini Luncurkan GigaChat, Diklaim Mampu Saingi ChatGPT</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/04/26/54/2803990/perusahaan-rusia-ini-luncurkan-gigachat-diklaim-mampu-saingi-chatgpt</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/04/26/54/2803990/perusahaan-rusia-ini-luncurkan-gigachat-diklaim-mampu-saingi-chatgpt</guid><pubDate>Rabu 26 April 2023 13:04 WIB</pubDate><dc:creator>Anjasman Situmorang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/26/54/2803990/perusahaan-rusia-ini-luncurkan-gigachat-diklaim-mampu-saingi-chatgpt-AOkIBdoPHc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">GigaChat. (Foto: GigaChat)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/26/54/2803990/perusahaan-rusia-ini-luncurkan-gigachat-diklaim-mampu-saingi-chatgpt-AOkIBdoPHc.jpg</image><title>GigaChat. (Foto: GigaChat)</title></images><description>KECERDASAN buatan atau Artificial Intelligence (AI) memang terus dikembangkan untuk membantu manusia dalam kehidupan sehari-hari. AI pun sekarang tidak hanya digunakan untuk mesin-mesin kualitas tinggi, tapi juga media sosial.
Oleh karena itu, perusahaan teknologi pun berlomba-lomba mengembangkan AI mereka. Mereka pun melakukan percepatan pengembangan untuk perangkat AI.
Salah satu yang tengah mengembangkan AI mereka adlaah perusahaan Rusia Sberbank. Bahkan, mereka pun telah meluncurkan chatbot mereka sendiri yang disebut GigaChat. Platform ini disebut-sebut akan menyaingi ChatGPT besutan OpenAI yang rilis November 2022 lalu.

BACA JUGA:
Begini Cara Main ChatGPT lewat WhatsApp, Cocok untuk Temani Mudik 

GigaChat saat ini belum tersedia secara luas, hanya terbatas mode pengujian khusus undangan saja. Langkah ini diambil Rusia mengingat perkembangan teknologi AI yang begitu populer belakangan ini. Ditambah lagi dengan peluncuran ChatGPT tahun lalu yang langsung menyedot perhatian publik.
Pasalnya, model bahasa terbaru yang dibawa ke platform tersebut mampu membawa perubahan dalam kehidupan manusia. Microsoft juga sempat mengumumkan bahwa mesin pencari Bing bertenaga AI akan didukung ChatGPT.

BACA JUGA:
OpenAI Tawarkan Hadiah Rp297 Juta untuk Pengguna ChatGPT yang Melaporkan Bug

Microsoft juga meluncurkan chatbot AI Bard mereka pada Maret 2023 lalu yang menyaingi ChatGPT. Meski masih kalah start, namun Google mengatakan bahwa segera membawa perubahan besar dalam perkembangannya di masa mendatang.
Seakan tak mau kalah, kini Rusia pun ikut meramaikan persaingan. Dikutip dari Gizchina, Sberbank menyebut bahwa salah satu keunggulan dati GigaChat yaitu kemampuannya untuk berkomunikasi dengan bahasa Rusia yang jauh lebih baik dibanding pesaingnya.Semenjak invasi Rusia ke Ukraina, negara yang dipimpin Vladimir Putin  itu memang agak sedikit dikesampingkan oleh negara-negara Barat.  Beberapa impor pun diketahui terhenti, termasuk untuk urusan teknologi.
Mengatasi masalah ini, bank ternama Rusia itu akhirnya melakukan  investasi besar dalam hal teknologi agar mereka tidak ketergantungan  dengan impor dari negara lain. GigaChat ini termasuk salah satu bagian  dari hasil investasi tersebut.
Namun untuk sementara waktu ini, belum diketahui secara detail apa  saja kemampuan lain yang dibawa dalam chatbot tersebut. Pengujian hanya  dilakukan pada undangan dan belum tersedia untuk publik secara luas.</description><content:encoded>KECERDASAN buatan atau Artificial Intelligence (AI) memang terus dikembangkan untuk membantu manusia dalam kehidupan sehari-hari. AI pun sekarang tidak hanya digunakan untuk mesin-mesin kualitas tinggi, tapi juga media sosial.
Oleh karena itu, perusahaan teknologi pun berlomba-lomba mengembangkan AI mereka. Mereka pun melakukan percepatan pengembangan untuk perangkat AI.
Salah satu yang tengah mengembangkan AI mereka adlaah perusahaan Rusia Sberbank. Bahkan, mereka pun telah meluncurkan chatbot mereka sendiri yang disebut GigaChat. Platform ini disebut-sebut akan menyaingi ChatGPT besutan OpenAI yang rilis November 2022 lalu.

BACA JUGA:
Begini Cara Main ChatGPT lewat WhatsApp, Cocok untuk Temani Mudik 

GigaChat saat ini belum tersedia secara luas, hanya terbatas mode pengujian khusus undangan saja. Langkah ini diambil Rusia mengingat perkembangan teknologi AI yang begitu populer belakangan ini. Ditambah lagi dengan peluncuran ChatGPT tahun lalu yang langsung menyedot perhatian publik.
Pasalnya, model bahasa terbaru yang dibawa ke platform tersebut mampu membawa perubahan dalam kehidupan manusia. Microsoft juga sempat mengumumkan bahwa mesin pencari Bing bertenaga AI akan didukung ChatGPT.

BACA JUGA:
OpenAI Tawarkan Hadiah Rp297 Juta untuk Pengguna ChatGPT yang Melaporkan Bug

Microsoft juga meluncurkan chatbot AI Bard mereka pada Maret 2023 lalu yang menyaingi ChatGPT. Meski masih kalah start, namun Google mengatakan bahwa segera membawa perubahan besar dalam perkembangannya di masa mendatang.
Seakan tak mau kalah, kini Rusia pun ikut meramaikan persaingan. Dikutip dari Gizchina, Sberbank menyebut bahwa salah satu keunggulan dati GigaChat yaitu kemampuannya untuk berkomunikasi dengan bahasa Rusia yang jauh lebih baik dibanding pesaingnya.Semenjak invasi Rusia ke Ukraina, negara yang dipimpin Vladimir Putin  itu memang agak sedikit dikesampingkan oleh negara-negara Barat.  Beberapa impor pun diketahui terhenti, termasuk untuk urusan teknologi.
Mengatasi masalah ini, bank ternama Rusia itu akhirnya melakukan  investasi besar dalam hal teknologi agar mereka tidak ketergantungan  dengan impor dari negara lain. GigaChat ini termasuk salah satu bagian  dari hasil investasi tersebut.
Namun untuk sementara waktu ini, belum diketahui secara detail apa  saja kemampuan lain yang dibawa dalam chatbot tersebut. Pengujian hanya  dilakukan pada undangan dan belum tersedia untuk publik secara luas.</content:encoded></item></channel></rss>
