<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Elon Musk Tuduh Microsoft Latih AI-nya Secara Ilegal di Twitter</title><description>Layanan tersebut tidak lagi diaktifkan setelah Twitter meminta Microsoft membayar penggunaan API.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/04/21/54/2802277/elon-musk-tuduh-microsoft-latih-ai-nya-secara-ilegal-di-twitter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/04/21/54/2802277/elon-musk-tuduh-microsoft-latih-ai-nya-secara-ilegal-di-twitter"/><item><title>Elon Musk Tuduh Microsoft Latih AI-nya Secara Ilegal di Twitter</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/04/21/54/2802277/elon-musk-tuduh-microsoft-latih-ai-nya-secara-ilegal-di-twitter</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/04/21/54/2802277/elon-musk-tuduh-microsoft-latih-ai-nya-secara-ilegal-di-twitter</guid><pubDate>Jum'at 21 April 2023 18:07 WIB</pubDate><dc:creator>Raden Yusuf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/21/54/2802277/elon-musk-tuduh-microsoft-ilegal-latih-ai-nya-secara-ilegal-di-twitter-eCQYo4Zf1e.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Elon Musk. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/21/54/2802277/elon-musk-tuduh-microsoft-ilegal-latih-ai-nya-secara-ilegal-di-twitter-eCQYo4Zf1e.jpg</image><title>Elon Musk. (Foto: Reuters)</title></images><description>RAKSASA Teknologi Microsoft memang akan menghentikan dukungan untuk Twitter. Rencana penonaktifan layanan tersebut, akan dimulai pada 25 April.
Dengan diputusnya layanan Microsoft ke Twitter, maka pengguna tidak lagi bisa mengakses sejumlah fitur, antara lain akses akun Twitter melalui alat manajemen sosial Twitte, membuat dan mengelola draf atau Tweet, melihat Tweet dan interaksi sebelumnya, dan menjadwalkan Tweet.

BACA JUGA:
Roket Starship SpaceX Milik Elon Musk Meledak 4 Menit Usai Lepas Landas

Layanan tersebut tidak lagi diaktifkan setelah Twitter meminta Microsoft membayar penggunaan API. Pasalnya, saat ini koneksi dengan media sosial lainnya seperti Facebook, Instagram dna LinkendIN masih terus tersedia.
Namun, Elon Musk sepertinya tidak menerima berita tersebut dengan baik. Musk pun menuduh Microsoft melatih produk AI-nya di data Twitter secara Ilegal. Bahkan, CEO Twitter tersebut mengancam Microsoft akan ditindak secara hukum.

BACA JUGA:
Mantan CEO Twitter Buat Medsos Saingan Bluesky, Segera Melucur di Android

Saat ini, tidak jelas produk AI apa yang Elon Musk tuduhkan pada Microsoft menggunakan data Twitter untuk melatih secara ilegal. Tapi, Elon Musk bukanlah satu-satunya perusahaan yang mulai melawan perusahaan yang memakai data untuk melatih produk kecerdasan buatan.
Karena, seperti yang dilansir dari Business Insider, Reddit pun kini menuntut agar perusahaan yang ingin menggunakan datanya, harus membayar untuk akses. Namun tidak jelas apakah tindakan Microsoft itu ilegal atau tidak, dan apakah langkah tiba-tiba Elon Musk untuk mengklaimnya sah atau tidak.Hanya saja, gagasan bahwa perusahaan AI harus memberi kompensasi  kepada orang lain karena menggunakan data mereka untuk pelatihan, bukan  merupakan permintaan yang tidak masuk akal. Karena, hal tersebut  bertentangan dengan pelanggaran hak cipta.
Sementara perusahaan lain mulai menuntut soal pembayaran, ELon Musk  yang pertama mengklaim bahwa Microsoft melakukan tindakan ilegal dengan  menggunakan data twitter. Pernyataan tersebut tentunya bisa digunakan  oleh perusahaan lainnya, yang sudah melihat datanya diambil oleh  perusahaan yang membangun produk AI generatif, seperti OpenAI,  Microsoft, Google dan masih banyak lagi.
Mengenai kasus tersebut, masih belum diketahui apakah Twitter dan  Microsoft benar-benar akan berakhir di pengadilan karena klaim Musk atau  tidak. Namun, ada kemungkinan lebih banyak tuntutan hukum antara  perusahaan AI dan perusahaan yang menyediakan data.</description><content:encoded>RAKSASA Teknologi Microsoft memang akan menghentikan dukungan untuk Twitter. Rencana penonaktifan layanan tersebut, akan dimulai pada 25 April.
Dengan diputusnya layanan Microsoft ke Twitter, maka pengguna tidak lagi bisa mengakses sejumlah fitur, antara lain akses akun Twitter melalui alat manajemen sosial Twitte, membuat dan mengelola draf atau Tweet, melihat Tweet dan interaksi sebelumnya, dan menjadwalkan Tweet.

BACA JUGA:
Roket Starship SpaceX Milik Elon Musk Meledak 4 Menit Usai Lepas Landas

Layanan tersebut tidak lagi diaktifkan setelah Twitter meminta Microsoft membayar penggunaan API. Pasalnya, saat ini koneksi dengan media sosial lainnya seperti Facebook, Instagram dna LinkendIN masih terus tersedia.
Namun, Elon Musk sepertinya tidak menerima berita tersebut dengan baik. Musk pun menuduh Microsoft melatih produk AI-nya di data Twitter secara Ilegal. Bahkan, CEO Twitter tersebut mengancam Microsoft akan ditindak secara hukum.

BACA JUGA:
Mantan CEO Twitter Buat Medsos Saingan Bluesky, Segera Melucur di Android

Saat ini, tidak jelas produk AI apa yang Elon Musk tuduhkan pada Microsoft menggunakan data Twitter untuk melatih secara ilegal. Tapi, Elon Musk bukanlah satu-satunya perusahaan yang mulai melawan perusahaan yang memakai data untuk melatih produk kecerdasan buatan.
Karena, seperti yang dilansir dari Business Insider, Reddit pun kini menuntut agar perusahaan yang ingin menggunakan datanya, harus membayar untuk akses. Namun tidak jelas apakah tindakan Microsoft itu ilegal atau tidak, dan apakah langkah tiba-tiba Elon Musk untuk mengklaimnya sah atau tidak.Hanya saja, gagasan bahwa perusahaan AI harus memberi kompensasi  kepada orang lain karena menggunakan data mereka untuk pelatihan, bukan  merupakan permintaan yang tidak masuk akal. Karena, hal tersebut  bertentangan dengan pelanggaran hak cipta.
Sementara perusahaan lain mulai menuntut soal pembayaran, ELon Musk  yang pertama mengklaim bahwa Microsoft melakukan tindakan ilegal dengan  menggunakan data twitter. Pernyataan tersebut tentunya bisa digunakan  oleh perusahaan lainnya, yang sudah melihat datanya diambil oleh  perusahaan yang membangun produk AI generatif, seperti OpenAI,  Microsoft, Google dan masih banyak lagi.
Mengenai kasus tersebut, masih belum diketahui apakah Twitter dan  Microsoft benar-benar akan berakhir di pengadilan karena klaim Musk atau  tidak. Namun, ada kemungkinan lebih banyak tuntutan hukum antara  perusahaan AI dan perusahaan yang menyediakan data.</content:encoded></item></channel></rss>
