<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Snapchat Tingkatkan Performa AI, Bisa untuk Obrolan Grup</title><description>ChatGPT Snapchat yang bernama My AI kini diperluas ke semua  pengguna aplikasi.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/04/20/54/2801984/snapchat-tingkatkan-performa-ai-bisa-untuk-obrolan-grup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/04/20/54/2801984/snapchat-tingkatkan-performa-ai-bisa-untuk-obrolan-grup"/><item><title>Snapchat Tingkatkan Performa AI, Bisa untuk Obrolan Grup</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/04/20/54/2801984/snapchat-tingkatkan-performa-ai-bisa-untuk-obrolan-grup</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/04/20/54/2801984/snapchat-tingkatkan-performa-ai-bisa-untuk-obrolan-grup</guid><pubDate>Jum'at 21 April 2023 06:12 WIB</pubDate><dc:creator>Raden Yusuf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/20/54/2801984/snapchat-tingkatkan-performa-ai-bisa-untuk-obrolan-grup-GRbeZvJWWc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Snapchat. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/20/54/2801984/snapchat-tingkatkan-performa-ai-bisa-untuk-obrolan-grup-GRbeZvJWWc.jpg</image><title>Snapchat. (Foto: Reuters)</title></images><description>KEPOPULERAN Artificial intelligence (AI) memang membuat banyak aplikasi media sosial ikut menggunakannya. Salah satu yang kini juga menerapkan AI dalam penerapannya adalah Snapchat.

ChatGPT Snapchat yang bernama My AI kini diperluas ke semua  pengguna aplikasi. Sebelumnya, chatbot &quot;My AI&quot; Snapchat hanya terbatas untuk pelanggan Snapchat+ saja.

Seperti yang dilansir dari laman engadget, pengumuman dari Snapchat tersebut disampaikan oleh CEO Snap Evan Spiegel di acara Partner Summit perusahaan,.Dengan perluasan tersebut, &quot;My AI&quot; memiliki sejumlah fitur baru khusus Snapchat.

BACA JUGA:
Begini Cara Main ChatGPT lewat WhatsApp, Cocok untuk Temani Mudik 


Nantinya, AI tersebut dapat memberi pengguna Snapchat rekomendasi untuk restoran dan aktivitas lain, berdasarkan apa yang populer di Snap Map, serta menyarankan lensa augmented reality.

Tidak hanya itu, pengguna pun bisa menambahkan AI ke obrolan grup, da mengatur nama avatar khusus lewat bitmoji untuk persona AI. Kemudian, My AI juga  dikabarkan bisa merespons jepretan foto dan video.

Namun, untuk saat ini My AI Hanya bisa merespons dengan pesan teks, namun Snap mengatakan chatbot tersebut segera bisa merespons bidikan dengan karya seni buatan AI-nya sendiri. Tapi, kemungkinan fitur tersebut akan eksklusif untuk Snapchat+.

BACA JUGA:
Kenali 4 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Menggunakan ChatGPT


Kendati peluncuran My AI masih terbatas hingga saat ini, perusahaan mengatakan bahwa My AI sudah populer di kalangan pengguna yang bertukar 2 juta pesan sehari dengan bot.

Selain itu, Implementasi Snap terhadap teknologi OpenaI pun sudah dikritik. Di mana The Washington Post melaporkan, bahwa bot terlihat dalam percakapan yang tidak pantas, dan memberikan saran yang dipertanyakan kepada peneliti yang menyamar sebagai remaja.

Saat ini, Snap menjelaskan, bahwa AI menggunakan 'Teknologi moderasi  tambahan' sehingga pengguna bisa dibatasi sementara dari fitur tersebut,  bila mereka menyalahgunakan layanan.

Snapchat juga menjelaskan, bahwa AI Sudah dilatih untuk  mempertimbangkan usia pengguna yang diajak berkirim pesan, guna membantu  mencegah obrolan membelok ke ranah yang tidak aman.

Para orang tua yang memiliki anak pun bisa menggunakan fitur kontrol  orang tua di aplikasi, yakni menggunakan Family Center. Hal itu  dilakukan untuk melacak berapa banyak waktu yang dihabiskan remaja untuk  mengobrol dengan teman AI baru mereka.</description><content:encoded>KEPOPULERAN Artificial intelligence (AI) memang membuat banyak aplikasi media sosial ikut menggunakannya. Salah satu yang kini juga menerapkan AI dalam penerapannya adalah Snapchat.

ChatGPT Snapchat yang bernama My AI kini diperluas ke semua  pengguna aplikasi. Sebelumnya, chatbot &quot;My AI&quot; Snapchat hanya terbatas untuk pelanggan Snapchat+ saja.

Seperti yang dilansir dari laman engadget, pengumuman dari Snapchat tersebut disampaikan oleh CEO Snap Evan Spiegel di acara Partner Summit perusahaan,.Dengan perluasan tersebut, &quot;My AI&quot; memiliki sejumlah fitur baru khusus Snapchat.

BACA JUGA:
Begini Cara Main ChatGPT lewat WhatsApp, Cocok untuk Temani Mudik 


Nantinya, AI tersebut dapat memberi pengguna Snapchat rekomendasi untuk restoran dan aktivitas lain, berdasarkan apa yang populer di Snap Map, serta menyarankan lensa augmented reality.

Tidak hanya itu, pengguna pun bisa menambahkan AI ke obrolan grup, da mengatur nama avatar khusus lewat bitmoji untuk persona AI. Kemudian, My AI juga  dikabarkan bisa merespons jepretan foto dan video.

Namun, untuk saat ini My AI Hanya bisa merespons dengan pesan teks, namun Snap mengatakan chatbot tersebut segera bisa merespons bidikan dengan karya seni buatan AI-nya sendiri. Tapi, kemungkinan fitur tersebut akan eksklusif untuk Snapchat+.

BACA JUGA:
Kenali 4 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Menggunakan ChatGPT


Kendati peluncuran My AI masih terbatas hingga saat ini, perusahaan mengatakan bahwa My AI sudah populer di kalangan pengguna yang bertukar 2 juta pesan sehari dengan bot.

Selain itu, Implementasi Snap terhadap teknologi OpenaI pun sudah dikritik. Di mana The Washington Post melaporkan, bahwa bot terlihat dalam percakapan yang tidak pantas, dan memberikan saran yang dipertanyakan kepada peneliti yang menyamar sebagai remaja.

Saat ini, Snap menjelaskan, bahwa AI menggunakan 'Teknologi moderasi  tambahan' sehingga pengguna bisa dibatasi sementara dari fitur tersebut,  bila mereka menyalahgunakan layanan.

Snapchat juga menjelaskan, bahwa AI Sudah dilatih untuk  mempertimbangkan usia pengguna yang diajak berkirim pesan, guna membantu  mencegah obrolan membelok ke ranah yang tidak aman.

Para orang tua yang memiliki anak pun bisa menggunakan fitur kontrol  orang tua di aplikasi, yakni menggunakan Family Center. Hal itu  dilakukan untuk melacak berapa banyak waktu yang dihabiskan remaja untuk  mengobrol dengan teman AI baru mereka.</content:encoded></item></channel></rss>
