<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Produsen Jepang Mulai Main Skutik Klasik, Vespa Malah Bilang Begini</title><description>Saat ini, Yamaha dan Honda menjadi yang paling serius dalam merambah industri skutik klasik.</description><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/04/08/53/2795283/produsen-jepang-mulai-main-skutik-klasik-vespa-malah-bilang-begini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://ototekno.okezone.com/read/2023/04/08/53/2795283/produsen-jepang-mulai-main-skutik-klasik-vespa-malah-bilang-begini"/><item><title>Produsen Jepang Mulai Main Skutik Klasik, Vespa Malah Bilang Begini</title><link>https://ototekno.okezone.com/read/2023/04/08/53/2795283/produsen-jepang-mulai-main-skutik-klasik-vespa-malah-bilang-begini</link><guid isPermaLink="false">https://ototekno.okezone.com/read/2023/04/08/53/2795283/produsen-jepang-mulai-main-skutik-klasik-vespa-malah-bilang-begini</guid><pubDate>Sabtu 08 April 2023 14:55 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/04/08/53/2795283/produsen-jepang-mulai-main-skutik-klasik-vespa-malah-bilang-begini-6Mu8wwsK7o.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Dok.Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/04/08/53/2795283/produsen-jepang-mulai-main-skutik-klasik-vespa-malah-bilang-begini-6Mu8wwsK7o.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Dok.Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Vespa menjadi motor klasik yang memiliki banyak peminat di Indonesia dan pertumbuhannya semakin besar. Ini membuat produsen Jepang mulai serius dalam menghadirkan skuter matik bergaya klasik untuk dipasarkan di Tanah Air.
Saat ini, Yamaha dan Honda menjadi yang paling serius dalam merambah industri skutik klasik. Honda sendiri memiliki Scoopy, sedangkan Yamaha ada Fazzio dan Grand Filano yang sukses menarik perhatian konsumen.
Managing Director dan Country CEO Piaggio Indonesia Marco Noto La Diega mengaku tidak mempermasalahkan hal itu. Bahkan menurutnya, hal itu bagus untuk memberi ragam pilihan skutik klasik untuk konsumen di Indonesia.

BACA JUGA:
Vespa Primavera Color Vibe Edisi Terbatas Resmi Diluncurkan, Punya Warna yang Berani

&amp;ldquo;Kompetisi itu bagus untuk semua orang, bagus untuk negara, bagus untuk konsumen, dan bagus buat produsen itu sendiri. Itu jadi cara Anda untuk tetap &amp;lsquo;terbangun&amp;rsquo; dan melayani ekosistem Anda,&amp;rdquo; kata Marco saat ditemui di Senayan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
Skuter matik bergaya klasik yang dikeluarkan oleh produsen Jepang memang tak sepenuhnya mengusung konsep old school. Seperti Yamaha yang menyebut Fazzio dan Grand Filano sebagai Classy atau kendaraan yang memiliki nilai.
Oleh sebab itu, Marco menegaskan bahwa pihaknya akan tetap menghargai setiap pilihan konsumen. Tetapi, dia memastikan Vespa hanya ada satu dan memiliki karakter yang berbeda dengan model dari brand lainnya.

BACA JUGA:
Spesifikasi Lengkap MBP SC150RE, Bakal Jadi Pesaing Berat Vespa Matik

&amp;ldquo;Masing-masing memiliki karakternya sendiri. Vespa memiliki karakter yang berbeda dengan merek lainnya. Selama kita tahu apa yang harus dilakukan, kita bisa meraih pasar yang diinginkan,&amp;rdquo; ujar Marco.
Sementara itu, Ayu Hapsari, Public Relations Manager Piaggio Indonesia mengatakan pihaknya bangga karena ada banyak produsen yang mulai bermain di segmen skuter klasik. Menurutnya, apa yang telah dibawa Vespa berhasil menginspirasi banyak orang.
&amp;ldquo;Ada banyak orang yang berusaha menjadi seperti kita, maka kami merasa bangga telah menginspirasi mereka semua. Kenapa tidak? Seperti yang Pak Marco ucapkan, kita selalu berusaha menginspirasi banyak orang,&amp;rdquo; ucap Ayu.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Vespa menjadi motor klasik yang memiliki banyak peminat di Indonesia dan pertumbuhannya semakin besar. Ini membuat produsen Jepang mulai serius dalam menghadirkan skuter matik bergaya klasik untuk dipasarkan di Tanah Air.
Saat ini, Yamaha dan Honda menjadi yang paling serius dalam merambah industri skutik klasik. Honda sendiri memiliki Scoopy, sedangkan Yamaha ada Fazzio dan Grand Filano yang sukses menarik perhatian konsumen.
Managing Director dan Country CEO Piaggio Indonesia Marco Noto La Diega mengaku tidak mempermasalahkan hal itu. Bahkan menurutnya, hal itu bagus untuk memberi ragam pilihan skutik klasik untuk konsumen di Indonesia.

BACA JUGA:
Vespa Primavera Color Vibe Edisi Terbatas Resmi Diluncurkan, Punya Warna yang Berani

&amp;ldquo;Kompetisi itu bagus untuk semua orang, bagus untuk negara, bagus untuk konsumen, dan bagus buat produsen itu sendiri. Itu jadi cara Anda untuk tetap &amp;lsquo;terbangun&amp;rsquo; dan melayani ekosistem Anda,&amp;rdquo; kata Marco saat ditemui di Senayan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.
Skuter matik bergaya klasik yang dikeluarkan oleh produsen Jepang memang tak sepenuhnya mengusung konsep old school. Seperti Yamaha yang menyebut Fazzio dan Grand Filano sebagai Classy atau kendaraan yang memiliki nilai.
Oleh sebab itu, Marco menegaskan bahwa pihaknya akan tetap menghargai setiap pilihan konsumen. Tetapi, dia memastikan Vespa hanya ada satu dan memiliki karakter yang berbeda dengan model dari brand lainnya.

BACA JUGA:
Spesifikasi Lengkap MBP SC150RE, Bakal Jadi Pesaing Berat Vespa Matik

&amp;ldquo;Masing-masing memiliki karakternya sendiri. Vespa memiliki karakter yang berbeda dengan merek lainnya. Selama kita tahu apa yang harus dilakukan, kita bisa meraih pasar yang diinginkan,&amp;rdquo; ujar Marco.
Sementara itu, Ayu Hapsari, Public Relations Manager Piaggio Indonesia mengatakan pihaknya bangga karena ada banyak produsen yang mulai bermain di segmen skuter klasik. Menurutnya, apa yang telah dibawa Vespa berhasil menginspirasi banyak orang.
&amp;ldquo;Ada banyak orang yang berusaha menjadi seperti kita, maka kami merasa bangga telah menginspirasi mereka semua. Kenapa tidak? Seperti yang Pak Marco ucapkan, kita selalu berusaha menginspirasi banyak orang,&amp;rdquo; ucap Ayu.</content:encoded></item></channel></rss>
